Senin, 08 Juli 2013

Artikel mengenai Kasus Osteoporosis/ Cases articles on Osteoporosis FOR GENERAL MEDICINE

Artikel mengenai Kasus Osteoporosis

(Sumber: _.2013.Kasus Osteoporosis Paling Tinggi di Indonesia. Madiun: Radar Madiun Jawa Pos Edisi Rabu 26 Juni 2013.)

          TribuneNews. Com, 22 Oktoerb 2012 menulis, makin tingginya angka harapan hidup masyarakat Indonesia dari 70,7 menjadi 72 tahun berpengaruh terhadap pola penyakit degenerative. Salah satunya Osteoporosis. Wakil Menteri Kesehatan menyatakan, dibandingakn dengan Negara Asia lain, kasus Osteoporosis di Indonesia paling tinggi. Peenlitian 2007 menunjukkan, proporsi penderita Osteoporosis pada usia di atas 50 tahun adalah 32,3 persen pada wanita dan 28,8 persen pada pria. Data Sistem Informasi Rumah Sakit (2010) menyatakan, insiden patah tulang paha atas akibat Osteoporosis adalah 200 dari 100 ribu kasus pada usia 40. Sedangkan catatan WHO menunjukkan, insiden patah tulang paha atas mengakibatkan kecacatan seumur hidup dan kematian. Gejalanya terlihat aat kepadatan tulang berkurang sehingga tulang menjadi kolaps atau hancur, dan timbul nyeri serta perubahan bentuk tulang. Mereka yang terserang akan memberikan gejala seperti tinggi badan berkurang, bungkuk, pata tulang, dan nyeri tulang. Wanita mempunyai factor lebih besar terkena Osteoporosis dibandingkan pria. Ini disebabkan saat usia 35 ke atas, hormone estrogen wanita turun. Risiko terserang osteoporosis seseorang yang memiliki kulit terang semakin tinggi dibandingkan dengan yang memiliki kulit lebih gelap. Bagi orang tua, tulang yang lemah bisa menjadi masalah yang fatal, yaitu menyebabkan kematian. Untuk mencegahnya, tentu banyak cara yang bisa dilakukan. Misalnya, banyak mengonsumsi makanan yang kaya dengan kalsium. Kalsium telah terbukti secara klinis mampu menurunkan pelepasan mineral tulang. Bahkan, mengatasinya juga bisa dilakukan dengan senam khusus yang disebut osteodance. Pada tanggal 21 Oktober 2012, puncak peringatan Hari Osteoporosis Sedunia yang berlangsung di Lapngan Monas ditandai dengan senam bersama osteodance, yang diciptakan Perhimpunan Osteoporosis Indonesia (Perosi), yakni gerakan baru untuk mencegah Osteoporosis. Tidak kurang 17 ribu orang, mulai dari anak-anak hingga orang tua, mengikuti senam itu. Sebelumnya, sebelum osteodance dikenal, telah diperkenalkan bentuk senam lain yang disebut osteogym, dan jalan 10 ribu langkah. Selain itu, tak disangka, bua asli Indonesia, yaitu manggis, dapat digunakan untuk mengatasi Osteoporosis. Yang berperan adalah kulit buahnya, karean kulit itu mengandung xanthone.senyawa ini bersifat antioksidan yang kuat yang sangat dibutuhkan oleh tubuh. Gunanya sebagai penyeimbang prooxidant (menangkal radikal bebas, sinar UV, carboncentered, dan lainnya) yangtersebar di lingkungan manusia. Antioksidan berfungsi sebagai penetral asap rokok, alcohol, sinar UV, dan lainnya yang diterima manusia, yang termasuk factor penyebab rapuhnya tulang. Selain itu, manggis juga mengandung kalsium dan kalium yang dapat membantu proses memperkuat tulang.