Selasa, 17 September 2013

Lagu Wajib Nasional & Lagu Daerah, di dalam Seni Budaya/ National Taxpayer track & song Regions, at the Cultural Arts

Lagu Wajib Nasional & Lagu Daerah, di dalam Seni Budaya

(sumber/ source: Buku Kumpulan Lagu Wajib Nasional dan Lagu Daerah)

1)      Indonesia Raya (W. R. Supratman);  Do=G; 4/4 Marcia con Bravura

Indonesia tanah airku tanah tumpah darahku
Di sanalah aku berdiri jadi pandu ibuku
Indonesia kebangsaanku bangsa dan tanah airku
Marilah kita berseru “Indonesia Bersatu!”
Hiduplah tanahku, hiduplah negeriku, bangsaku, rakyatku, semuanya
Bangunlah jiwanya, bangunlah badannya untuk Indonesia Raya
Indonesia Raya merdeka! Merdeka! Tanahku, negeriku yang kucinta
Indonesia Raya merdeka! Merdeka! Hiduplah Indonesia Raya!
II) Indonesi tanah yang mulya, tanah kita yang kaya
Di sanalah aku berada untuk s’lama-lamanya
Indonesia tanah pusaka, p’saka kita semuanya
Marilah kita mendo’a: “Indonesia Bahagia”
Suburlah tanahnya, suburlah jiwanya, bangsanya, rakyatnya, semuanya
Sadarlah hainya, sadarlah budinya untuk Indonesia Raya
Indonesia Raya merdeka, merdeka, merdeka, tanahku negeriku yang kucinta
Indonesia raya merdeka, merdeka, merdeka, hiduplah Indonesia Raya! 2X
III) Indonesia tanah yang suci, tanah kita yang sakti
Di sanalah aku berdiri untuk n’jaga ibu sejati
Indonesia tanah berseri, tanah yang aku sayangi
Marilah kita berjanji: “Indonesia Bahagia”
S’malatha rakyatnya, s’lamatlah putranya, pulaunya, lautnya semuanya
Majulah negrinya, majulah pandunya untuk Indonesia Raya
Indonesia Raya merdeka, merdeka, tanahku negeriku yang kucinta
Indonesia Raya merdeka, merdeka, hiduplah Indonesia Raya! 2X

2)      Indonesia Pusaka (Ismail Mazuki); Do=F; 4/4 Moderato
Indonesia tanah air beta pusaka abadi nan jaya
Indonesia sejak dulu kala tetap dipuja puja bangsa
Di sana tempat lahir beta dibuai dibesarkan Bunda
Tempat berlindung di hari tua tempat akhir menutup mata
II) Sungguh indah tanah air beta tiada bandingnya di dunia
Karya indah Tuhan Yang Maha Kuasa bagi bangsa yang memujaNya
Indonesia ibu pertiwi kau kupuja kau kukasihi
Tenagaku bahkan pun jiwa ku kepadamu relaku beri

3)      Indonesia Negaraku (Lagu: Charles C, Syair:Darmawidjaja); Do=Es, 4/4 Moderato qusi adaqio
Indonesia negaraku bumimu asli angkasa kudus
Udara murni airmu suci, pemuas haus dahaga bakti
II) Indonesia Negaraku di waktu duka sengsara lara
Di masa suka riang gembira, tetap jiwa ku’stia padamu
Ulangan:
Kami putra Negara, kami putra Negara
Berjanji bakti cinta setia, berteguh hati pada Negara

4)      Indonesia Suci (NN); Do=Es; 4/4 Marcia
Indoensia tanah airku, Indonesia tempatku berbakti
Berjuang seksama membela Negara
Denan jiwa satria
Hiduplah, hidup Tanah Airku, serta putra putrimu
Bunga Nusa Bangsa yang gagah perwira bersemboyan: tetap merdeka!

