Jumat, 25 Mei 2012

PENGARUH REVOLUSI AMERIKA SERIKAT, REVOLUSI PERANCIS, REVOLUSI RUSSIA, REVOLUSI INDUSTRI TERHADAP INDONESIA / INFLUENCE OF REVOLUTION IN THE UNITED STATES, THE FRENCH REVOLUTION, REVOLUTION IN RUSSIA, THE INDUSTRIAL REVOLUTION IN INDONESIA for class XI IPS SEMESTER 2 HISTORY

PENGARUH REVOLUSI AMERIKA SERIKAT, REVOLUSI PERANCIS, REVOLUSI RUSSIA, REVOLUSI INDUSTRI TERHADAP INDONESIA

(sumber: Ali, Nur. Modul Bahan Ajar Sejarah. MGMP Sejarah: Ponorogo.)



(Gambar, bendera Amerika Serikat, United Soviet Sosialist of Republic (Rusia), France, Britania Raya)

A.      REVOLUSI AMERIKA

I          Penjajahan Bangsa Barat

1)      Amerika Latin (Amerika Tengah dan Selatan) yang menjadi jajahan Spanyol dan Portugis, mereka berbudaya dan berbahasa Latin serta memeluk agama Katolik.

2)      Amerika Anglo-Saxon (Amerika Utara, yakni Amerika Serikat dan Kanada) yang menjadi jajahan Inggris dan Perancis, mereka berbudaya dan berbahasa Anglo-Saxon serta memeluk agama Protestan. Namun setelah terjadi Perang Tujuh Tahun (1756-1763) dan Perancis kalah, maka atas dasar Perdamaian Paris (1763) wilayah Amerika Utara menjadi jajahan Inggris dan Perancis harus angkat kaki dari Amerika Utara.

II        Latar Belakang Lahirnya Revolusi Amerika

Revolusi Amerika adalah proses perjuangan yang dilakukan oleh 13 koloni Inggris untuk memperoleh kemerdekaan dari Inggris, sehingga nantinya dikenal sebagai Perang Kemerdekaan Amerika. Pembentukan Koloni pada dasarnya berawal dari imigran Inggris yang dating ke Amerika untuk mencari kebebasan beragama karena agamanya dilarang oleh pemerintah Inggris. Imigran Inggris tersebut nantinya berhasil mengalahkan Suku Indian (penduduk asli Amerika) dan mereka membentuk koloni di Amerika. Secara garis besar Revolusi Amerika dilatar belakangi oleh:

a         Lahirnya paham kebebasan dalam bidang politik

Imigran Inggris di Amerika berpendapat bahwa mereka adalah manusia merdeka yang membangun koloni di Dunia Baru dan merekalah yang berhak memerintah Amerika. Paham kebebasan  mereka ditentang oleh Pemerintah Inggris dengan alasan atas dasar Perdamaian Paris 1763 maka daerah Amerika Utara adalah kekuasaan Pemerintah Inggris dan yang berhak memerintah adalah pemerintah Inggris, bukan kaum imigran.

b        Lahirnya paham kebebasan dalam perdagangan

Pemerintah Inggris mewajibkan kaum koloni untuk menjual hasil bumi Amerika hanya kepada Pemerintah Inggris saja dan mewajibkan pula kaum koloni untuk membeli barang-barang industry Pemerintah Inggris saja. System monopoli ini ditentang oleh kaum koloni yang menghendaki system perdagangan bebas.

c         Adanya penarikan pajak yang sewenang-wenang

Untuk mengisi kas Negara yang kosong sebagai akibat Perang Tujuh Tahun, Raja George III dari Inggris menarik pajak pertahanan dan pajak koloni kepada penduduk koloni, penarikan pajak ini ditentang oleh penduduk koloni yang dipimpin oleh Samuel Adam dengan semboyan “No taxation without represtation” (tidak ada pajak tanpa adanya perwakilan), maksudnya kaum koloni bersedia membayar pajak asal mereka dianggap sebagai warga Negara Inggris dan mewakili perwakilan di Parlemen Inggris.

d        Sebab Khusus: Peristiwa “The Boston Tea Party”

Pada tanggal 27 November 1773, kapal Inggris yang memuat the berlabuh di pelabuhan Boston. Atas datangnya the ini warga colonial harus membayar pajak the kepada pemerintah Inggris. Warga colonial menolak bahkan ada yang menyamar sebagai orang Indian dan menyusup ke kapal tersebut dan membuang 342 peti the ke laut.

III      Jalannya Revolusi Amerika Serikat

Setelah terjadinya Peristiwa “The Boston Tea Party”, pemerintah Inggris mengeluarkan Undang-undang Paksa (Coervice Act) Tahun 1774 yang memperbolehkan tentara Inggris untuk menangkap dan menyerang orang-orang yang dicurigai. Akibatnya pada tanggal 19 April 1775, tentara Inggris yang dipimpin Letkol Francis Smith menyerang penduduk Boston, dengan alasan untuk menangkap John Hannock dan Samuel Adam sebagai dalang utama penentang pemerintah Inggris. Kaum koloni lain membela Boston sehingga meletuslah Revolusi Amerika yang dipimpin oleh George Washington.

Pada awalnya, Revolusi Amerika bertujuan untuk menentang penindasan yang dilakukan pemerintah Inggris, tetapi setelah Thomas Paine menulis famlet yang berjudul “Common Sense” (Pikiran Sehat) tahun 1776, akhirnya tujuannya berubah menjadi peruangan untuk mencapai kemerdekaan. Akibatnya pada tanggal 4 Juli 1776, ke 13 daerah koloni memproklamirkan kemerdekaannya. Proklamasi Amerika berjudul “Declaration of Independence” yang disusun oleh Thomas Jefferson dalam kongres di Philadelpia. Nama negaranya adalah United State of Amerika (USA) yang terdiri atas 13 negara bagian (New Hampshire, Massachusetts, Rhode Island, Connecticut, New York, New Jersey, Pennsylvania, Delaware, Maryland, Virgina, North Carolina, South Carolina, dan Georgia). Ke-13 koloni tersebut dikenal sebagai “The Thirteen Original States” (sekarang menjadi 50 negara bagian).

