Minggu, 14 Juli 2013

Artikel mengenai Generasi Muda, di dalam Kesehatan/ Article about the Young Generation, in the Health

Artikel mengenai Generasi Muda, di dalam Kesehatan

(Sumber: Rasid.1975. Pendidikan Kesehatan (Olahraga dan Kesehatan) untuk Sekolah Menengah Tingkat Pertama. Surabaya: Penerbit Warga.)

Gerasi muda adalah pewaris dan generasi penerus dan generasi sekarang. Yang demikian itu selalu berulang dan merupakan hukum alam yang tetap dan teratur. Oleh karena generasi muda sepanjang jaman selalu menjadi tumpuan serta harapan bangsa, maka kelestarian kehidupan generasi ini harus dijaga, dibimbing agar supaya lebih kuat fisik maupun jiwanya, mental spiritual. Berbahagia tetap generasi muda pasti dibarengi oleh kemajuan teknologi dalam segala bidang, khususnya dalam bidang teknologi kesehatan. Kesehatan serta pemeliharaannya bukan suatu masalah lagi. Semoga kemajuan teknologi berdampingan dengan kemajuan kesadaran akan perkembangan manusia itu sendiri.

I) Pengertian generasi muda.
Dalam pengertian umum muda adalah golongan manusia berusia muda. Bagi kenyakan orang pengertian di atas sudah dianggap memadai.

1) Berdasarkan kelompok umur dan penglihatan dari berbagai segi, maka diketemukan penggolongan sebagai berikut:

a) Dilihat dari segi biologis:

Ø Bayi: usia 1 bulan kebawah

Ø Anak: usia 1 tahun-12 tahun

Ø Puber: usia 12 tahun-15 tahun

Ø Pemuda: usia 15 tahun-21 tahun

Ø Dewasa: usia 21 tahun- ke atas

b) Dilihat dari segi budaya atau dilihat secara fungsionil:

Ø Anak: usia 12 tahun- ke bawah
Ø Remaja: usia 12 tahun- 18 (20) tahun
Ø Dewasa: usia 18 (20) tahun ke atas

c) Dilihat dari segi kekaryaan, diketemukan istilah:

Ø  Tenaga muda: 18 tahun-22 tahun
Ø  Tenaga tua: 22 tahun ke atas

d) Dilihat dari segi social, pemuda diartikan sebagai orang pada usia menjelagn dewasa/ yang belum kawin

e) Untuk kepentingan perencanaan modern digunakan istilah “sumber daya manusia muda” (Youngman resource)

sebagai salah satu dari 3 sumber pembangunan:

Ø  Sumber alam (natural resource)
Ø  Sumber dana (financial resource)
Ø  Sumber daya manusia (human resource)

Yang dimaksud dengan sumber daya manusia muda adalah mereka yang berumur sampai 18 tahun.

f) Dilihat dari sudut ideologis politis, generasi muda adalah calon pengganti generasi terdahulu dalam hal ini berumur antara 18-30 tahun dan kadang-kadang sampai 40 tahun.

Oleh karena masalah pembinaan generasi muda menyangkut semua aspek tersebut di atas, maka pada dasar yang disebut genrasi muda adalah mereka yang berumur sampai 30 tahun atau 40 tahun.

2) Corak dan aspek Generasi Muda

Sesuai dengan corak dan aspek kemanusiaan, maka Generasi Muda dapat kita lihat melalui berbagai segi peninjauan.

a) Sebagai insane biologis. Secara biologis, masa mudanya dapat dianggap berakhir pada saat puberitas (12-15 tahun). Tetapi ada yang beranggapan bahwa sebagain periode umur 15 sampai 21 tahun, masih termasuk dalam segi ini, adalah perkembangan jasmaniah baik pertumbuhan tubuh secar fisik maupun fungsional.

b) Sebagai insane budaya. Sebagai kultur, masa muda dianggap berakhir padau mur dimana kemantapan mental sudah tercapai. Yang dimaksud dalam segi ini adalah perkembangan manusia sebagai insane yang bermoral Pancasila, bertenggang rasa, bersopan santun, beradat, bertradisi, bertanggung jawab, berkeluarga, bermasyarakat, bangsa dan beragama.

c) Sebagai insane intelek. Ditinjau dari segi ini, masa muda dianggap berakhir pada waktu tamat dari Perguruan Tinggi (umur 25 tahun) dengan kemampuan berpikir.

d) Sebagai insane kerja dan profesi. Sebagai insane kerja dalam arti berpenghasilan dengan status tenaga kerja pembantu, masa muda berkisar antara 14-22 tahun. Tetapi  sebagai insane profesi umumnya berkisar antara 21-35 tahun. Persiapan untuk menentulkan profesi umumnya baru dimulai pada umur 21 tahun dan mencapai kemantapan pada usia 35 tahun.

e) Sebagai insane ideologis. Secara ideologis, masa muda seseorang di antara umur 18 sampai 40 tahun. Sebab dalam masa itulah dimungkinkan pembinaan pandangan seseorang terhadap berbagai aspek kehidupan.

