Sabtu, 14 Juli 2012

Kode akun di dalam akuntansi/ code of Account in Accounting FOR CLASS XI IPS AKUNTANSI


Kode akun di dalam akuntansi


(Sumber: Ms. Arum. Teach Account Course of study “FAVORIT”. 2011.)


A)     Tujuan pembuatan kode akun:



1)      Memudahkan dalam pengelompokan akun.


2)      Membantu proses pencatatan akuntansi, karena dalam kode akun lebih cepat mencari akun yang dicari.


3)      Memudahkan dalam mengingat dan mempercepat pencatatan, karena kode akun telah mewakili nama-nama akun yang bersangkutan.


B)      Model kode akun. Ada empat macam:


1)      Numerial: kode dengan menggunakan angka.


Kode numerial ada 3:


a)      Kode kelompok


Contoh:


Kas = kode 111,

modal = kode 311,

utang usaha = kode 211,

utang hipotek= kode 211,

beban sewa=kode 511,

pendapatan bunga= kode 412,



b)      Kode blok: kode akun dengan angka dibuat jadi blok berdasarkan kelompok akun.


Contoh


Aktiva = kode 100-130,

Utang= kode 131-140,

Modal = kode 141-145,

Pendapatan = kode 146-150,

Beban-beban = kode151-170.


Kas = kode 100,

Utang usaha = kode 131,

Beban listrik yang akan dibayar = kode 134,



c)       Kode nomer berurutan:


Contoh:


Kas = kode 101,


Perlengkapan salon = kode 102,


Pendapatan salon = kode 106,


Beban pemakaian perlengkapan = kode 116.



2)      Desmial


Contoh:


Kas = kode 1.1.1.


Modal = kode 3.1.1.



3)      Kode menemonik


Contoh:


Aktiva kode: A , Kas “a”


Utang kode: B, piutang usaha “b”


Perlengkapan “e”,


Gedung “f”


Berarti kas “Aa”


Atau menggunakan huruf dari huruf depan masing-masing akun.


Contoh:


Kas = kode AL-K


Goodwill = kode ATB= G



4)      Kode campuran huruf dengan angka

Kelompok/ Group.
Akun/ account.
Jenis akun/ type of account.
Urutan/ sequense.
Kode Akun/ code of account.
Aktiva/ assets.
A.
Kas/ cash.
1.
Kas/ assets= A1.


Surat-surat berharga/ Securities.
2.
Surat-surat berharga/ Securities = A2.


Piutang usaha/ accounts receivable.
3.
Piutang usaha/ accounts receivable = A3.


Wesel tagih/ notes receivable.
4.
Wesel tagih/ notes receivable =A4.


IN ENGLISH (with google translate Indonesian-english):


Account codes in the accounting


(SourceMsArumAccount Teach Course of study "FAVORITE".2011.)


A) The purpose of the account code:



1) Facilitate the grouping account.


2) Assist the accounting recordsbecause the account code more quickly find accounts sought.


3) Make it easy to remember and speed of recordingbecause theaccount code has been representing the names of the account in question.


BModel code of accountsThere are four kinds:


1) Numerialcode using numbers.


Numerial code there are 3:


a) The code group


example:


Cash = Code 111,

capital = 311 code,

accounts payable code = 211,

mortgage debt = Code 211,

rent expense code = 511,

interest income code = 412,



bblock codesaccount codes with numbers made ​​into blocksbased on the account.


example


Assets = codes 100-130,

Debt = codes 131-140,

Capital = codes 141-145,

Income = codes 146-150,

Loads = kode151-170.


Cash = Code 100,

Accounts payable code = 131,

Electrical load will be paid = Code 134,



cThe code number sequence:


example:


Cash = Code 101,


Salon equipment code = 102,


Salon revenue code = 106,


Equipment usage charges = 116 code.



2) Desmial


example:


Cash = 1.1.1 code.


Capital = 3.1.1 code.



3) Code menemonik


example:


Assets codeA, Cash "a"


Debt codeBaccounts receivable "b"


Equipment "e",


Building "f"


Means cash "Aa"


Or use the letters of the first letter of each account.


example:


Cash = code AL-K


Goodwill = ATB = G code



4) Code letters mixed with numbers
Kelompok/ Group.
Akun/ account.
Jenis akun/ type of account.
Urutan/ sequense.
Kode Akun/ code of account.
Aktiva/ assets.
A.
Kas/ cash.
1.
Kas/ assets= A1.


Surat-surat berharga/ Securities.
2.
Surat-surat berharga/ Securities = A2.


Piutang usaha/ accounts receivable.
3.
Piutang usaha/ accounts receivable = A3.


Wesel tagih/ notes receivable.
4.
Wesel tagih/ notes receivable =A4.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar