Selasa, 30 Juli 2013

Jaringan saraf, di dalam Biologi/ Neural networks, in the Biology

Jaringan saraf

(Sumber: Pratiwi, D. A.2007. Biologi Kelas IX. Jakarta: PenerbitErlangga.)

Jaringan saraf terdiri atas sel saraf (neuron) yang mempunyai ciri khusus, yaitu mempunyai penjuluran sitoplasma yang panjang. Sel saraf terletak menyebar di seluruh tubuh. Sel saraf yang terdapat pada system saraf pusat, selain disusun oleh neuron, juga disusun oleh sel neuroglia. Neuron merupakan perantara komunikasi antara otak dan tubuh. Rangsangan dari organ rangsang akan melewati neuron sebelum mencapai saraf pusat. Rangsangan secara spontan dibangkitkan di otak dan disalurkan ke organ tubuh (efektor) lewat saraf tepi).

a) Struktur sel saraf (neuron)

sitoplasma neuron mengandung ribosom, badan Golgi, reticulum endoplasma dan mitokondria. Neuron mendapatkan suplai makanan melalui sel neuroglia yang menyelubunginya. Neuron tersusun dari badan sel, dendrite dan akson. Badan sel mengandung inti sel. Setiap rangsangan akan dibawa ke badan sel oleh dendrite. Dendrite merupakan kumpulan serabut sitoplasma. Dendrite berfungsi membawa rangsangan menuju ke badan sel. Akson merupakan serabut sitplasma tunggal. Akson berfungsi membwa rangsangan meninggalkan badan sel. Akson dari beberapa vertebrata diselubungi oleh sel penyokong yang disebut sel Schwann. Bagian ujung akson juga dapat bercabang. Titik temu antara ujung akson neuron yang satu dengan dendrite neuron yang lain disebut sinapsis. Sinapsis berfungsi meneruskan rangsangan ke sel saraf lain. sinapsis mengeluarkan bahan kimia yang disebut neurotransmitter, yang berguna untuk meneruskan rangsangan.

b) Jenis sel saraf

neuron digolongkan berdasarkan pada cara neuron memindahkan rangsangan dan posisi yang ditempat neuron. Berdasarkan kedua hal tersebut, ada tiga jenis neuron, yaitu neuron sensori, neuron intermediet, dan neuron motor.

Ø  Neuron sensori ( neuron aferen). Neuron sensori menyampaikan rangsangan dari organ penerima rangsang (reseptor) kepada system saraf pusat (otak dan sumsum tulang belakang). Badan sel neuron sensori bergerombol membentuk ganglion yang berlanjut ke sumsum tulang belakang. Akson neuron sensori membawa rangsangan menuju ke jaringan saraf pusat.

Ø  Neuron intermediet (interneuron). Neuron intermediet membentuk mata rantai dan terdapat di alam system saraf pusat. Neuron ini dirangsang oleh implus dari neuron sensori atau dari neuron intermediet lian. Neuron intermediet terdapat di hampir seluruh lintasan koordinasi saraf. Dapat kita bayangkan, betapa banyak neuron intermediet (paling sedikit beberapa milyar) pada system saraf pusat. Impuls akan diteruksan ke neuron motor atau neuron intermediet lain.

Ø  Neuron motor (neuro eferen). Neuron motor berfungsi mengirimkan impuls dari sistem saraf pusat ke otot dan kelenjar yang akan melakukan respons tubuh. Pada umumnya, neuron  motor menerima impuls dari neuron intermediet. Akan tetapi, ada kalanya impuls ditransmisikan secara langsung dari neuron sensori ke neuron motor.