Senin, 07 Januari 2013

Pembangunan Kesehatan Masyarakat Desa (PKMD)/Construction of Rural Public Health (PKMD) FOR GENERAL RED CROSS


Pembangunan Kesehatan Masyarakat Desa (PKMD)

(Sumber: Loekitodisastro, Soetikno.1991. Pendidikan Palang Merah Remaja Madya. Jakarta: Markas Besar Palang Merah Indonesia)

A) Pengertian Pembangunan Kesehatan Masyarakat Desa (PKMD). Pembangunan Kesehatan Masyarakat Desa (PKMD) adalah kegiatan yang dilaksanakan oleh masyarakat atas dasar gotong royong dan swadaya masyarakat dalam rangka meningkatkan kesejahteraan dan mutu hidup masyarakat melalui perbaikan status kesehatan.

B) Ruang Lingkup Pembangunan Kesehatan Masyarakat Desa (PKMD). Pembangunan Kesehatan Masyarakat Desa (PKMD) sebagai suatu bentuk pendekatan pembangunan kesehatan ditandai dengan lima ciri sebagai berikut:

a) Liputan yang menyeluruh terhadap penduduk sehinggap enduduk dapat memperoleh pembinaan kesehatan sesuai dengan kebutuhan berdasarkan asas pemerataan yang adil (equity).

b) Pembinaan kesehatan tersebut mencakup upaya preventif (pencegahan), promotif (kegiatan peningkatan), kuratif (upaya penyembuhan) dan rehabilitative (upaya perbaikan kembali), dengan penekanan pada pembinaan esensial kesehatan penduduk melalui:

1) Penyuluhan tentang masalah kesehatan dan cara penanggulangannya.

2) Penyediaan makanan sehat dan peningkatan gizi.

3) Pengadaan kegiatan air bersih dan sanitasi dasar.

4) Peningkatan kesehatan ibu dan anak serta keluarga berencana.

5) Imunisasi terhadap penyakit infeksi utama.

6) Pencegahan dan pemberantasan penyakit endemic.

7) Pengobatan tepat terhadap penyakit umum dan cedera.

8) Penyediaan obat esensial.

c) Teknologi yang digunakan dalam pembinaan kesehatan esensial tersebut harus tepat guna, efektif, dapat diterima budaya setempat dan terjangkau oleh masyarakat.

d) Masyarakat terlibat aktif dalam upaya pembinaan kesehatan esensial tersebut sehingga dapat mengembangkan kemandirian dan mengurangi ketergantungan.

e) pemecahan masalah kesehatan yang dihadapi dikaitkan dengan kegiatan pembangunan di sector lain dengan meningkatkan kerjasama lintas sektoral.

Dalam keterpaduan Keluarga Berencana, Kesehatan, Pendekatan Pembangunan Kesehatan Masyarakat Desa (PKMD) diwujudkan melalui Posyandu, Posyandu memenuhi kelima cirri Pembangunan Kesehatan Masyarakat Desa (PKMD) tersebut di atas, Palang Merah Remaja Madya diharapkan dapat berperan serta dalam kegiatan Posyandu membantu kader kesehatan atau petugas sebatas kemampuannya.

Kegiatan Masyarakat di bidang kesehatan dilakukan di:

a) Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) untuk kegiatan: penyuluhan, pelayanan kesehatan ibu dan anak, pelayanan keluarga berencana, suntikan kekebalan, pengobatan penyakit diare, pelayanan gizi.

b) Di luar jadwal Posyandu untuk kegiatan:  penyuluhan, pencegahan penyakit diare, penyediaan tempat pembuangan sampah, sarana air bersih, penanggulangan pencemaran air minum, pengobatan sederhana, kegiatan yang dikaitkan dengna kesehatan kerja, kesehatan sekolah (dokter kecil), pramuka.

4) Kegiatan Palang Merah di Posyandu. Kegiatan di Posyandu adalah kegiatan yang dilakukan oleh masyarakat dari masyarakat untuk masyarakat. Oleh karena itu masyarakat setempat benar berperan serta dalam kegiatan tersebut. Peran serta Palang Merah Remaja Madya dlaam kegiatan Posyandu tidak saja dalam bentuk kehadiran sebagai pihak yang meminta pelayanan tetapi juga member pelayanan. Empat kegiatan Posyandu yang dapat dilakukan oleh Palang Merah Remaja Madya dengna bantuan petugas kader antara lain: pendaftaran, penimbangan anak di bawah lima tahun (balita), pencatatan hasil penimbangan, pembagian oralit, vitamin A, tablet daerah Fe, pemberian makanan tambahan.

IN ENGLISH (with google translate Indonesian-english):

Construction of Rural Public Health (PKMD)

(Source: Loekitodisastro, Soetikno.1991. Red Cross Youth Education Associate. Jakarta: Indonesian Red Cross Headquarters)

A) Definition of Rural Public Health Development (PKMD). Construction of Rural Public Health (PKMD) is an activity carried out by the society on the basis of mutual aid and non-governmental organizations in order to improve the welfare and quality of life through improved health status.

B) Scope of Rural Public Health Development (PKMD). Construction of Rural Public Health (PKMD) as a form of health development approach is characterized by the following five characteristics:

a) A comprehensive coverage of the population sehinggap enduduk can obtain health coaching as needed based on the principle of fair distribution (equity).

b) Guidance includes preventive health (prevention), promotion (increased activity), curative (curative) and rehabilitative (restoration efforts), with an emphasis on fostering essential population health through:

1) Extension of health issues and ways to overcome them.

2) Provision of healthy food and nutrition.

3) Procurement activities of clean water and basic sanitation.

4) Improved maternal and child health and family planning.

5) Immunization against major infectious diseases.

6) Prevention and eradication of endemic diseases.

7) appropriate treatment for common illnesses and injuries.

8) Provision of essential drugs.

c) The technology used in the development of essential health should be appropriate, effective, culturally acceptable and affordable to the public.

d) The community is actively involved in efforts to essential health coaching so that they can develop self-reliance and reduce dependency.

e) solving the health problems faced associated with development activities in other sectors by enhancing cross-sectoral cooperation.

In alignment Family Planning, Health, Rural Development Approach of Public Health (PKMD) realized through IHC, IHC meets fifth cirri Village Community Health Development (PKMD) above, Red Cross Youth Associate expected to take part in helping IHC health volunteers or officers limited ability.

Community activities in the field of health, in:

a) Heading Integrated Services (IHC) for activities: education, maternal and child health services, family planning services, immunity injections, treatment of diarrheal diseases, nutrition services.

b) Outside the IHC schedule for activities: education, prevention of diarrheal diseases, provision of waste disposal, water supply, water pollution control, simple treatment, the activities associated dengna occupational health, school health (little doctor), scout.

4) Red Cross activities in IHC. Activities at IHC is an activity undertaken by people from the community for the community. Therefore the right of local communities to participate in these activities. The role of the Red Cross Youth Associate dlaam Posyandu activities not only in the form of the presence of the person requesting the service but also the service member. Four Posyandu activities that can be done by the Red Cross Youth Associate dengna assistance cadre officers include: registration, weighing of children under five years old (toddlers), recording the results of weighing, distribution of oral rehydration salts, vitamin A, tablet Fe area, supplementary feeding.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar