Senin, 08 Juli 2013

Mengetahui tentang Monumen Jenderal Jose Vervasio Artigas di Belo Horizonte, Brasil/ Knowing about Monument General Jose Vervasio Artigas in Belo Horizonte, Brazil

Mengetahui tentang Monumen Jenderal JoseVervasioArtigas di Belo Horizonte, Brasil

(Sumber: Subagiyo, Dani Nur.2013. Monumen Pahlawan tanpa Kepala. Surabaya: Confederation Cup 2013 Jawa Pos Edisi Kamis 27 Juni 2013.)

            Uruguay tampil kontra Brasil dalam semifinal Piala Konfederasi di Estadio Mineirao, Belo Horizonte, dini hari tadi WIB (27/6). Jauh sebelumnya, ada Urugay lain yang tampil di Belo Horizonte. Namanya Avenida Uruguai.

            Para pemain Uruguai memasuki Estadio Mineirao tanpa mengenakan sepatu bola alias sepatu kets. Begitu juga, tidak ada perlengkapan bermain bola. Agenda mereka pada Selasa petang itu (25/6) yang seharusnya sesi latihan menjelang melawan Brasil di semifinal Piala Konfederasi 2013 dini hari tadi WIB (26/6) ternyata berubah menjadi aktivitas layaknya turis. Diego Lugano dkk hanya melihat isi stadion, mengobrol satu sama lain, bahkan foto. Padahal, seandainya para penggawa tim asuhan Osvar Whasington Tabarez itu ingin berfoto dengan objek yang bagus sekaligus familier bagi mereka, opsi yang terbaik adalah ke Avenida Uruguai. Avenida Urugai adalah nama jalan utama di kawasan Sion, kawasan elite yang berbeda di sisi selatan pusat kota Belo Horizonte. Sepintas tidak ada yang special di jalan sepanjang 2,2 km tersebut. Di Sion hampir semua ruas jalan dinamai kota atau Negara yang ada di Benua Amerika. Sebut saja Rua Buenos Aires, Rua Chicago, Rua California, Rua Washington, Rua Colombia, Rua Costa Rica, Rua Peru, Rua Montevideo, dan Rua Venezuela. Tidak ada sejarah dan makna khusus dari persamaan tersebut. Bisa jadi agar keren saja. Kecuali untuk Avenida Uruguai. Ada sejarah sekaligus monument sebagai penanda di jalan yang menghubungkan Avenida Nossa Senhora do Carmo dengan Avenida Bandeirantes tersebut. Dinamakan Uruguai karena diabadikan untuk pahlawan kemerdekaan dari Uruguay, Jenderal Jose Vervasio Artigas. Di sana juga berdiri monument dari tokoh yang hari kelahirannya (19/6) dijadikan sebagai hari libur nasional di Uruguay tersebut. Monument Artigas ditempatkan di sebuah taman tidak terlalu luas di pengujung jalan. Monument yang terbuat dari perunggu itu merupakan donasi Wakil Presiden Uruguay Francisco Tomas Mosque saat berkunjung ke Belo Horizonte pada 1997. Sayang, hanya berselang setahun monument tersebut menjadi korban tangan usil manusia alias kondisi tidak lengkap lagi. Bagian kepala hilang sehingga monument itu hanya menyisakan fondasi. “Saya tinggal di sini delapan tahun dan baru tahu dari Anda bahwa ada monument tentang pahlawan Uruguay,” tutur Jucilei Castillo, 42, salah seorang warga di Avenida Uruguai. “Apakah ada warga Uruguay yang tinggal di situ? Sepengetahuan saya, tidak ada,” imbuh pria yang ketika ditemui Koran ini mengajak jalan anjingnya itu. Tidak hanya di Belo Horizonte, Monumen Artigas juga berdiri di kota di belahan dunia lainnya. Ada di Washington DC, New York, Minnesota (America Serikat), Caracas (Venezuela), Quito (Ekuador), Mexico City (Meksiko), bahkan di Athena (Yunani) dan Roma (Italia).