Selain melalui perjuangan fisik, dilakukan pula perjuangan diplomasi ke Negara-negara Eropa yang dipimpin Benjamin Franklin. Hasilnya Perancis mengakui kemerdekaan Amerika (1778) dan mengirimkan pasukannya dibawah pimpinan Jenderal Lafayette untuk membantu Amerika melawan Inggris. Kemudian Spanyol mengumumkan perang terhadap Inggris dengan alasan untuk mendapatkan kembali Gibraltar dan Florida dari tangan Inggris. Akibatnya tentara Inggris yang dipimpin Jenderal Cornwallis menyerah di kota Yorktown dan atas dasar Perjanjian Paris (1783) Inggris mengakui kemerdekaan Amerika.

IV      Dampak Revolusi Amerika

1.       Tersebarnya paham kebebasan dan kemerdekaan baik di Eropa maupun di seluruh Dunia.

2.       Menjadi pendorong meletusnya Revolusi Perancis.

3.       Memberi inspirasi timbulnya perang kemerdekaan Negara-negara Amerika Latin untuk menentang penjajahan Spanyol dan Portugis.

4.       “Declaration of Independence” (1776) yang di dalamnya berisi “human right” menjadi dasar tentang pernyataan hak asasi manusia dalam Piagam Perserikatan Bangsa-bangsa.

5.       Bagi Indonesia: Declaration of Independece 1776 yang berisi pengakuan tentang hak-hak asasi manusia ditambah pernyataan Presiden Wodrow Wilson tentang penentuan nasib sendiri nantinya:

a)      Mempengaruhi perjuangan organisasi pergerakan kebangsaan di Indonesia. Terbukti, perhimpunan Indonesia mencantumkan asasnya: mengusahakan suatu pemerintahan Indonesia yang bertanggung jawab hanya kepada rakyat Indonesia.

b)      Mempengaruhi penyususnan Teks Proklamasi Indonesia dan penyusunan Undang-undang Dasar 1945 terutama pembukaan alinea pertama: Bahwa sesungguhnya kemerdekaan itu adalah hak segala bangsa dan oleh sebab itu maka penjajahan di dunia harus dihapuskan karena tidak sesuai dengan peri kemanusiaan dan peri keadilan.

c)       Langkah-langkah untuk mempertahankan kemerdekaan Amerika yang dilakukan melalui perjuangan fisik dan diplomasi nantinya untuk mempertahankan kemerdekaan. Misalnya melalui konfrontasi fisik (perang kemerdekaan) dan diplomasi ke Negara-negara Timur Tengah yang dipimpin H. Agus Salim.


B.      REVOLUSI PERANCIS

I          Pengertian:

Revolusi Perancis adalah perubahan secara cepat dalam waktu yang singkat terutama dalam dua hal:

1.       Sistem Pemerintahan (system absolutism berubah menjadi system demokrasi).

2.       Struktur masyarakat, yang semula terdiri dari golongan bangsawan dan gereja (dengan hak istimewa) dan rakyat biasa (tanpa hak) berubah menjadi masyarakat yang memiliki hak-hak yang sama.

i.                     Latar Belakang:

1)      Lahirnya rasionalisme (paham yang berpendapat bahwa akal budi atau nalar merupakan sumber dari segala kebenaran) dan Aufklarung ( abad pencerahan yakni abad XV yang sebelumnya disebut jaman kegelapan, karena ketika itu manusia tidak dimanusiakan oleh pihak gereja dengan tidak diperkenankan memberikan inspirasi dan hak oleh Paus yang kemudian digant oleh humanis dan renesan). Tokohnya antara lain:

a)      Decartes dengan dalilnya “Cogito Ergon Sum”, saya berpikir karena itu saya ada.

b)      Monsteque dengan teorinya “Trias Politica”, yakni tiga sendi kekuatan dalam negara: Legislative Power (Pengawas Undang-undang), Executive Power (Pelaksanaan Undang-undang), dan Yudicative Power (Pengawas Undang-undang). Teori Monsteque mendapat pengaruhnya dari teori John Locke (pakar Tatanegara Inggris) tentang pemisahan kekuasaan negara: Legislative Power (Pengawas Undang-undang), Executive Power (Pelaksanaan Undang-undang), dan Yudicative Power (Pengawas Undang-undang).

c)       Voltare dengan bukunya “Kebebasan dan Kemerdekaan”.

d)      Denis Diderot dan JD. Alembert dengan bukunya “Encyclopedie”.

2)      Lahirnya Romantisme (gerakan seni, sastra dan intelektual yang berasal dari Eropa pada abad XVIII  ) yang dipelopori J. J. Rousseau dengan bukunya “Contrac Social” (Perjanjian masyarakat).

3)      Pelaksanaan Feodalisme (struktur pendelegasian kekuasaan sosiopolitik yang dijalankan kalangan bangsawan/monarki untuk mengendalikan berbagai wilayah yang diklaimnya melalui kerja sama dengan pemimpin-pemimpin lokal sebagai mitra) yang nantinya membawa ketidakadilan dalam:

a)      Bidang politik: yang berhak memegang pemerintahan adalah golongan bangsawan dan golongan agama, sedangkan rakyat jelata tidak punya  hak untuk memerintah. Akibatnya timbullah sistem pemerintahan yang bersifat korup.

b)      Bidang ekonomi: golongan bangsawan dan agama memiliki hak istimewa yaitu bebas dari membayar pajak dan boleh menarik pajak terhadap rakyat jelata. Sedangkan rakyat jelata wajib membayar pajak baik kepada raja atau negara maupun kepada bangsawan dan golongan agama.

c)       Bidang sosial: kehidupan masyarakat Perancis dibedakan menjadi tiga golongan yaitu golongan bangsawan, golongan agama (keduanya memiliki hak-hak istimewa) dan golongan rakyat jelata (tidak punya hak apa-apa).

4)      Adanya Monarkhi Absolut yang buruk sejak pemerintahan Louis XIV yang dikenal sebagai “Ancien Regime” yang artinya pemerintahan kuno yang kejam, yang memiliki ciri-ciri sebagai berikut:

a)      Kekuasaan raja tidak terbatas dan tidak diawasi oleh parlemen.

b)      Kekuasaan raja tidak diatur dan tidak dibatasi oleh Undang-undang (Raja Lousi XIV berkata “L’etat C’est Moi” yang artinya negara adalah saya).

c)       Raja memerintah secara turun temurun dan bertindak sewenang-wenang.

d)      Raja menganggap dirinya sebagai wakil Tuhan sehingga tidak pernah salah.

5)      Terjadinya kekosongan kekuasaan (Vacum of Power) sejak pemerintahan Louis XVI yang tidak punya wibawa sehingga memberikan kesempatan untuk mengadakan revolusi.

6)      Pengaruh perang kemerdekaan Amerika Serikat (1774-1783) dimana pahlawan Perancis “Lafayette” setelah berhasil membantu Amerika memproklamirkan kemerdekaannya, ia pulang ke Perancis untuk mengorbankan revolusi.

7)      Sebab khusus, yaitu terjadinya krisis keuangan. Di bawah Raja Louis XIV dan Louis XV anggaran negara selalu mengalami defisit. Peristiwa ini mencapai puncaknya pada masa pemerintahan Raja Louis XVI yang bersama permaisurinya Maria Antoinette menghambur-hamburkan uang negara. Akibatnya pada tanggal 14 Juli 1789 meletuslah Revolusi Perancis yang ditandai dengan penyerbuan penjara Bastille yang merupakan lambang kekuasaan raja yang sewenang-wenang. Dalam revolusi tersebut yang didengungkan semboyan “Liberte, Egalite, Fraternite” yang artinya kebebasan, persamaan, dan persaudaraan. Salah satu tokohnya ialah Napoleon Bonarpate yang nantinya dapat menyelamatkan Perancis dari kekacauan.

ii.                   Dampak Revolusi Perancis

a.       Bidang Politik

1)      Berkembangnya nasionalisme, liberalisme dan demokrasi.

2)      Undang-undang menjadi kekuasaan tertinggi.

3)      Timbulnya ide aksi-aksi revolusioner.

b.      Bidang Ekonomi

1)      Penghapusan pajak feodal.

2)      Petani menjadi pemilik tanah.

c.       Bidang Sosial

1)      Timbulnya susunan masyarakat baru dimana setiap warga negara memiliki hak-hak yang sama.

2)      Pendidikan dan pengajaran menjadi hak setiap warga negara.

d.      Bagi Indonesia

Revolusi Perancis berpengaruh kuat di Belanda karena Belanda berhasil dikuasai Perancis dengan Louis Bonarpate sebagai Raja Belanda (1795-1811). Paham kebebasan yang didengungkan dalam Revolusi Perancis berpengaruh di Belanda termasuk Indonesia jajahan Belanda. Hal ini dapat dilihat dari kebijakan-kebijakan pemerintah kolonial Belanda sebagai berikut ini:

1)      Dihapuskannya Tanam Paksa oleh kaum liberal.

2)      Mulailah dilaksanakan penanaman modal swasta di Indonesia.

3)      Makin banyak dibangunnya sarana produksi dan usaha-usaha produksi.


4)      Dikeluarkannya Undang-undang Agraria Tahun 1870.



C.      Perang United Soviet Sosialist of Republic (Russia)

I          Latar Belakang Terjadinya Revolusi Russia

Sebelum terjadinya revolusi, Russia diperintahkan oleh Raja Tsar Nicholas II dari Dinasti Romanov. Pendukungnya terbagi atas Golongan tuan tanah (bangsawan) dan petani atau buruh (rakyat jelata). Secara garis besar terjadinya Revolusi Russia disebabkan oleh:

1.       Raja Tsar Nicholas II bersifat reaksioner, yaitu tidak mau memberikan hak-hak berpolitik kepada rakyatnya. Meskipun Russia memiliki Parlemen (Duma) tetapi hanya berfungsi sebagai penasehat raja.

2.       Susunan pemerintah Tsar Nicholas II bersifat Favoritisme, artinya didasarkan pada yang disukai raja bukan atas dasar keahlian yang dimiliki.

3.       Terjadi perbedaan social-ekonomi yang menyolok antara golongan tuan tanah (bangsawan) dengan petani (rakyat jelata).

4.       Banyaknya aliran atau kelompok-kelompok yang menentang pemerintah Tsar Nicholas II seperti:

a)      Kaum Liberal atau Kadet berpaham konstitusional democrat.

b)      Kaum Mensyewiki berpaham sosialis democrat.

c)       Kaum Bolsyewiki berpaham radikal komunis.

5.       Kekalahan Russia terhadap Jepang tahun 1905 telah mempermalukan bangsa Russia di mata dunia.

6.       Kekalahan Russia dalam Perang Dunia I menimbulkan kelaparan dikalangan rakyat sehingga menyebabkan mereka kecewa dan tidak percaya lagi pada Tsar Nicholas II.

