Senin, 08 Juli 2013

Artikel mengenai Albinism, di dalam Ilmu Kesehatan/ article about albinism, in the Health Sciences FOR GENERAL MEDICINE

Artikel mengenai Albinism, di dalam Ilmu Kesehatan

(Sumber: _.2013. Albino Bersifat Genetik. Surabaya: FOR HER Jawa Pos Edisi Kamis 27 Juni 2013.)

Konsultasi:

Dok, salah seorang keluarga calon suami saya albino? Apakah selalu keturunan? Apakah perawatan kulit untuk keadaan itu sama dengan kulit normal? Terima kasih.

Beatrix

Jawab:

Albino (albinism) memang diturunkan secara genetis. Albino bisa mengenai bagian tubuh yang mengadung pigmen seperti mata, rambut dan kulit. Tanda kelainan itu tampak sejak lahir. Meliputi, kulit berwarna putih pucat hingga kemerahan, rambut berwarna pirang kekuningan, serta pupil mata berwarna biru, abu-abu, kuning, bahkan merah. Kadang disertai kelainan pada mata berupa nystagmus horizontal. Yaitu, bola mata yang senantiasa bergerak kea rah samping di luar kehendak penderita. Atau, tidak tahan terhadap sinar (photophobia). Perawatan kulit pada penderita ini sama dengan kulit normal pada umumnya. Karena perlindungan kulit terhadap sinar matahari (UVA/ B) buruk, sring terjadi kanker kulit lantaran paparan sinar matahari. Karena itu, perlu penggunan tabir surya yang lebih optimal dibanding pada kulit normal, menghindari cahaya sinar matahari, selalu menggunakan kacamata gelap (sunglasses) ketika siang berada di luar ruangna, serta menggunakan baju yang tertutup untuk menghindari sinar matahari.

(Oleh: dr Cahyo Santoso SpKK. Aesthetic & Laser Clinic RSAL dr Ramelan Surabaya.)