Senin, 08 Juli 2013

Artikel tentang Solusi Mengatasi Teman yang Penggangu/ Menyebalkan (Annoying)/ Articles on Solutions to Overcome the Friend who intruder / Bitch (Annoying)

Artikel tentang Solusi Mengatasi Teman yang Penggangu/ Menyebalkan (Annoying)

(Sumber: _.2013. Tega (Temen Ganggu). Surabaya: Deteksi Jawa Pos Edisi Selasa 25 Juni 2013.)

Profil Respondet

A) Jenis Kelamin: Cowok:50%, Cewek: 50%

B) Pendidikan: SMP:50%, SMA:50%

C) Usia:

Ø  11-13 tahun: 24,9%
Ø  17-19 tahun:51,4%
Ø  14-16 tahun:23,7%

D) Respondet: Total responDet 446 terdiri atas pelajar SMP dan SMA di Surabaya

Metode polling: Cluster random sampling, closed question Toleransi kesalahan:4,5% Instrumen polling: Open closed question.

Apakah kamu punya teman annoying (pengganggu)? Punya: 70,6%, nggak: 29,4%

Paling sring dalam hal apa temanmu itu menjadi annoying?

Ø  Suka tiba-tiba nimbrung: 63,7%
Ø  Kasar/ suaranya cempreng: 23,8%
Ø  Sering cemberut:4,7%

Punya teman yang tiba-tiba berkomentar tidak menyenangkan atau selalu pasang muka cemberut sampai kamu jadi ikut sumpek melihat wajahnya? Ternyata kamu senasib dengan 70,6 persen responDet yang mengaku punya teman dengan ciri-ciri itu. They called it annoying friend! Sebelas dua belas sih sama kelakuannya si annoying orange yang ada di Youtube. Tanpa disadarai, keberadaaan teman penggangu sudah mewabah di sekitar kita. kamu harus waspada dengan tingkah laku mereka yang berujung bisa menggangu ketenangan hidupmu seharian. Det memberi beberapa contoh teman pengganggu versi responDet!

A) Tiba-tiba asal nimbrung (63,7%). Lagi asyik berbicara serius, tiba-tiba ada teman yang tanpa asal ikut berbicara dan berkomentar ngawur pula. Ingin melempar pakai sepatu saja rasanya. Pengalaman menyebalkan seperti itu memang pernah dirasakan Ade Endy Arlansyah. Meskipun terkenal dengan sikapnya yang diam, Ade mengaku paling jengkel sama temannya yang suka asal nimbrung dan SKSG (sok kenal sok gaul). “Ya, kalau tahu alur pembicaraannya sih nggak apa, tapi kalau sok tahu? Jadinya krik-krik juga. Padahal, obrolannya lagi serius,”  curhat Ade. Untuk, pelajar SMP Kemala Bhayangkari 1 Surabaya itu menanggapi dengan santai. “Biasanya sih aku diamkan atau langsung aku tinggalin gitu saja,” lanjutnya.

B) Suara Cempreng membuat pusing (23,7%). Pernah tahu si Giant di serial kartun Doraemon? Tokoh yang satu itu memang seneng sekali bernyanyi sampai menyakitkan telinga temannya. Sama dengan dengan kelakuan teman Astika Pertiwi. Kadar penggangu teman sekelas Astika itu bisa dibilang lumayan parah. Pasalnya, temannya itu suka menyanyi padahal suaranya cempreng tidak karuan. Apalagi, cara bicara dia ke teman lain juga sering kasar. “Sudah dingatkan berkali-kali, tapi tetep aja. Sampai di bully satu kelas pun, dia juga nggak nyadar,” curhat pelajar SMK Kelintang Surabaya tersebut. Tapi sayang, cara tersebut masih belum mempan. Akhirnya, Astika dan teman sekelasnya pun memmilih menghindari si annoying.

C) Pasang Muka Cemberut (4,7%). Menurut Gardha Fahreza dari SMAN 14 Surabaya, pembawaan diri di depan orang lain punya pengaruh besar terhadap cara bersikap orang tersebut kepada kita. “Kakalu kamu nyebelin sambil pasang muka cemberut, pasti orang jadi malas berurusan dengan kamu,” tegas dia. Gardha pernah punya teman perempuan yang suka pasang muka cemberut. “Hampir setiap hari aku lihat dia marah-marah nggak jelas dan cemberut,” tutur Gardha. Pokoknya annoying sekali kalau punya teman suka merengut tidak jelas gitu. Bahka, saking risinya, Gardha berusaha mengingatkan temannya. Untung, pendekatan Gardha itu berjalan dengan baik. Gardha pun berhasil mengingatkan teman untuk mengubah sikap yang annoying.

Bagaimana untuk melalukan persetujuan dengan Teman yang Mengganggu! (How to Deal with Annoying Friend!)

            Tipe teman itu banyak. Ada yang menyenangkan seperti si Det tapi juga ada yang menyebalkan alias annoying seperti kalian. Sayangnya, usaha untuk menegur mereka yang menyebalkan kerap kali tidak berhasil coba ikutin tips di bawah ini agar sukses.

A) Diagnosis: Teman Kepo dan Sok Keren. Ada teman lagi asyik ngobrol tiba-tiba nimbrung dan ajakin gossip. Mudah kalau mau buat mereka jera. Kompak saja, ajakin teman untuk bully dia ramai-ramai, cari kelemahan. “ramai seperti notif Facebook!”

B) Diagnosis: Teman suka cemberut. Sudah dikasih bercandaan apa saja susah diajak ketawa. Sejak lahir sudah jutek sepertinya. Coba saja kamu bawa penjepit jemuran. Lalu jepit di kedua pipinya dan katakana, “Why so serious?” sambil senyum ala Joker.

C) Diagnosis: Teman Suara Aneh dan Cempreng. Punya teman bersuara annoying merasa harus tutup telinga saja. Caranya, meniru saja suaranya sambil bilang,” Sorry bukannya nyindir nih, biar asyik aja suaranya samaan.: (tiruan suara Happy Tree Friends kalau perlu) la lalala lala!


D) Diagnosis: Teman Fashion Disaster. Kalau di Distrik Harajuku, Jepang. Teman kalian yang memakai baju tabrak warna dan style yang tidak matching begitu memang sudah lumrah. Tapi, kalau di sini? Big no! bilang saja ke dia, “Eh adikku mau ulag tahun. Kalau menyewa kamu buat jadi badut ultah, bayar berapa?”