Senin, 08 Juli 2013

Artikel mengenai Bijak Menghindari Pola Konsumtif/ This article about Avoiding Wise Consumer Patterns FOR GENERAL GENERAL

Artikel mengenai Bijak Menghindari Pola Konsumtif

(Sumber: _.2013. Tabungan, Investasi Bebas Risiko. Surabaya: Tabungan Jawa Pos Edisi Selasa 2 Juli 2013.)


            Mengecek nominal tabungan merupakan rutinitas yang sudah pasti dilakukan setiap orang. Biasaya untuk memantau gaji, bonus, atau transfer dari orang yang ditunggu. Tetapi, apakah nasabah menemukan fakta baru di dalamnya? Misalnya, nominal di rekening yang tidak sebesar tahun-tahun sebelumya? Jika jawabannya iya, bisa jadi nasabah sedagn terkena dampak tren konsumsi yang semakin meningakt. Membaiknya perekonomian Indonesia saat ini menang ditopang konsumsi yang terus naik. Sayang, bukan dari sisi produksi. Masyaralat lebih suka membelanjakan uangnya untuk membeli keperluan lifestyle seperti gadget atau mobil. Apalagi, seakrang semakin mudah menggunakan rekening tabungan sebagai alat pembayaran. Baik dengan system debit maupun metode khusus lain. saking mudahnya digunakan, tak jarang orang tergerak untuk menggesek kartu jika sedang tidak membawa cukup uang tunai. Devie deviesa mengingatkan, kemudahan menarik rekening itu jangan disalahgunakan hanya untuk berbelanja dan memenuhi keinginan sesaat. “Kalau ada uang, memang tidak ada salahnya memenuhi keinginan tersebut. Tapi, apakah ini bentuk investasi yang baik? Bisa jadi tidak,” ucap Devie. “Butuh pertimbagnan dan perencanaan yang matang. Karena ketika nominal tabungan terus menurun, tentu bukan kenyataan yang menyenangkan,” ujarnya. Devie melanjutkan, tren konsumtif masyarakat cenderung impulsive menjadi sangat konsumtif. “Kebanyakan kegiatan konsumsinya tidak direncanakan, pokoknya beli dulu sajalah. Hal ini berpotensi membuat perencanaan financial menjadi berantakan,” kata Devie. Uang dicari memagn untuk dihabiskan. Tetapi, harus dihabiskan di pos yang tepat dan tidak pada hal yagn bisa mengakibatkan pailit. Empat motif seperti belanja, menabung atau investasi, berjaga, dan berbagi harus dipenuhi terlebih dahulu. “Kalau memang ada dana tersisa, ya monggo, terserah saja,” ucap Devie.