Selasa, 30 Juli 2013

Jaringan otot, di dalam Biologi/ Muscle tissue, in the Biology

Jaringan otot, di dalam Biologi

(Sumber: Pratiwi, D. A.2007. Biologi Kelas IX. Jakarta: PenerbitErlangga.)

Se l otot disebut juga srat otot. Serat otot mengandung filament (benang) aktin dan myosin yang merupakan protein kontraktil sehingga memungkinkan otot memendek dan memanjang. Otot berfungsi sebagai alat gerak aktif. Jaringan otot tersusun atas sel membujur dan myofibril. Myofibril tersusun atas protein kontraktil yang terdapat di sepanjang sel dan tampak jelas pada otot rangka dan otot jantung. Batas antara sel otot terlihat jelas karena adanya sarkolema. Sarkolema adalah lapisan membrane yang mengelilingi sel otot. Di dalam tubuh kita ada tiga jenis otot yaitu otot polos (visceral), otot lurk (rangka), dan otot jantung.

a) Otot Polos

otot polos terdiri atas sel berbentuk seperti gelendong yang panjangnya antara 30-200 milimikron. Otot polos memiliki satu inti yang terletak di bagian tengah sel. Sel otot polos dipersarafi oleh system saraf autonom. Kontraksi sel otot polost tidak di bawah pengaruh kesadaran sehingga disebut otot involunter. Aktivitas otot polos tidak menimbulkan kelelahan meskipun aktivitas terjadi dalam jangka waktu lama. Untuk berkontraksi, otot polos memerlukan waktu antara 3 detik sampai 3 menit. Otot polost terdapat pada rongga tubuh seperti saluran pencernaan, kantong kemih, organ reproduksi, pembuluh darah, dan saluran pernapasan.

b) Otot Lurik

otot lurik terdiri atas sel berbentuk silinder yang panjang dan tidak bercabang, panjang sel bervariasi antara 3-4 cm. otot lurik memiliki banyak inti sel yang terletak di bagian tepi sel. Myofibril terletak sejajar dengan srabut otot membentu kdaerah terang (isotrop) dn gelap (anisotropy) sehingga tampak seperti garis melintang. Sel otot lurik dipersarafi oleh system saraf pusat. Kontraksi otot lurik di bawah kesadaran sehingga di sebut otot volunteer. Kontraksi otto lurik cepat dan kuat serta dapat menimbulkan kelelahan. Otot lurik melekat pada bagian rangka.

c) Otot Jantung


struktur otot jantung menyerupai otot lurik. Perbedaannya terletak pada percabangan dan intinya. Sel otot jantung membentuk rantai dan sering bercabang menjadi dua atau lebih membentuk sinsitium. Sel otot jangung memiliki satu atau dua inti sel yang terletak di bagian tengah sel. Sel otot jantung dipersarafi oleh system saraf autonom. Kontraksi otot jantung tidak di bawha pengaruh kesadaran (involunter) dan tidak menimbulkan kelelahan. Otot jantung hanya terdapat di jantung.