5)      Indonesia Subur; Do= Bes. Moh Syafei; 4/4 Andante maestoso
Indonesia Indonesia tanah ku subur tanah subur ya subur
Kami cinta kau, kami cinta kau sepanjang umur ya umur
II) Utara selatan utara selatan timur dan barat, timur barat ya timur
Rukun dan damai, rukun dan damai aman dan makmur ya makmur

6)      Ibu Perwiti (Lagu asli: Charles C. Gub. Syair: NN); Do=F; 4/4 Grandioso
Oh, lihat Ibu Perwiti sedang bersusah hati
Air matanya berlinang, mas intannya terkenang
Hutan gunung sawah lautan, sumpnanan kekayaan
Kini Ibu sedang lara, merintih dan berdoa
II) Oh, Ibu, ibu Pertiwi kam datang berbakti
Lihatlah putraputrimu, menggembirakan Ibu
Ibu kami tetap cinta, putramu yanag setia
Menjaga harta pusaka, untuk Nusa dan Bangsa

7)      Indonesia Tetap Merdeka (C. Simanjuntak); Do=F; 4/4 Alegro con fuoco
Sorak sorak bergembira, bergembira semua
Sudah bebas negeri kita, Indonesia merdeka
II) Sadar, sadar hai pemuda, bergemira semua
Kau tetap asuhan jiwa, Indonesia merdeka
III) Bangkit, bangkit hai satria, bergembira semua
Jembatan t’lah tersedia, Indonesia merdeka
IV) Mautpun mengancam kita, bergembira semua
Belalah tumpahan darah, Indonesia merdeka
Ulangan:
Indonesia merdeka, Republik Indonesia
Itulah hak milik kita untuk s’lama lamanya

8)      Indonesia Tumpah Darahku (Ibu Sud); Do=Bes;  4/4 Dengan penuh semangat
Di mana sawah luas menghijau
Dimana bukit biru menghijau
Itu tanahku tumpah darahku
Tanah psuaka yang akay raya
Harum namanya Indonesia
II) Dimana puput berbunyi merdu
Di bawh gunugn lembah yang bi though
Itu tanahku tumpah darahku
Tanah pusaka aman sentausa
Harum namanya Indonesia
III) Dimana nyiur melambai lambai
Dimana padi masak mengurai
Itulah tanahku tumha darahku
Tanah pusaka bahagia mulia
Harum namanya Indonesia

9)      Indonesia Bersatulah (A. Simanjutak) Do=Bes
Indonesia Indonesia, marilah bersatulah
Jangan pikir macam bangsa, rasa daerah hilanglah
Bersahabat, bersaudara, sama sama bekerja
Indonesia Indonesia hidup hidup, hiduplah

10)   Ibu Kita Kartini (W. R. Supratman) Do=Es; 4.4 Adante Maestoso
Ibu Kita Kartini, putrid sejati
Putri Indonesia harum namanya
 Ibu Kita Kartini pendekar bangsa
Pendekar kaumnya untuk meerdeka
II) Ibu kita Kartini, putri jauhhari
Putri yang berjasa se Indonesia
Ibu kita Kartini putri yang suci
Putri yang merdeka cita citanya
III) Ibu kita Kartini pendekar putri
Pendekar kaum Ibu Tanah Airku
Ibu kita Kartini penyuluh budi
Penyuluh kaumnya karna cintanya
Ulangan:
Wahai ibu kita Kartini Putri yang mulia
Sungguh besar cita-citanya bagi Indonesia

11)   Bhineka Tunggal Ika (Lagu: B. Sitompul, Syair: Amrin Thaib); Do=F; 4/4 Maestoso
Bhineka tunggal ika lambang Negara kita
Republik Indonesia  beribu-ribu pulaunya,
Berjuta rakyatnya, namun satu citanya
Bhineka tunggal ika, ikrar kita bersama
Kita bina selama persatuan bangsa
Bersatuan jiwa Indonesia bahagia

12)   Berkibarlah Benderaku (Ibu Sud); Do=F, 4/4 Tempo di Marcia
Berkibarlah benderaku lambang suci gagah perwira
Di seluruh pantai Indonesia kau tetap pujaan bangsa
Siapa berani menurunkan engkau serentak rakyatmu membela
Sang Merah Putih yang perwira berkibarlah s’lamalamanya
II) Kami rakyat Indonesia bersedia setiap masa
Mencurahkan segala tenaga supaya kau tetap cemerlang
Tak gentar hatiku melawan rintangan, tak goyan jiwaku berkorban
Sang Merah Putih yang perwira berkibarlah s’lamalamanya

13)   Gagah Perwira (Ismail Marzuki); Do=C; 2/4 Marcia
Hiduplah ndonesia hiduplah Pandu usa yang gagah perwirah
Wahai Angkatan Muda selalu siap sedia membela Negara pandupandu yang gagah perwira Indonesia yang aman sentausa
Pandu-pandu kau senantiasa untuk Nusa dan Bangsa sedia
Hiduplah Indonesia hiduplah bunga Bangsa yang gagah perwira

14)   Dwiwarna (Hs. Mutahar); Do=F; 4/4 Maestoso
Dwiwarna, dwiwarna, dwiwarna bendera kita
Bendera persatuan Bangsa Indonesia
Dwiwarna, dwiwarna, dwiwarna lambang bahagia
Sang Merah Putih berkibar, Sang Merah Putih melambai
Tanda bukti merdekanya Negara Indonesia

15)   Di bawah Naungan Bendera Pusaka (Burda T); Do=G; 4/4 Spirituzo
Di bawah naungan Bendera Pusaka Merah Putih berkibar jaya
Kita bersatu kukuh berpadu mengabdi pada Negara
Tanah Air dan rakyat yagn jaya Indonesia tercinta
II) Di bawah naungan Bendera Pusaka Merah Putih melambai jaya
Kita bersumpah bertekad sma sebangsa dan sebahasa
Setanah air dan angkasanya Indonesia tercinta
III) Di bawah naungan Bendera Pusaka Merah Putih gagah perwira
Kita bertekad mempertahankannya dari s’gala malapetaka
Membangun memajukan Negara dengan jiwa Pancasila

16)   Bendera Kita (R. Dirman Sasmokoadi); Do=F; 4/4 Marcia
Lihat bendera kita Merah Putih
Berkibar di udara megah perwira
Merah berarti b’rani putih nan suci
Itulah jiwa kita Indonesia

17)   Hari Merdeka (HS Mutahar); Do=Es, 4/4 Con Brio
Tujuh belas Agustus tahun empat lima Itulah hari kemerdekaan kita
Hari merdeka Nusa dan bangsa hari lahirnya bagnsa Indonesia
Merdeka
S’kali merdeka tetap merdeka
Slelama masih dikandung badan
Kita tetap setia, tetap sedia, mempertahankan Indonesia
Kita tetap setia, tetap sedia membela Negara kita

18)   Hari Ibu (Lagu: Darma Arka D, Syiar Sunardi); Do=Es, 4/4 Moderato quasi adagio
Kita putrid Indonesia sadar k’wajian semua
Bunga indah bagai lambang suci dan b’rani mati
Bangkit tegak serentak melaksanakan wajib dan dharma
Bangkit tegak serentak melaksanakan wajib dan dharma
II) Kaum ibu Indonesia wanita yang sejati
Pengasuh pembimbing putra muda harapan rakyat
Laju maju menjelang kebahagan nusa dan bangsa
Laju maju menjelang kebahagan nusa dan bangsa

19)   Halo Halo Bandung (Ismail Mz); Do=F; Marca
Halo halo Bandung ibu kota Periangna
Halo, halo Bandung kota kenang kenangan
 Sudah lama beta tidak berjumpa dengan kau
Sekarang telah menjadi lautan api, mari bung rebut kembali

20)   Gugur Bunga di Taman Bakti (Ismail Mz); Do=G; Adante moderato
Betapa hatiku takkan rinu telah gugur pahlawanku
Betapa hatiku tak akan sedih hamba ditinggal sendiri
Siapa kini pelipur lara nansetia dan perwira
Siapakah kini pahlawan hati pembela bangsa sejati
Telah gugur pahlawanku tunai sudah janji bakti
Gugur satu tumbuh sribu tanah air jaya pasti
Gugur bungaku di taman akti di hariba an Pertiwi
Harum semerbak menambah sari Tanah Air jaya sakti

21)   Dari Sabang Sampai Merauke (R. Surarjo); Do=G; 4/4 bersemangat
Dari Sabang sampai Merauke berjajar pulau-pulau
Sambung menyambung menjadi satu itulah Indonesia
Indonesia tanah airiku aku berjanji padamu
Menjunjung tanah airku tanah airku Indonesia

22)   Bagimu Negeri (Kusbini); Do=G; 4/4 Drave
Padamu Negri Kami berjanji
Padamu Negri kami berbakti
Padamu Negri kami mengabdi
Bagimu Negri jiwa raga kami

