Selasa, 17 September 2013

Gerak, di dalam Fisika/ Motion, in the Physics

Gerak, di dalam Fisikia

(sumber/ source: catatan buku Fisikia, pemilik Blog. 2010. untuk persiapan Ujian Nasional.)

Gerak adalah perubahan kedudukan suatu benda terhadap titik acuan tertentu. Contoh: Andi dari rumah pergi ke sekolah. Gerak relative adalah perubahan kedudukan dari benda yang sedang bergerak ditinjau dari berbagai titik acuan, contoh bus bergerak relative terhadap rumah-rumah dan pohon ditepi jalan. Gerak majemuk adalah beberapa macam gerak yang dilakukan sekaligus oleh suatu benda, contoh: kondektur berjalan di dalam gerbong kereta api, kondektur dikatakan gerak majemuk karena melakukan bermacam gerak yang tak sama, yaitu: pertam, kondektur bergerak terhadap gerbong, kondektor bergerak terhadap lokomotif, kondektor bergerak terhadap stasiun.
Berdasarkan acuan, di bagi menjadi
a) Gerak sebenarnya (nyata) adalah benda yang ditinjau dari acuan yang diam dan benda betul berubah kedudukannya, contoh: buah mangga jatuh dari tangkainya.
b) Gerak semu (tak nyata) adalah gerak benda yang sesungguhnya diam, tapi seolah-olah bergerak karena pengamat berada dalam sisitem yang bergerak, contoh gerak matahari dari timur ke barat.
Berdasarkan bentuk lintasan, di bagi menjadi:
a) gerak lurus adalah gerak benda yang lintasannya lurus, contoh: gerak buah jatuh dari pohonnya.
b) gerak melingkar adalh gerak benda yang lintasannya lingkaran, contoh: gerak dari kincir angin.
c) gerak parabola adalah gerak benda yang lintasannya melengkung, contoh: gerak bola yang ditendang ke gawang.
Arti greak ditinjau dari jarak dan perpindahan.
Jarak adalah lintasan yang ditempuh benda, jarak merupakan besaran scalar. Perpindahan= kedudukan akhir (S2)- kedudukan awal (S1). Perpindahan bergerak ke kanan (positif), perpindahan ke kiri (negative).

Kecepatan
Kecepatan merupakan besaran vector karena kecepatan memiliki nilai/ besar dan arah. Nilai kecepatan tanpa menyebut arah disebut laju (kelajuan), kelajuan merupakan besaran scalar, contoh: kelajuan yang ditunjukkan speedometer. Benda yang bergerak lurus mempunyai kecepatan tertentu. Kecepatan rata-rata, rumus: ṽ=(s1+s2+…Sn)/(t1+t2+….tn), atau ṽ =ΣS/Σt. keterangan: ṽ= kecepatan rata-rata  (m/s), Σt=jumlah jarak yan ditempuh (meter), Σs= jumlah waktu tempuh (second).
Contoh: andi bersepeda dari Kota Ponorogo ke kota Madiun, jarak yang ditempuh 20 menit pertama adalah 5 km, selama 30 menit kedua 12 km dan 10 menit terakhir jarak yang ditempuh 3 km sehingga sampai di kota Madiun. Berapa rata-rata Andi? 
Jawab: ṽ =ΣS/Σt= (5+12+13)/(20+30+10)= 20 km/jam

Gerak Lurus Berubah Beraturan (GLBB)
Gerak Lurus Berubah Beraturan adalah gerak benda lintasannya berupa garis lurus dengan kecepatan berubah secara teratur (percepatan tetap). Percepatan (a) adalah perubahan kecepatan tiap satuan waktu. Rumus: a=ΔV/Δt=(Vt-V0)/ (t-to). Keterangan: a= percepatan (m/s2); ΔV= perubahan kecepatan (m/s); Δv=Vt-Vo; Δt= selisih waktu (s); Δt=t-to. GLBB macamnya: Pertama, GLBB dipercepat adalah GLBB dengan kecepatan bertambah besar; penambahan kecepatan tiap detik disebut percepatan atau akselerasi;  percepatan berharga positif (a=+);  grafik hubungan V-t (GLBB dipercepat). Kedua, GLBB diperlambat adalah GLBB dengan kecepatan semakin kecil: pengurangan kecepatan tiap detik disebut perlambatan; perlambatan adalah percepatan bernilai negative (a=-), grafik hubungan v-t (GLBB) diperlambat), dari grafik dapat dilihat bahwa semakn besar t semakin kecil V dan akhirnya benda berhenti.

GLB (Gerak Lurus Beraturan)

GLB adalah gerak benday ang lintasannya berupa garis lurus dan kecepatan tetap. Benda yang melakukan gerak lurus beraturan diselediki dengna pewaktu ketik akan diperoleh untuk selang waktu yang smaa benda menempuh jarak yang sama.