II        Jalannya Revolusi

1.       Revolusi Februari 1917:

Pada tanggal 23-25 Februari 1917 terjadi pemogokan dan demonstrasi besar-besaran di kota Petrograd (sekarang Leningrad), tentara yang diberi tugas untuk menembak para demonstrasi besar-besaran di kota Petrograd (sekarang Leningrad), tentara yang diberi tugas untuk menembak para demostran justru berbalik mendukung dan menyerang Tsar Nicholas II diturunkan dan tahtanya dan dibuang ke Siberia. Kemudian pada tanggal 5 Maret 1917, kaum Kadet membentuk pemerintahan Sementara yang dipimpin Pangeran Georgi Lov, namun pemerintahan ini tidak mengadakan perubahan apa-apa seperti yang diinginkan rakyat karena khawatir akan menimbulkan kekacauan yang lebih besar. Keadaan ini dimanfaatkan oleh kaum Mensyewiki untuk menggulingkan pemerintahan kaum Mensyewiki untuk menggulingkan pemerintah kaum Kadet, pada tanggal 24 Juni 1917 dibentuk pemerintahan kaum Mensyewiki yang dipimpin oleh Alexander Kerensky. Perang melawan Jerman dilanjutkan, namun karena tidak mendapat dukungan rakyat Russia kalah, bencana kelaparan terjadi dimana-mana.

2.       Revolusi Oktober 1917

Pada tanggal 25 Oktober 1917 Kaum Bolsyiwiki dipimpin Vladmir Lenin melakukan pemberontakan dan berhasil menggulingkan pemerintahan Kaum Mensyewiki. Pada tanggal 7 November 1917 pemerintahan baru dibentuk. Dengan melakukan secara besar-besaran sebagai berikut:

a)      Berdamai dengan Jerman dengan menandatangani Perjanjian Brest Litowsk 1918.

b)      Semua hutang-hutang Tsar Nicholas II dihapuskan dan Bank menjadi  monopoli Negara.

c)       Tanah dibagi-bagikan kepada petani dan buruh menyita pabrik-pabrik.

d)      Bahan makanan dikerahkan dan dibagi-bagikan kepada rakyat.

Selanjutnya 6 republik bekas imperium Russia, yakni: Russia, Ukraina, Belorusia, Azerbaijan, Armenia, dan Georgia pada tanggal 30 Desember 1922 sepakat untuk membentuk pemerintahan Union of Soviet Sosialist Republics (Uni Soviet/ USSR).

III      Dampak Revolusi Russia

1.       Penyebaran ide pemerintahan 1 partai. Ide ini nantinya ditiru oleh Adolf Hilter di Jerman dan Benito Mussolini di Italia.

2.       Timbulnya Demokrasi-Soviet sebagai lawan Demokrasi-Liberal (Demokrasi Parlementer) model Barat.

3.       Meluasnya paham komunis ke seluru dunia.

4.       Bagi Indonesia:

a)      Penyebaran paham komunis di Indonesia yang dibawa oleh H. J.F. Sneevlit orang Belanda. Tokoh ini berhasil mempengaruhi Semaun dan Darsono tokoh Sarekat Islam untuk membentuk Partai Komunis Indonesia tanggal 23 Mei 1920.

b)      Ide revolusioner yang dicanangkan oleh Vladmir Lenin untuk mendirikan Negara ditiru oleh tokoh Partai Komunis Indonesia (PKI) dengan cara melakukan pemberontakan terhadap Belanda tahun 1926 dan gagal. Pemberontakan Partai Komunis Indonesia (PKI) tersebut merupakan pengkhianatan terhadap perjuangan kemerdekaan Indonesia, dengan ulah Partai Komunis Indonesia (PKI) tersebut banyak pemimpin pergerakan yang tidak bersalah ditangkap Belada sedangkan tokoh Partai Komunis Indonesia (PKI) yang terlibat tidak mau bertanggung dan justru melarikan diri ke Uni Soviet (USSR) seperti Muso dan kawan-kawan.

c)       Tampilnya Uni Soviet (USSR) menjadi pendukung utama pemberontakan Partai Komunis Indonesia (PKI) Madiun pada tahun 1948 dipimpin oleh Muso dengan mendirikan Negara Republik Soviet Indonesia. Pemerontakan ini merupakan pengkhianatan terhadap bangsa Indonesia yang sedang berjuang untuk mempertahankan kemerdekaan dari rongrongan penjajah Belanda.
  
D.      Revolusi Industri

I          Pengertian dan Sebab terjadinya

Revolusi Industri adalah perubahan secara cepat dalam waktu yang singkat dalam pembuatan atau pengolahan barang yang semula dikerjakan dengan tangan manusia dan tenaga hewan dirubah dengan tenaga mesin. Revolusi industry dipelopori oleh Inggris pada abad XVIII . hal ini disebabkan oleh:

1)      Terjadinya revolusi agrarian di Inggris.

2)      Keamanan dalam negeri Inggris terjamin dengan baik.

3)      Inggris cukup banyak memiliki bahan baku.

4)      Inggris memiliki daerah jajahan yang banyak sehingga mendatangkan kekayaan.

5)      Inggris satu-satunya Negara Eropa waktu itu yang memiliki lembaga penyelidikan Ilmu Pengetahuan Teknologi (IPTEK)  “Royal Society Improving Natural Knowledge” yang dipusatkan di London sejak tahun 1662.

6)      Diketemukan mesin-mesin baru di bidang produksi yang didahului penemuan mesin uap oleh James Watt pada tahun 1763, kemudian disusul penemuan lainnya seperti John Kay (1783) menemukan kumparan terbang, Hargraves (1794) menemukan alat pemintal, Cartwright (1785) menemukan mesin tenun, Campton (1779) menyatukan mesin pintal dengan mesin tenun, Whitney (1794) menemukan alat yang dapat mengeluarkan biji dan serabut kapas, George Stephenson (1805) menemukan lokomotif, Daimler (1887) menemukan mobil, Beel (1856) menemukan telepon, Morse (1832) menemukan telegram, Robert Fulton (1819) menemukan kapal api dan Orvilewright menemukan kapal terbang dan lain-lain.

II        Lahirnya Revolusi Industri di Inggris:

Revolusi Industri lahir di Inggris pada abad ke XVIII yang dimulai dari Revolusi di bidang pertekstilan, kemudian meningkat dalam proses pembuatan barang-barang dari besi. Dengan diketemukannya bahan baku kokes yaitu batu bara yang sudah diproses, industry peleburan besi memasuki tahap produktivitas yang tinggi dengan kualitas yang tinggi pula sehingga Inggris tampil sebagai penghasil besi dan baja berkualitas tinggi.

Revolusi Industri di Inggris semakin sempurna dari modern setelah James Watt berhasil menemukan mesin uap. Penemuan mesin uap tersebut bukan hanya memacu penambangan batu bara secara besar-besaran yang dapat digunakan sebagai pembangkit mesin industry dan sekaligus pembangkit alat transportasi. Dengan penemuan batu bara dan mesin uap maka proses peleburan biji esi dan pedistribusiannya ke masyarakat semakin efektif dan efisien. Revolusi industry di Inggris terus melaju dengan cepat, berbagai penemuan lain pun sefera bermunculan dan saling mengisi serta melengkapi kekurangan masing-masing.

Melalui Revolusi Industri, Inggris tampil sebagai Negara industry modern. Perkembangan industrialisasi di Inggris tersebut pada dasarnya melalui tahapan sebagai berikut:

1)      Domistic Sistem (home Industry)

a)      Jumlah tenaga kerja satu orang sampai dengan lima orang

b)      Tempat bekerja yakni di rumah pekerja masing-masing dengan peralatan sendiri.

c)       Pemasaran yakni dikelola oleh pihak lain sesuai dengan pesanan.

2)      Industri manufaktur

a)      Jumlah tenaga kerja enam orang sampai dengan sepuluh orang.

b)      Tempat bekerja di lokasi tertentu atau di rumah majikan.

c)       Pemasaran yakni ditempat bekerja sekaligus berfungsi sebagai tempat pemasaran.

3)      Factory Sistem

a)      Jumlah tenaga kerja yakni lebih dari sepuluh orang.

b)      Tempat bekerja yakni dilokasi tertentu dengan mendirikan pabrik.

c)       Pemasaran yakni di luar pabrik atau tempat lain yang dikelola orang lain.

III      Tingkatan-tingkatan Revolusi Industri

1)      Palaeo Technic

Yaitu revolusi industry yang menggunakan bahan bakar mesin uap, batu bara, dan kayu. Tingkatan ini berkembang pertama kali di Inggris pada abad XVIII.

2)      New Technic

Yaitu revolusi industry yang menggunakan bahan bakar listrik dan minyak. Tingkatan ini berkembang pertama kali di Jerman dan Amerika Serikat abad ke XIX.

3)      Bio Technic

Yaitu revolusi industry yang menggunakan bahan bakar atom dan nuklir. Tingkatan ini berkembang pertama kali di Amerika Serikat dan Uni Soviet (USSR) pada abad XX dan sekarang telah menjalar ke seluruh dunia.

IV      Dampak Revolusi Industri

a.       Dalam bidang Ekonomi:

1.       Harga barang menjadi lebih murah

2.       Upah buru murah karena lemahnya posisi mereka terhadap majikan (pengusaha)

3.       Ketidak pastian financial bagi kaum buruh

4.       Terjadinya pertentangan antara kaum buruh dengan majikan (pengusaha).

5.       Berkembang pesatnya kapitalisme modern, dimana kaum kapitalis bukan hanya bertindak sebagai produsen tetapi juga pendistribusi barang-barang.


b.      Dalam Bidang Politik

1.       Tampilnya kaum kapitalis yang mampu mempengaruhi pengambilan keputusan pihak pemerintah agar seluruh keputusan mereka sejalan dengan usaha mereka.

2.       Daerah jajahan Negara-negara kapitalis semakin luas.

3.       Lahirnya perang antar Negara-negara Eropa karena tumbuh suburnya nasionalisme.

4.       Berkembang pesat paham sosialis sebagai lawan paham kapitalis.

5.       Lahirnya Negara-negara sosialis sebagai lawan dari Negara kapitalis


c.       Dalam bidang social

1.       Semakin menderitanya kaum buruh karena nasib mereka tergantung pada belas kasihan majikan (pengusaha).

2.       Munculnya kaum kapitalis (borjuis) yang tampil sebagai orang kaya baru.

3.       Meningkatkannya masala social di kota sebagai akibat urbanisasi ke tempat industry.

4.       Berkurangnya peranan golongan aristocrat (bangsawan) dalam kehidupan masyarakat.

5.       Sering terjadinya kerusuhan untuk menentang majikan (pengusaha) karena hak-hak kaum buruh terabaikan.

d.      Bagi IndonesiaL

Lahirnya imperalisme modern, nantinya mempengaruhi kebijakan pemerintah Kerajaan Belanda terhadap daerah jajahannya seperti di Indonesia. Terbukti dengan pelaksanaan Politik Pintu Terbuka atau penanaman modal swasta untuk membangun industry di Indonesia. Selain itu, terjadinya revolusi industry mengakibatkan Indonesia menjadi sasaran pelaksanaan Imperalisme modern bangsa Barat. Hal ini membuat Belanda khawatir Indonesia menjadi rebutan bangsa Barat sehingga Belanda melakukan pembulatan penjajahan (Pax Nederlandica) artinya perdamaian di bawah Belanda yang pada intinya adalah menguasai daerah-daerah Indonesia yang belum dijajah seperti Sumatera Utara, Aceh, dan sebagainya.


IN ENGLISH (with google translate Indonesian-english)


INFLUENCE OF REVOLUTION IN THE UNITED STATES, THE FRENCH REVOLUTION, REVOLUTION IN RUSSIA, THE INDUSTRIAL REVOLUTION IN INDONESIA

(Source: Ali, Nur. Module Subjects History. MGMP History: Roxburgh.)



