Selasa, 30 Juli 2013

Perawatan ban pada sepeda motor tipe scooter matic/ Treatment tire on scooter type motorcycle matic

Perawatan ban pada sepeda motor tipe scooter matic

(sumber: 2008.buku petunjuk pemilik mio t115c edisi pertama. Jakarta: PTyamahaindonesiamotormanufacturing.)

Untuk menghasilkan tenaga yang maksmal, kenyamanan dan keamanan dalam berkendara, ikuti petunjuk berikuti ni sesuai spesifik ban

Tekanan udara ban

Tekanan ban harus selalu diperiksa dan tambahkan udara jika tidak sesuai sebelum berkendara.

Peringatan:
Ø  Pemeriksaan tekanan udara dan penyetelan ban haruslah dalam kondisi ban yang dingin. (temperature ban dan temeratur disekitarnya dalam temperature yagn sama)
Ø  Tekanan angin ban, harus disesuaikan dengan kecepatan, berat pembonceng, berat pengendara, barang bawaan, dan aksesoris yang ada pada sepeda motor.

Tekanan angin ban (dikur dalam kondisi dingin)

Beban 0-90 kg
Depan: 200kPa (29 psi) (2.00 kgf/cm2)
Belakang: 225 kPa (33psi) (2.25 kgf/cm2)
Beban 90-150 kg
Depan: 200kPa (29 psi) (2.00 kgf/cm2)
Belakang: 225 kPa (33psi) (2.25 kgf/cm2)
Bean maksimum: 150 kg (331 lb)
*beban adalah berat pengendara pembonceng, barang bawaan, dan aksesoris/

Peringatan:
Pemberian beban pada sepeda motor sangat mempengaruhi kemampuan sepeda motor, misalnya pengendalian, pengereman, kemampuan mesin, untuk itu ikuti petunjuk di bawah ini:
Ø  Jagna memberikan beban yagn berlebihan pada sepeda motor. Akan mengakibatkan pecahnya ban, hilangnya control dan timbulnya kecelakaan. Ketahui terlebih dahulu berat bawaan, pengendara, dan penumpang jangan sampai melebihi beban maksiumum pada sepeda motor.
Ø  Jangan membawa beban yang tidak terikat, hal ini dapat mengakibatkan kecelakaan
Ø  Tempatkan barang bawaaan anda yang terperat pada bagian tengahnya dan distribusikan beratnya secara merata.
Ø  Sesuaikan tekanan ban dengan berat barang yang dibawa.
Ø  Periksa kondisi ban, dan tekanan sebelum dikendara.

Pemeriksaan ban
Kondisi ban harus selalu diperiksa sebelum anda mengendarai sepeda motor (kedalaman alur minium), jika kondisi alur ba sudah menipis, anjurkan bengkel resmi untuk mengganti ban.

Kedalaman minium alur (depan dan belakang):1,00 mm

Catatan: kedalaman alur ban setiap Negara berbeda, ikuti peraturan yang dikeluarkan oleh pemerintah (departemen perhubungan)

Informasi tentang ban
Motor ini menggunakan ban dengan ban dalam (tube)

Peringatan:
Ø  Ban depan dan ban belakang harus dengan merek dan desain yagn sama jika tidak, akan mempengaruhi karakteristik sepeda motor dan tidak nyaman.
Ø  Setelah dilakukan pengetesan, hanya ban dengan model di bawah ini yang direkomendasikan.

Perignatan:
Ø  Sangat berbahaya jika mengendarai motor dengan ban yang sudah menipis, saat telapak ban sudah terlihat banyak kehausan, anjurkan bengkel untuk mengganti.
Ø  Penggantian ban dan komponen rem, harus dilakukan oleh Mekanik yang sudah berpegnarlaamn dna pengetahuan yang mencukupi tentang hal ini.

Ø  Tidak dianjurkan menambal ban dalam yang terkena paku. Jika terpaksa melakukan penambalan, lakukan denga hati-hati dang anti segera dengna produk yang berkualitas.