Minggu, 25 Agustus 2013

Mengetahui tentang Makau sebagai Bauran Barat dan Bauran Timur/ Knowing about Macau as a mix of Western and Eastern Mix

Mengetahui tentang Makau sebagai Bauran Barat dan Bauran Timur

(sumber/ source:_2012. Bauran Barat dan Timur. Jakarta: Kompas Edisi 15 Maret 2012.)


Siapa pun senang kalau kota tujuan wisata yang dikunjungi memiliki banyak atraksi dan keunika. Meski sulit menemukan tempat semacam itu dan mungkin membuat anda sendiri sanksi bisa mendapatkannya, buatlah pengecualian untuk Makau. Tentu ada alasan kota yang memiliki luas sekitar 29,2 kilometer persegi ini patut dipertimbangkan sebagai tempat tujuan wisata. Yang pertama, ktoa ini mampu mengembangkan diri tanpa meninggalkan warisan sejarah. Sejarah pula yang menyebabkan akulturasi budaya peradaban Timur dan Barat masih terasa. Maklum saja, selama epat setenagah abad Makau berada di bawah kekuasaan Portugis. Lembaran sejaran dan peninggalan pada masa itulah yang kemudian menjadi salah satu asset wisata bagi Makau. Apalagi sector ini sendiri memegang peranan yang sangat penting. Meski dilabeli predikat sebagai wilayah termuda di Republik Rakyat Cina, hal ini tidak membuat perkembangan di Makau tertinggal. Sebaliknya, nama ini menjadi salah satu ikon wisata dunia denga daya tarik yang kuat. Apalagi kota ini seakan gencar mempromosikan dirinya. Indicator perkembangan jelas. Pada tahun lalu, Macau NGTO mencatat ada 28002279 wisatawan yang datang ke Makau. Data tersebut  menandakan ada peningkatan sebesar 12,2 persen dibandingkan tahun 2010. Sementara dari angka tersebut, sebanyak 220423 berasal dari Indonesia. Ada banyak alasan dan potensi wisata menarik yang ada di Makau. Dari sisi warisan budaya, di kota ini terdapat 25 situs warisan budaya dunia yang telah diakui dan terdaftar di UNESCO. Dikenal sebagai “Pusat Sejarah Makau (Historic Centre of Macau)” telah terdaftar secara resmi sebagai Warisan Budaya Duia UNESCO pada 15 Juli 2005, menjadi situs Warisan Dunia Ke-31 di China. “Historic Centre of Macau” adalah perwakilan hidup dari sejarah kota tersebut. Situs tersebut menjadi pemersatu dari warisan arsitektur yang terjalin di tengah kesibukan kota yang termasuk jalan dan piazza, menggambarkan salah satu pertemuan pertmaa dan terpanjang antara China dengan dunia barat. Situs warisan tersebut termasuk dalam atraksi menarik lainnya, seperti Ruins of St. Paul’s, Sneado Square dan Gereja St Dominic’s Ktedral, Kuik Na Tcha, Mount Fortress, dan Museum Makau. Sol belanja dan makan pun anda tak perlu khawatir. Kota ini memilik pilihan untuk coffe shop, bergaya Portugis, Italia dan Amerika, terutama di sekitar pusat kota. Selama berabad-abad, masakan unik Negara ini telah memiliki elemen kombinasi dari masakan Portugis, China, India, dan bahkan Melayu, dan kemudian lebih dikenal sebagai makanan Makau. PR & Communication Manager Macau NGTO Ningsih A Chandra mengatakan. Setiap orang pasti membutuhkan rekreasi atau liburan dari kepenatan. Meskipun ada krisis di beberapa Negara, makin banyak orang yang berkunjung ke Makau karena harga lebih murah dibandingkan temapt wisata lainnya. “strategi untuk menggaet wisatawan adalah bekerja sama dengan travel agents dan media untuk memberikan informasi yang tepat tentnag keadaan pariwisata di Makau, obyek wisata apa saya yang ada di Makau. Dengna demikian, Makau menjadi pilihan bagi para wisatawan,” kata Ningsih. Ningsih menambahkan, Makau menyadari akan laju perkembangan teknologi dan gaya hidup modern sehingga pemerintah Makau sangat agresif mengembangkan produk pariwsata yang modern dan berteknologi canggih. “Seperti dibangunnya Macau Science dan pengembangan international airport, serta ferry terminal,” ujar Ningsih.