Kamis, 11 Juli 2013

Musik dan Lagu di Malaysia/ Music and Song in Malaysia ART CULTURE

Musik dan Lagu di Malaysia

(Sumber:Jarumi.2012. Seni Budaya 9. Ponorogo:AnugerahAgung.)

          Sama dengan yang terjadi di Brunei Darussalam, music Malaysia sebelum terpengaruh budaya luar digunakan dalam praktek ritual animism. Kegiatan music dihubungkan dengan upacara agama dan pemujaan instrument music yang digunakan kemungkinan kebanyakan dari jenis perkusi. Kedatangan pengaruh Hindu Budha di Malaysia menyebabkan adanya perkembangan music untuk mengiringi pertunjukan wayang melayu yang kisahnya bersumber dari epic Ramayana dan Mahabarata. Instrument music drum dari India yang disebut mrindangan dan alat tiup nagaswaram juga masuk ke Malaysia dengna nama gendang dan serunai. Ketika Islam masuk abad XIII, berkembang sejenis tarian zapin yang diiringi music rebana. Rebana tiga dawai juga masuk dan popular sebagai kelengkapan iringan nyanyian ghazal dan anubat. Di era kolonialisme Eropa, music semi modern barat diperkenalkan oleh pengaruh budaya Portugis. Pada era ini, terjadi kombinasi yang harmonis antara music tradisional dan modern. Hasilnya lagu tradisional disusun dalam tangga nada diatonic. Akhirnya, di eramodern dan global saat ini, music berkembang menuju seni music seperti sekarang i. music pop, rock, jazz, juga digemari oleh masyarakat. Kekayaan instrument music Malaysia merupakan hal yang menarik dari perkembangan.

Tabel instrument music yang dikenal di Malaysia

Jenis
Nama
Keterangan
Aerophones (tiup)
serunai
Terbuat dai kayu, memiliki 8 lubang
nafiri
Terbuat dari perak, tanpa lubang, dan ditutup, menghasilkan suara seperti bunyi dengung lebah jantan
Seruling Tuahi, silingut
Terbuat dari bambu, di Serawak di sebut kesulng terbuat dari bambu, ditiup dengan hidung, memiliki 4 lubag di bagian atas dan 1 lubang di bawah
Sompoton, keluri
Organ tiup
Chordophon (alat music berdawai)
rebab
Berasal dari timur tengah, alat music gesek
sape
Seperti gitar dayak dengan 2 senar
blikan
Seperti sape dengan 3 senar
sundatang
Gambus dengan 2 senar
ud
Gambus asli timur tengah dengan 11 senar
tongkungan
Seperti gitar dengan 7 senar
Membranophones (berselaput getar)
geduk
Di Indonesia disebut bedug
dumbak
Bedug kecil
Gendang

gedumbak
Seperti tifsa tetapi bagian atas lebih besar dn bundar
Rebana

nahara
Seperti drum
ketubong
Seperti tifa
Idiophones (dipukul)
Gong

Canang

Kempul

Ketuk
Macam gong berbagai ukuran
Kromong/ cing kesi
Sejenis simbal
Saron (demung)
Sama dengan saron di Indonesia
Barung, peking, gambang
Sejenis kentongan
Ketungan/ togunggak


Salah satu bentuk opera yang popular dengan memadukan drama music tradisional dengan modern adalah bangawan. Bangsawan menjadi tempat penyimpanan music Melayu popular, seperti ghazal, keroncong, dan syair sangat langka. Bangsawanmempunyai sebuah nyanyian pengaar empat macam ukuran. Dimainkan dengan akordeon atau biola dengna diiringi gong dan gendang. Kemudian, penyanyi menyajikan empat barus, dua baityang bersajak: ABAB, ini diulangi sepanjang permainan drama. Pada abad XIII, bersamaan denga masuknya agama Islam ke Malaysia, masuk pula alatmusik rebana.

Judul lagu

Ø Angin

Ø Burung kenek-kenek

Ø Ya Habibun

Ø Tu bulan tu bintang

Ø Nazam ya Tuan

Ø Indung-indung

Ø Tebang tebu

Ø Galah mudik

Ø Anak kambing cantik-cantik

Ø Alat Hari Nak Siang