3) Pemuda dan permasalahannya

            Masa muda adalah merupakan suatu tataran dalam kehidupan manusia. Pada masa itu tiap perorangan dari generasi muda akan selalu berhadapan dengan berbagai tantangan. Tantangan itu timbul karena akibat pertumbuhan kepribadiannya dan juga karena pengaruh lingkungannya. Yang dinamakan lingkungan itu adalah dari lingkungan keluarga dan lingkungan masyarakat. Perubahan yang terjadi dengan cepat dalam jaman modern ini mempengaruhi perkembangan masyarakat. Demikian juga mempengaruhi perkembangan generasi muda. Perubahan itu adalah berupa:

Ø  Kemajuan teknologi dan ilmu pengetahuan

Ø  Peledakan penduduk

Ø  Krisis sumber alam

Ø  Kerusakan pada pencemaran lingkungan hidup

Ø  Dan berbagai keadaan yang kritis di dunia yang berhubungan dengan ekonomi dan keuangan

Persoalan tersebut di atas adalah merupakan tantangna bagi generasi muda. Untuk dapat melihat secara jelas masalah pemuda pada waktu ini, dapat dituturkan sebagai berikut.

a) Timbulnya kenakalan remaja, ketidakpatuhan anak pada orang tua dan guru, perbuatan negative berupa penghisapa narkotika. Keadaan seperti tersebut di atas timbul akibat dari pada pertumbuhan dan perkembangan pribadi karena adanya salah asuh dari keluarga/ orang tuanya serta lingkungan sekolah dan lingkungan lainnya.

b) Timbulnya pengelompokan pemuday ang hidup mementingkan diri sendiri dan bersifat kebendaan yang berbentuk hippi, bitnik atau gang dengan cara berfikir lepas dari norma agama dan kehidupan pemuda itu sendiri dan kehidupan berbangsa dan Negara berdasarkan Proklamasi, Pancasila, dan Undang-Undang Dasar 1945.

c) Kurangnya lapangan kerja dan banyaknya pengangguran serta tidak imbangnya sarana dan kebutuhan pendidikan, yang menyebabkan adanya pemuda putus sekolah.

d) Masih ada pengelompokan pemuda menurut tatanan, masyarakat orde lama.

4) Organisasi Pemuda masa lalu dan sekarang:

Pemuda atau generasi muda Indonesia adalah merupakan lapisan terbesar dalam struktur kependudukan kita. sejak tahun 1908, organisasi pemuda sudah berada dalam perjuangan bangsa. Organisasi pemuda ini pada tahap pertamanya sejalan dengan tumbuhnya partai politik. Kehidupan organisasi ini dapat terkotak-kotak. Satu dengan lainnya terpisah. Pada waktu ini kita lihat adanya 3 jalur kelompok organisasi pemuda, yaitu:

1) Jalur SLTP-SLTA               : Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS)
2) Jalur Kampus                      : Organisasi Mahasiswa Intra Universitas
3) Jalur Kemasyarakatan         : KNPI, Organisasi Extra Universitas Organisasi Pemuda, Pramuka, Organisasi Olahraga, Klub Seni Budaya, dan lain-lain

Dengan jalur tersebut diatas pengembangan dan pembinaan pemuda dapat lebih terarah pada sasaran tujuannya.

5) Tujuan Pembinaan Generasi Muda

Masalah pembinaan pemuda adalah merupakan masalah semua bangsa di dunia ini. Bagi bangsa Indonesia yang sedang membangun, maka generasi muda Indonesia merupakan sumber potensi bangsa Indonesia. Pemuda Indonesia harus mendapat pembinaan sebaik-baiknya untuk mengantarkan mereka ke masa depan yang lebih baik. Mereka harus menjadi generasi yang sehat jasmani dan rokhani dan bertanggung jawab. Mereka harus ber Ketuhanan Yang Maha Esa. Mereka harus cinta tanah air dan persatuan bangsa. Mereka harus berpikir demokratis. Mereka harus memiliki ketrampilan kerja dan bermoral Pancasila. Pemuda Pancasila di masa datang adalah merupakan sumber tenaga kerja untuk kebutuhan pembangunan. Merupakan sumber insane dan potensi bangsa Indonesia. Mereka menjadi penerus cita-cita perjuangan bangsa. Mereka merupakan jaminan kelangsungan hidup bangsa dan Negara, kelestarian Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945. Karena pentingnya, Pembinaan Generasi Muda dicantumkan dalam Ketetapan MPR No.IV tahun 1978.

6) Tugas Generasi Muda

            Sebagai penerus perjuangan bangsa dan pembangunan nasional, maka generasi muda memiliki tugas sebagai berikut:

Ø  Terwujudnya generasi penerus perjuangan bangsa yang teguh pada pancasila sebagai ideology Negara dan pandangan hidup bangsa Indonesia serta UUD 1945.

Ø  Menjadi kader pembangunan yang berbudi luhur, dinamis dan penuh kreasi dan berketrampilan.

Ø  Mewujudkan warga Negara Indonesia sebgai angkatan kerja yang terampil bagi Pembangunan Nasional.

Ø  Menciptakan warga Negara Indonesia yang berpola kreatif kebudayan nasional menghayati dan berkesanggupan untuk melanjutkan nilai dan cita perjuagnan Proklamasi Kemerdekaan 45.

Ø  Mewujudkan warga Negara Indonesia yang memiliki kesadaran nasional menghayati dan berkesanggupan untuk melanjutkan nilai dan cita perjuangan Proklamasi Kemerdekaan 45.

Agar generasi muda dapat diantar untuk melaksanakan tugasnya dengan baik, maka perlua danya pembinaan. Pembinaan tersebut dilakukan melalui beberapa jalur seperti:

i) Kelompok Jalur Utama, yaitu jalur keluarga dan jalur Generasi Muda
ii) Kelompok Jalur Penunjang, yaitu jalur Sekolah/ pra sekolah dan jalur masyarakat
iii) Kelompok jalur koordinatif, yaitu jalur pemerintah.

7) Tugas kita sebagai pelajar

            Pelajar adalah salah satu dari unsure generasi muda sebagai pemuda Indonesia. Organisasi Pemuda dalam jalur SLTP dan SLTA pada waktu ini para pemuda di SLTP dan SLTA dapat memegang yang besar, dengan bimbingan Bapak/ Ibu Kepala da para guru lainnya. Adalah menjadi kewajiban setiap pelajar untuk memanfaatkan wadah ini. Dan pemerinta akan selalu meningkatkan srana dan Fasilitas dalam bidang olahraga, kesenian, darmawisata remaja, latihan keterampilan, latihan kepemimpina dan diskusi melalui masa media TVRI dan RRI. Pada jalur kemasyarakatan, untuk para pelajar di SLTIP dan SLTA terdapat wadah Pramuka. Sebagai satu-satunya wadah dari pada organisasi kepanduan di Indonesia, gerakan Pramuka ini tumbuh dengan pesat. Di siini tempat pemuda untuk melatih diri di alam yang bebas mengenal tanah airnya, mencintai tanah airnya dan mengabdi pada tanah airnya. Melatih diri memenuhi segala kebutuhan diri sendiri dengan kekuatan sendiri. Melatih hidup bergotong-royong, membela yang lemah membantu yang miskin. Beban hidup yang berat dan penuh tantangan dihadapi dengan penuh kegembiraan dan jiwa yang besar. Setiap prauka dilatih menghadapi segala dengan penuh tanggung jawab, rasa optimism. Dari wadah ini, tampil pemimpin bangsa yang besar. Jenderal Soedirman, Bapak Tentara Indonesia, adalah salah satunya. Setiap Pramuka merasa saudara dengan pramuka lain. juga antara Pramuka Indonesia dengang Pramuka dari lain engara. Mereka hidup saling menghormati, saling tolong menolong, tiada perbedaan tingkat dan derajat, tiada perbedaan kaya dan miskin. Setiap pramuka adalah sama. Mereka adalah tunas bangsa, yang akan memikul tanggung jawab yang besar di kelak kemudian hari. Mereka yang kelak akan berdiri tegak membela kelestarian Proklamasi, Pancasila dan UUD 1945. Menurut kebutuhan anggotanya, gerakan Pramuka terbagi menjadi beberapa golongan, yaitu: Golongan Siaga, Penggalang, dan Penegak. Mereka dibina oleh para Pembina dan dibimbing oleh para Pembimbing. Dan waktu-waktu tertentu ia berkumpul. Yang di Gugus Depan berkumpul di Cabang yang di cabang berkumpul di daerah. Setiap lima tahun sekali Penggalang dan daerah berkumpul di tingkat nasional.


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar