Selasa, 17 September 2013

Artikel tentang Bedah Otak, di dalam Fisika/ Articles about Brain Surgery, in the Physics

Artikel tentang Bedah Otak, di dalam Fisika

(sumber/ source: Kanginan, Martin. Fisika VII. Jakarta: PenerbitErlangga.)
 
Awalnya, konsep ini hanya ditemukan pada cerita/ film sains. Kini, di kamar bedah beebrapa rumah sakit modern telah ditetapkan teknologi ini. Para dokterb edah mendinginkan badan pasiennya ke kondisi yang mendekati kematian agar mereka dapat membedah pasien yang darahnya sedang tidak mengalir. Kondisi fisik pasien ini disebut hypothermic arrest (dari awalan hype, yang berarti lebih rendah daripada normal, dan therm, yang berart panas atau kalor). Pada kondisi ini, jantung berhenti berdetak dan sirkulasi darah berhenti. Hypothermal arrest di bawah kondisi normal sebenarnya bisa mematikan. Dewasa inim hypothermal arrest digunakan dalam pengobatan, tujuannya agar para dokter dapat membedah otak pasien yang aliran darahnya sedang berhenti. Seseorang bisa bertahan dari hypothermal arrest karena pada suhu rendha otak dapat bertahan lebih lama tanpa oksigen. Pada tahun 1990, teknik hypothermal arrest ini digunakan di rumah sakit Columbia Presbyterian Medical Center kota New York untuk menyembuhkan aneurysm di dalam otak laki-laki berumur 24 tahu. Pada penyakit aneurysm, dinding sebuha pembbuluh darah membengkak, sehingga menyerupai sebuah balon kecil. Pembengkakan pembuluh darah tersebut akan menghimpit otak, menyebabkan kelumpuhan dan akhirnya kematian. Pada kasus pasien R. S. Columbia ini, aneurysm terbenam di dalam otak. Sebuah tim ahli bedah menurunkan suhu pasien sampai jantungnya berhenti berdetak. Kemudian mereka mengosongkan darah di otak dan memperbaiki aneurysm tersebut. Begitu pembedahan selesai, darah dialirkan kembali melalui badan pasien, suhunya naik, dan jantungnya mulai berdetak. Seminggu kemudian, pasien bisa meninggalkan rumah sakit, bagaikan sebuah proses kematian yang justru telah menyelamatkan nyawanya.

Suhu yang dingin untuk melawan kanker


Apa yang dapat dilakukan oleh kalor terhadap kanker? Para dokter saat ini sedang menguji suatu cara baru untuk menggunaakan cryosurgery untuk memusnahkan beberapa jenis kanker. Awalan cryo berarti dingin atau membeku. Cryosurgery adalah penggunaan suhu ekstrim (sangat) dingin untuk memusnahkan jaringan yangsakit. Ini bukanlah teknik baru. Para dokter spesialis kulit telah menggunakan cryosurgery selama bertahun-tahu untuk memusnahkan tumor kulit. Yang baru adalah cara di mana cryosurgery sekarang dapat digunakan untuk memusnahkan tumor ganas di dalam tubuh. Ketika sel kanker menyebar, melalui tubuh, satu di antara organ dalam yang bisa dijangkitinya adalah hati (liver). Pembedahan secara konvensional untuk kanker hati sangat rumit dan berbahaya (bahkan, kadang tidak mungkin dilakukan). Hanya sedikit pasien kanker yang dapat bertahan lebih dari setahun setelah pembedahan. Cryosurgery memanfaatkan sebuh peranti kecil untuk membekukan tumor. Begitu peranti tersebut berhasil disisipkan ke dalam hat, peranti akan mengeluarkan nitrogen cair pada suhu kira -200 derajat Celcius untuk membekukan tumor serta membunuh sel kankernya. Ahli bedah dapat mengamati proses, yang memerlukan waktu kira 15 menit, pada suatu layar monitor ultrasonic. Umur bertahan pada pasien kanker hati yang menjalani cryosurgery ternyata jauh lebih lama daripada yang menjalani pembedahan konvensional. Karena itu, par dokter sekarang berusaha menyempurnakan teknik ini dan mengembangkan penggunaannya untuk memusnahkan tumor di bagian tubuh lainnya, termasuk tumor otak.