23)   Bangun Pemudi Pemuda (A. Simandjuntak); Do=G; Moderate
Bangun pemudi pemuda Indonesia
Lengan bajumu singsing kan untuk Negara
Masa yang akan datang kewajibanmulah
Menjadi tanggunganmu terhadap nusa
Menjadi tanggunganmu terhadap nusa
II) Budi tetap berusaha jujur dan ikhlas
Tak usah banyak bicara t’rus kerja keras
Hati teguh dan lurus pikir tetap jernih
Bertingkah laku halus hai putra negri
Bertingkah laku halus hai putra negri

24)   Maju tak Genntar (C. Simanjutak); Do=Bles; Marcia
Maju tak  gentar membela yang benar
Maju tak gentar hak kita diserang
Maju serentak mengusir penyerang
Maju serentak tentu kita menang
Bergerak bergerak serentak serentak menerkam menerkam terjang
Bergetar tak gentar menyerang menyerang majulah majulah menang!

25)   Rayuan Pulau Kelapa (Ismail); Do=Bes; 4/4, Adante con amoroso
Tanah Airku amat subur dengarkanlah rayuan kalbuku
Kepadamu jiwaku berlagu rayuan Tanah Airku
Tanah Airku Indonesia negeri elok amat kucinta
Tanah tumpah darah yang mulya yang kupuja s’panjang masa
Tanah Airku aman dan makmur pulau kelapa yang amat suvur
Pulau melati pujaan Bangsa sejak dulu kala
Melambai lambai nyiur di pantai
Berbisik-bisik Raja K’lana
Memuja pulau yang indah permai
Tanah airku Indonesia

26)   Merah Putih (Ibu Sud); Do=F; 4/4 Marcia
Bendera Merah Putih bendera tanah airku
Gagah dan jernih tampak warnamu berkibaran di langit yang biru
Bendera Merah Putih bendera bangsaku
II) Bendera Merah Putih perlmbang b’rani dan suci
Siap selalu kami berbakti untuk bangsa dan ibu perwiti
Bednera merah putih t’rimalah salamku

27)   Pantang Mundur (Titiek Puspa); Do=C; 4/4 Adante
Kulepas dikau pahlawan, kurelakan dikau berjuang demi keagungna Negara kanda pergi ke medan jaya
Bila kanda teringat akan adikmu seorang jadi kandaku semangat terus maju pantang mundur
Air mata berlinang karen bahagia
Putra pertama lahir sudah kupintakan nama padamu pahlawan
Sembah sujud ananda dirgahaylah kakanda jayalah dikau pahlawan terus maju pantang mundur

28)   Tanah Air ( R. Malani); Do=D; 4/4 Andante
Nyiur hijau ditepi pantai
Siar siur daunnya melambai
Padi mengembang kuning meraya
Burung burung bernyanyi gembira
Tanah airku tumpah darahku
Tanah yang subur kaya makmur
Tanah airku tumpah darahku
Tanah yang  indah dan permai nyata

29)   Tanah Airku (Ibu Sud); Do=Bes; 4/4 Larghetto
Tanah air ku tidak kulupakan, ‘kan terkenang selama hidupku
Biarpun saya pergi jauh, tidak’kan hilag dari kalbu
Tanahku yang kucintai, engkau kuhargai
II) Walaupun banyak negri kujalani, yang mashur permai dikata orang
Tetapi kampung dan rumahku, di sanlahku rasa senang
Tanahku tak kulupakan, engkau kubanggakan

30)   Tanah Tumpah Darahku (Lagu: C. Simandjuntak, syair Sanusi Pane); Do=As; 4/4 Andante Maestoso
Tanah tumpah darahku yang suci mulia
Indah dan permai bagaikan indah permata
Tanah Airku tanah Pusaka Ibuku
S’lama hidupku aku setia padamu
II) Kali, gunung, lautmu iru nirmlawa
Pantai, hutan, tasikmu kucinta semua
Tanah airku kupuja kau di hatiku
Trima salamku hoormat setia padamu
III) Bumi Ibu Pertiwi yang subur sentausa
Indah berseri bagaikan taman segara
Tanah airku tujuan segala daya
Dirgayulah diri Ratuku bahagia