 
(Figure, the U.S. flag, United Soviet Socialist Republic of (Russia), France, United Kingdom)A. AMERICAN REVOLUTION


I Colonization of Western Nations1) Latin America (Central and South America) is a colony of Spain and Portugal, their culture and Latin language and Catholic religion.2) American Anglo-Saxon (North America, the United States and Canada) is a colony of Britain and France, their culture and language and the Anglo-Saxon Protestant religion. However, after the Seven Years War (1756-1763) and the French lose, then on the basis of the Peace of Paris (1763) North America became British colonies and the French had to leave from North America.II Background The birth of the American RevolutionThe American Revolution is the struggle waged by the 13 British colonies to gain independence from Britain, so that later known as the American War of Independence. Colony formation is basically originated from British immigrants who come to America to seek religious freedom because his religion prohibited by the British government. British immigrants eventually succeeded in defeating American Indians (Native Americans) and they form colonies in America. Broadly speaking against the background of the American Revolution by:





a birth of freedom understood in the politicalBritish immigrants in the United States argue that they are free to establish a human colony in the New World and they are entitled to rule America. Understand their freedom by the British Government is opposed to reason on the basis of the 1763 Paris Peace regions of North America is the power of the British Government and the right to govern the British government, not the immigrants.





b The birth of freedom understood in the tradeThe British government requires the colonies to sell U.S. agricultural products only to the British Government alone, and also requires the colonies to buy goods industry, the British Government alone.System monopoly was opposed by the colonists who wanted free trade system.



c The withdrawal of an arbitrary taxTo fill the empty state treasury as a result of the Seven Years War, King George III of England to tax and tax defense colony to colony residents, tax collection was opposed by residents of the colony, led by Samuel Adam with the slogan "No taxation without represtation", meaning the colonies were willing to pay taxes as long as they are considered citizens of the UK and represents a representative in British Parliament.



d Special Cause: The events of "The Boston Tea Party"On 27 November 1773, which includes the British ships anchored in Boston harbor. Upon the arrival of the colonial residents must pay this tax to the government of the United Kingdom. Colonial citizens refused even posing as Indians and infiltrate into the vessel and throw 342 chests into the sea.





Revolution III United StatesAfter the events of "The Boston Tea Party", the British government issued the Law Forced (Coervice Act) of 1774 to allow British troops to capture and attack people who are suspected. As a result, on 19 April 1775, British troops led by Lieutenant Colonel Francis Smith attacked the residents of Boston, on the grounds to arrest John Hannock and Adam Samuel as the mastermind of the main opponents of the British government. Boston defend the colony so that the American Revolution erupted, led by George Washington.At first, the American Revolution aims to challenge the oppression of the British government, but after Thomas Paine wrote famlet entitled "Common Sense" (Healthy Mind) in 1776, eventually turned into monetary affairs aim to achieve independence. As a result, on July 4, 1776, all 13 colonies proclaimed their independence.American proclamation entitled "Declaration of Independence" drafted by Thomas Jefferson in the congress in Philadelphia. Name of the country is United State of America (USA) consisting of 13 states (New Hampshire, Massachusetts, Rhode Island, Connecticut, New York, New Jersey, Pennsylvania, Delaware, Maryland, Virginia, North Carolina, South Carolina, and Georgia) The 13 colonies are known as "The Thirteen Original States" (now the 50 states).Than through physical struggle, has also been conducted diplomacy to European countries led by Benjamin Franklin. The result is France recognizes American independence (1778) and sent troops under the command of General Lafayette to help Americans fight the British. Then Spain declares war on Britain with a reason to regain Gibraltar and Florida from the British. As a result, British troops led by General Cornwallis surrendered at Yorktown and the cities on the basis of the Treaty of Paris (1783) Britain recognizes American independence.





IV Impact of the American Revolution



1. Understand the spread of freedom and independence both in Europe and around the world.



2. Be the driving force of the French Revolution erupted.



3. To inspire the emergence of the war of independence of Latin American countries to oppose the Spanish and Portuguese colonization




4. "Declaration of Independence" (1776) that contains the "human right" to be the basis of the declaration of human rights in the Charter of the United Nations.



5. For Indonesia: Declaration of Independece 1776 containing the recognition of human rights President Wodrow Wilson added a statement about the future of self-determination:



a) Affect the national struggle movement organizations in Indonesia.Evidently, the association include the principle Indonesia: Indonesia seeking a government that is responsible only to the people of Indonesia.



b) Affect the preparation and drafting text Indonesia Proclamation Act of 1945, especially the opening of the first paragraph: That's true freedom is the right of all nations and therefore the occupation in the world should be abolished since it is incompatible with humanity and justice.



c) Measures to maintain the independence of America is done through physical and diplomatic struggle to maintain independence later. For example through physical confrontation (war of independence) and diplomacy to the Middle Eastern countries, led H. Agus Salim.



B. FRENCH REVOLUTION





I Definition:The French Revolution is changing rapidly in a short time, especially in two respects:



1. System Administration (system turned into a system democratic absolutism).



2. Structure of society, which originally consisted of the nobility and the church (with privileges) and the common people (without the right) turn into the people who have the same rights.



i. Background:



1) The birth of rationalism (which argues that understanding the mind or reason is the source of all truth) and Aufklarung (XV century the century of enlightenment who earlier called the dark ages, because when that man is humanized by the church to inspire and not permitted by right The Pope then digant by humanists and renesan). Characters include:



a) Decartes with arguments "Ergon Cogito Sum" I think therefore I am.



b) Monsteque with the theory of "Trias Politica", the three joint forces in the country: Legislative Power (Supervision Act), Executive Power (Law Enforcement), and Yudicative Power (Supervision Act). Monsteque theory gets its influence from the theory of John Locke (British constitutional experts) about the separation of state powers: Legislative Power (Supervision Act), Executive Power (Law Enforcement), and Yudicative Power (Supervision Act).



c) Voltare with his book "Freedom and Independence".



d) Denis Diderot and JD. Alembert in his book "Encyclopedie".





2) The Birth of Romanticism (art movements, literature and intellectuals from Europe) who pioneered J. J. Rousseau in his book "Social Contrac" (the Agreement).



3) Implementation of Feudalism (socio-political structure of the delegation of power to run the aristocracy / monarchy to control a variety of areas claimed by working with local leaders as partners) that will bring the injustice in:



a) Field of politics: the government is entitled to hold the nobility and religious groups, while the common people have no right to rule. As a result there arose a system of government that is corrupt.



b) The field of economics: the nobility and religious privilege that is free from paying taxes and may levy taxes on ordinary people.While the common people must pay taxes both to the king or the state or to the nobility and religious groups.



c) the social field: the life of French society is divided into three groups, namely the nobility, religious groups (both have special privileges) and the class of ordinary people (do not have anything right).





4) The existence of bad Absolute monarchy since the reign of Louis XIV, known as the "Ancien Regime" which means the cruel old government, which has the following characteristics:



a) The power of the king is not limited and is not supervised by the parliament.



b) The power of the king is not regulated and are not restricted by law (King Lousi XIV said "L'etat C'est Moi" which means that the country is mine).



c) The king ruled for generations, and acted arbitrarily.



d) The king considered himself a representative of God that is never wrong.





5) The occurrence of a power vacuum (JUAL of Power) since the reign of Louis XVI who had no authority so as to provide an opportunity to bring about a revolution.





6) Effect of the U.S. war of independence (1774-1783) in which the hero of the French "Lafayette" after successfully helping America proclaimed its independence, he returned to France to sacrifice the revolution.





7) For the special, which is the financial crisis. Under King Louis XIV and Louis XV always state budget deficit. These events culminated in the reign of King Louis XVI who was with the queen Maria Antoinette squandering state funds. As a result, on July 14, 1789 marked the French Revolution erupted with a raid of the Bastille which is a symbol of royal power are arbitrary. In the event, which echoed the slogan "Liberte, Egalite, Fraternite" which means freedom, equality, and fraternity. Napoleon was one of the characters that will Bonarpate could save France from the chaos.





ii. Impact of the French Revolution



a. Politics



1) The development of nationalism, liberalism and democracy.



2) The law to be supreme.



3) The emergence of the idea of ​​revolutionary actions.





b. Economics



1) Abolition of feudal taxes.



2) The farmers became landowners.





c. Social Sector



1) The emergence of a new social order where every citizen has equal rights.



2) education and teaching to the right of every citizen.





d. For IndonesiaStrong influence of the French Revolution in the Netherlands because the Netherlands was overrun by the French King Louis Bonarpate as the Netherlands (1795-1811). Understand the freedom that echoed in the influential French Revolution in the Netherlands, including Dutch colony Indonesia. It can be seen from the policies of the Dutch colonial government as follows:



1) elimination of cultivation by the liberals.



2) Begin carried out private investment in Indonesia.



3) More and more construction of production facilities and production efforts.

4) The issuance of the Agrarian Law of 1870.

C. United Soviet Socialist war of the Republic (Russia)





I Background The occurrence of Revolutionary RussiaBefore the revolution, Russia was ordered by the King of Tsar Nicholas II of the Romanov dynasty. Supporters are divided into Group landlords (nobility) and peasants or laborers (the commoners). Broadly speaking Russian Revolution caused by:



1. King of Tsar Nicholas II is reactionary, that is not willing to give political rights to its people. Although Russia has a parliament (Duma), but only serves as an advisor to the king.



2. The composition of the government of Tsar Nicholas II is favoritism, that is based on the king liked not on the basis of their expertise.



3. Occur socio-economic differences are striking between the landlord class (nobility) and peasants (the commoners).



4. The number of streams or groups who oppose the government of Tsar Nicholas II as:



a) The Liberal Democrat constitutional or sensible Cadets.



b) The Mensyewiki sensible socialist Democrat.



c) The radical communist Bolsyewiki sensible.





5. Japan's defeat against Russia in 1905 Russia has been humiliated in the eyes of the world.





6. The defeat of Russia in World War I caused famine among the people that cause them to be disappointed and no longer believe in the Tsar Nicholas II.





Revolution II





1. Revolution in February 1917:



On 23-25 ​​February 1917 strikes and massive demonstrations in the city of Petrograd (now Leningrad), soldiers assigned to shoot the massive demonstrations in the city of Petrograd (now Leningrad), soldiers who were given the assignment to shoot actually demostran turned supports and attacked Tsar Nicholas II and his throne and lowered exiled to Siberia. Then on March 5, 1917, the Cadets formed a government led by Prince Georgi While LOV, but this government does not make any changes as desired because the people concerned will lead to greater chaos. This situation is exploited by the Mensyewiki to overthrow the rule of the Mensyewiki to overthrow the government of the Cadets, on June 24, 1917 formed the Mensyewiki government led by Alexander Kerensky.Continued the war against Germany, but because Russia does not have the support of the people lost, the famine was widespread.





2. Revolution of October 1917



On October 25, 1917 The Vladmir Lenin led Bolsyiwiki revolt and managed to overthrow the government of The Mensyewiki. On 7 November 1917 a new government is formed. By conducting a large scale as follows:



a) Peace with Germany signed the Treaty of Brest Litowsk 1918.



b) All debts written off and Tsar Nicholas II became the monopoly of the State Bank.



c) The land distributed to peasants and workers seized the factories.



d) Food deployed and distributed to the people.



The next six former republics imperial Russia, namely: Russia, Ukraine, Byelorussia, Azerbaijan, Armenia, and Georgia on December 30, 1922 agreed to form a government of Soviet Socialist Republics Union (Soviet Union / USSR).





III The impact of the Revolutionary Russia





1. The spread of the idea of ​​one party rule. This idea was later copied by Adolf Hitler in Germany and Benito Mussolini in Italy.



