Kamis, 11 Juli 2013

Musik dan Lagu di Filipina/ Music and Song in Philippines Art Culture

Music dan lagu di Filipina

(Sumber:Jarumi.2012. Seni Budaya 9. Ponorogo:AnugerahAgung.)

Hampir sama dengan Negara Asia lainnya, music di Filipina berkembang sejak zaman animism. Pengaruh budaya asing datang melalui masuknya agama Budha-Hindu, Islam, Katolik dan Kristen. Alat music tradisional pun hampir sama dengan Indonesia, Brunei Darussalam, dan Malaysia. Yagn membedakannya dengan Negara Asia lainnya adalah adanya pengaruh yang kuat dari Euro- Amerika. Sejarah budaya masyarakat Filipina telah menghasilkan bentuk variasi agung, bentuk dan praktek music yagn dikembangkan dua sumber utama, yaitu peradaban tradisional Asia dan peradaban Euro- Amerika. Seni music Filipina dapat dirinci berdasarkan jenis, yaitu: seni music instrumental dan seni music vocal. Contoh jenis music di Filipia adalah sebagai berikut:

1) Seni Musik Insrumental

Ø Ansambel “gong –chime” (untuk mengiringi tarian berpasangan)

Ø Ansambel kulintang (untk mengiringi acara pinangan)

Ø Ansambel tiruray agung

Ø Ansambel basal

2) Jenis music dengan alat Non logam

Ø Saggeypo kalinga (suling bambu yang memiliki ketinggian nada yang berbeda-beda, yang dimainkan dalam kelompok)

Ø Kollitong kalinga (siter dengan banyak senar, hanya dimainkan untuk tarian kelompok)

Ø Patatag Kalinga (sejenis gambang mata pisau yang pada umumnya dimainkan oleh anak)

Ø Bangibang

Ø Avokka

Ø Patunggu

3) Seni Musik bergaya Barat

Ø Ansambel besar dengan alat music tiup sebagai unsure utama. Biasanya untuk upacara “panunuluyan” (upacara mengenang Maria dan Josep yang mencari tempat perlindungan bagi kelahian Jesus), salubong (upacara paskah), sanakulo (Drama kesengsaraan Krestus), komedya dan saraswela (adaptasi local dari Zarzuela Spanyol)

Ø  Rondalya: orchestra dengan instrument string (petik) sebagai unsure utama. Biasanya untuk mengiringi tarian rakyat

Ø Grup music tiup (senejis marching band)

Ø Muskong bumbong (grup music tiup dari bambu)

Ø Orkes simfoni

4) Seni Musik Vokal

Ø Epic (syair kepahlawanan), darangen, kudaman, ibalong, Biag ni Lam-Ang, Hudhud, Ullahingan, Gambatutu, Rajah dan Indirapatra.

Ø Seni musikalisasi puisi

Ø Lagu ritual, contohnya Sang Hyang

Ø Lagu kematian, contoh: didiyaw, pangande han trisahio, iring-iring, balasyon, dung-aw

Ø Lagu-lagu islami, seperti zikir.