Selasa, 30 Juli 2013

Artikel tentang Puberitas, bagian 2/ Articles about puberty, part 2

Artikel tentang Puberitas, bagian 2

(Sumber:_.2013. Idol Menarik untuk Diikuti. Surabaya: FOR HER Jawa Pos Edisi Sabtu 13 Juli 2013.)

Pertanyaan yang diajuka anak di masa pubertas sangat beragam. Tak melulu mengenai seksualitas, tapi juga dlaam ranah pergaulan. Elita Tandy SPsi MPsi 26, menyebut, salah satu yang sering ditanyakan, “Mengapa saya tidak punya teman, sedangkan yang lain punya banyak teman?” Kondisi itu, menurut dia, menjadi tanda bahwa anak memiliki perasaan ditolak dalam pergaulan. “Orang harus memberikan perhatian penuh, jangan mengaggap sepele hal tersebut,” kata alumnus Fakultas Psikologi Universitas Surabaya tersebut. Ayah dan bunda hendaknya memberikan pengertian bahwa perbedaan jumlah teman tidak berarti negative. Sebab pertemanan terjalin karena persamaan. Bisa minyat yang sama ataupun kecocokan bahan obrolan. Beda halnya kalau punya teman. Remaja putri, misalnya, sering memperhatikan sesama. Kalau ada rekan yang mencoba pakai make up, bisa jadi dia ingin mencoba pula. “Mereka boleh saja memakai make up, asalkan remaja putri mengerti waktu dan tempat yang cocok,” tegas praktisi konseling anak dan remaja ini. Untuk sekolah, misalnya, lebih baik mereka menggunakan bedak dan lip gloss. Jangan sampai anak terobsesi pada make up. Misalnya, anak tidak mau bertemu orang lain tanpa make up. Tingkah polah idola yang menarik perhatiam remaja laki-laki maupun perempuan. Tak jarang mereka meniru penampilan idola masing-masing. Elita mengatakan, selama gaya dan penampilan yang diikuti tidka melanggar norma, tak masalah. Karean anak sudah berlebihan dan mungkin merugikan dirinya, orang tua harus segera melarang dan menasihat.

Bagaimana dengan diet agar langsing seperti idola? Berikan penjelasan mengenai berat badan yang normal dan cara menghitungnya. Dengan begitu, anak paham dan emngerti waktu yang tepat untuk harus diet.