2. The emergence of the Democratic-Soviet as the Democratic-Liberal opponent (parliamentary democracy) Western model.



3. The spread of communism to the world across any.



4. For Indonesia:



a) The spread of communism in Indonesia are carried by H. J.F.Sneevlit the Netherlands. This figure has persuaded Semaun and Darsono Sarekat figures to form the Communist Party of Indonesia on May 23, 1920.



b) a revolutionary idea proposed by Vladmir Lenin to establish the State emulated by leaders of the Communist Party of Indonesia (PKI) by means of a rebellion against the Dutch in 1926 and failed.Uprising Communist Party of Indonesia (PKI) is a betrayal of the independence struggle of Indonesia, with the act of the Communist Party of Indonesia (PKI) is a lot of movement leaders were arrested Belada innocent while the figures of the Communist Party of Indonesia (PKI) involved do not want to take and actually fled toSoviet Union (USSR) as Muso and his friends.



c) Appearance of the Soviet Union (USSR) became the main supporter of the rebellion Indonesian Communist Party (PKI) in 1948 Madison was led by Muso with established Soviet Republic of Indonesia. Pemerontakan is a betrayal of the nation of Indonesia is struggling to maintain independence from Dutch colonial undermining.




  D. Industrial Revolution





I Definition and Cause ofThe Industrial Revolution was changing rapidly in a short time in the manufacture or processing of goods which was originally done by human hand and animal power to mechanical power changed. The industrial revolution was pioneered by the British in the eighteenth century. this is caused by:



1) The occurrence of agrarian revolution in England.



2) British domestic security is assured as well.



3) Britain had enough raw materials.



4) British colony that has brought so much wealth.



5) English is the only European country that has the time the investigation agency Science and Technology (Science and Technology) "Improving Natural Knowledge Royal Society", which was centered in London since 1662.



6) Found new machines in the production which preceded the invention of the steam engine by James Watt in 1763, later followed by other discoveries such as John Kay (1783) found a fly reel, Hargraves (1794) found a spinneret, Cartwright (1785) found a machine weaving, Campton (1779) together with loom weaving machine, Whitney (1794) found a tool that can remove the seeds and cotton fibers, George Stephenson (1805) found a locomotive, Daimler (1887) found the car, Beel (1856) invented the telephone, Morse (1832) found a telegram, Robert Fulton (1819) found a boat fire and Orvilewright find airplanes and others.





II The birth of the Industrial Revolution in England:The Industrial Revolution was born in England in the eighteenth century to the beginning of the revolution in the textile field, then increased in the process of manufacture of iron goods. With the discovery of the raw material kokes processed coal, iron smelting industry entered a stage of high productivity with high quality so that the UK appears also as a producer of high quality iron and steel.



The Industrial Revolution in England more perfect than modern after James Watt discovered the steam engine. The invention of the steam engine is not only spur coal mining on a large scale that can be used as an industrial machinery and transportation equipment as well as plants. With the discovery of coal and steam engines then the process of smelting ore and pedistribusiannya esi to the community more effectively and efficiently. Industrial revolution in Britain continues to go quickly, many other inventions were popping sefera complement and complement each other and disadvantages of each.Through the Industrial Revolution, Britain emerged as a modern industrial state. Development of industrialization in Britain is essentially through the following steps:





1) Domistic System (home Industry)



a) The number of labor-one person up to five people



b) Place of employment of workers in the house each with their own equipment.



c) Marketing is managed by the other party in accordance with the order.





2) The manufacturing industry



a) The number of workers six to ten people.



b) Where work on a specific location or in private homes.



c) Marketing the place of work also functions as a marketing venue.





3) Factory System



a) The amount of labor that is more than ten people.



b) Place of employment of a particular location to set up factories.



c) Marketing ie, outside the factory or other place run by someone else.




 Levels III of the Industrial Revolution



1) Palaeo Technic



Namely the use of the industrial revolution steam engine fuel, coal, and wood. This level was first developed in England in the eighteenth century.





2) New Technic



Namely the industrial revolution the use of electricity and fuel oil.This level was first developed in Germany and the United States to the XIX century.



3) Bio Technic



Namely the industrial revolution the use of atomic and nuclear fuel.This level was first developed in the United States and the Soviet Union (USSR) in the twentieth century and now has spread throughout the world.





IV Impact of the Industrial Revolution



a. In Economics:





1. Prices of goods become cheaper



2. Wages low because of weak rush their position against the employer (employer)



3. Financial uncertainty for the workers



4. Conflicts between the workers by employers (employers).



5. The rise of modern capitalism, where the capitalists are not only manufacturers but also act as a distributor of goods.



b. In Politics



1. Appearance of the capitalists who are able to influence government decision-making so that all their decisions in line with their business.



2. Colony capitalist countries is expanded.



3. The birth of war between European countries because of flourishing of nationalism.



4. Rapidly developing socialist as opposed to understand capitalist.



5. The birth of the socialist countries as opposed to the capitalist state





c. In the field of social



1. The more the workers are suffering because their fate at the mercy of employers (employers).



2. The emergence of capitalists (bourgeoisie) who appeared as the nouveau riche.



3. Increase social masala in the city as a result of urbanization to the industry.



4. The reduced role of aristocrat class (nobility) in public life.



5. Frequent riots against the employer (employer) for workers' rights neglected.



d. For Indonesia



The birth of modern imperialism, will influence government policy towards the Kingdom of the Netherlands colonies such as Indonesia. Politics as evidenced by the implementation of the Open Door or private investment to build the industry in Indonesia. In addition, the industrial revolution resulted in Indonesia to target the implementation of modern imperialism of Western nations. This makes Indonesia the Netherlands became a bone of contention concerned the West so that the Dutch do the rounding rule (Pax Nederlandica) means peace in the Netherlands and in essence, is the control regions such as Indonesia that have not been colonized North Sumatra, Aceh, and so forth.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar