Senin, 15 Juli 2013

Dasar-Dasar Elektronika/ Basics of Electronics

Dasar-Dasar Elektronika

(Sumber: Soedaryanto. 3 September 2007. Teach Electro. Junior High School 1 Ponorogo.)

1) Teori Rangkaian Arus Searah
a) Teori Elektron

Ø struktur benda
benda adalahsuatu yang menempati ruangan dan mempunyai masa dibagi moleklul adalah bagian kecil yang mempunyai sifat yang sama dibagi lagi menjadi atom. Atom adalah bagian kecil dari suatu benda yang tidak dapat diuraikan lagi dengan cara reaksi kimia biasa dan sifatnya berbeda dari molekul asalnya

Ø struktur atom, atom terdiri dari

i) Inti atom. Inti atom adalah bagian yang terdapat dalam atom yang memiliki muatan positif (+).
ii) Elektron. Electron adalah bagian yng terdapat di luar atom dan memiliki muatan negative (-).

Hidrogen kondisi netralnya:1 elektron/ prton
Carbon kondisi netralnya: 6 elektron/ proton
Aluminium kondisi netralnya: 13 elektron/ proton

Rumus air: H2O
H2O beasal dari H2+O (H2O<=> H2+O)

Susunan atom: aluminium (al) mempunyai 13 elektron

Electron dibagi 2 macam, yaitu:
a) Elektron terikat, yaitu electron yang tidak terleps karena ditarik inti bumi
b) Elektron bebas (terjadi muatan listrik), yaitu electron yagn bisa terlepas karena tidak bisa ditarik inti bumi (hole).

Arus  listrik dibedakan menjadi 3 macam, yaitu
a) Koduktor, terdapat atom muatan listrik
b) Isolator, karena di dalam tidak terdapat atom bebas
c) Semi konduktor, yaitu jika tidak sebaik konduktor da isolator karena terdapat aliran
bahan semi konduktor: germanium (ge), dan silicon (si) yaitu komponen dasar penguat electron.

Tegangan listrik
a) Pengertian
tegangan listrik adalah suatu gaya yang menekan muatan listrik dalam suatu penghantar. Tegangan lsitrik dengan satunya.
Lambang V=…Volt <V=sudah digunakan
          E=…Volt <V= belum digunakan
Tegangan listrik degnan satuannya
Simbol: V= volt
              E

Hambatan 150 V=1 Volt
Hambatan listrik: ohm

Arus listrik
a) Pengertian arus listrik adalah gerakan muatan listrik yang berlangsung terus menerus dan terus
b) Simbol (satuan/ Kuat arus listrik adalah I= Ampere (A)
c) Pengertian 1 Ampere adalah besarnya arus yang mengalir melalui penghantar dengan jumlah muatan 1 coulomb dalam setiap detik
Rumus:I=Q
                t

keterangan:
I: Kuat arus listrik dalam Ampere
Q: Jumlah muatan dalam coulomb
T: waktu dalam detik

Contoh; jika diketahui jumlah muatan listrik (Q) yang mengalir adalah 100 C dalam 0,5 menit, hitunglah kaut arus listrik yang mengalir.
Jawab: I=Q
                 T
I=100
    30
I=3 1/3 Ampere

Jadi arus yang mengalir pada penghantar: 3 1/3= 3,33 ampere

Satuan lain ampere
Ø mega amper (MA): 106
Ø kilo ampere (KA): 103
Ø Mili ampere (Ma):10-3
Ø Mikro ampere (μa): 10-6

Lain-lain:
Arus air karena ada tekanan dari tempat yang tinggi kea rah rendah.

Hambatan listrik

a) Hambatan listrik didefinisikan gaya yang digunakan untuk melawan aliran listrik (arus-listrik) pada suatu penghantar.
b) Simbol: R
satuan: ohm (Ω)
c) R:1 Ω, artinyaL sama dengan besarnya hambatan listrik pada sebuah selang air raksa dengan penampang selang 1 mm2, panjang selang 106,3 cm dan pada suhu 0oC.
d) Satuan yang lain

Ø Mega Ohm (M Ω):106
Ø Kilo ohm (K Ω):103
Ø Mili ohm (m Ω):10-3
Ø Mikro ohm (μ Ω): 10-6
e) Faktor penentu nilai hambatan listrik pada suatu penghantar:

Ø Panjang atau pendek penghantar
Ø Penampang penghantar
Ø Jenis penghantar
Ø Suhu penghantar

Hukum Ohm
a) Pengertian
hukum ohm adalah hukum yang mempelajari tentang hubungan dari tiga besaran listrik, yaitu: tegangan (V/ volt), arus listrik (I), dan hambatan lisrik (R)
b) Bentuk hubungan tegangan listrik (V/ volt), arus listrik (I), dan hambatan listrik ®

Ø Arus listrik (I) sebanding dengan tegangan listrik (V)
Ø Arus listrik (I) berbanding terbalik dengan hambatan listrik.

Bunyi hambtan ohm
a) Besarnya arus listrik berbanding lurus dengan tegangan listrik dan berbanding terbalik dengan hambatan.
b) Rumus Ohm: I=V
                               R
Keterangan:
I: Kuat arus listrik pda Ampere
V: Tegangan listrik dalam volt
R: hambatan listrik dalam ohm

c) Dri rumus ohm
V=IxR dan R=V
                          I

Rangkaian elektronik
Contoh: televisi, radio, kalkulator, dan lainnya (selain kulkas, magic jar, kipas angin karena bersiat air condution (AC)).
V
R
T
10
5
2
12
5
3
13
5
4