31)   Keluarga Berencana (Mochtar Embut); Do=F; 4/4 Gembira
Keluarga berencana sudah waktunya jangna diragukan lagi
Keluarga berencana besar maknanya untuk hari depan nan jaya
Putraputri yang sehat cerdas dan kuat ‘kan menjadi harapan bangsa
Ayahibu bahagia, rukun rharja, rumah tangga tentram sentausa

32)   Syukur (Hs. Mutahar); Do=Es; 4/4 Sostenuto
Dari yakinku teguh hati ikhlasku penuh
Akan karunia Mu
Tanah Air pusaka Indonesia merdeka
Syukur aku sembahkan kehadiratMu Tuhan
II) Dari yakinku teguh cinta ikhlkasku penuh
Akan jasa usaha
Pahlawanku yang baka k’Indonesia merdeka
Syukur aku hunjukkan kebahwa duli tuan
III) Dari yakin ku teguh bakti ikhlasku penuh
Akan atas rukunmu
Pandu bangsa yang nyata k’Indosia merdeka
Syukur aku hunjukkan kehapanmu tuan

33)   Pemilihan Umum (Mochtar Embu); Do=G; 2/4 Marcia
Pemilihan umum telah memangil kita S’luruh rakyat gembira
Hak demokrasi pancasila hikmah Indonesia merdeka
Pilihlah wakilmu yang dapat dipercaya pengembang Ampera setia
Di bawah Undnag-Undang Dasar Empat Lima kita menuju Pemilihan Umum

34)   Aku Srikandi Indonesia (Subronto K. Atmodjo); Do=G; 4/4 Marcia
Aku Srikandi Indonesia yang berjanji setia
Melaksnakan tugas mulia: PEMBANGUNAN NEGARA
Srikandi Indonesia mengabdi dan bekerja
 Dengan semangat satria marilah, ikutlah membina Negara adil sejahtera

35)   Bengawan Solo (Gesang); Do=Bes; 4/4 Andante
Bengawan Solo riwayatmu ini
Sedari dulu jadi perhatian insani
Musim kemarau tak s’brapa airmu
Di musim hujan air meluap sampai jauh
Mata airmu dari Solo terkurung gunung seribu
Air mengalir sampai jauh akhirnya ke laut
Itu perahu riwayatnya dulu
Kaum pedagang s’lalu naik itu perahu

36)   Di Timur Matahari (W R Supratman); Do= Es; 4/4 Marcia
Di Timur matahari mulai bercahaya
Bangun dan berdiri kawan semua
Marilah mengatur barisan kita
 Seluruh pemuda Indonesia

37)   Fajar Menyingsing (Lagu ini untuk mengiringi senam irama,NN); do=D; ¾ moderato
Fajar menyingsing itu tandanya kita harus bangun
Segera bangun untuk bersiap siap kita bekerja
Sekaranglah tiba saat kita harus bekerja
Melakukan kewajiban kita sehari-hari
(kembali ke permulaan dan seterusnya)

38)   Bandung Selatan di Waktu Malam (Ismail Marzuki); Do=F; Andante
Bandung Selatan di waktu malam berselubung sutra mega putih
Laksana putrid lenggang kencana duduk menanti kekasih
Bandung Selatan di waktu malam dalam asuhan dewi purnama
Cantik mungil kesuma melati Putri manja Ibunda Pertiwi
Terdengar suara  seruling bambu gita melayang merdu merayu
Diseling tembang suara ibu tembang pusaka nan syahdu
Bandung Selatan di waktu malam jauh terdengar suara nyanyian
Sungguh Indah sinarnya rembulan riwayatnya tiada dilupakan

39)   Hymne Kemerdekaan (Lagu: Ibu Sud; Syair; Wiratmoko Sukito); Do=G; ¾ Adante Maesoto
Terpujilah kau Dewi kemerdekaan
Yang di sujudi putra Negara
Dikhidmatkan kau dengan nyanyian pujaan
Abadi mulya mulya raya
II) Terpujilah Dewi Sanjungan bangsa
Yang kami junjung yang kami sanjung
Dimulyakan kau seluruh Indonesia
Di pantai di lembah di lembah dan gunung

40)   Hymne Guru, Pahlawan Tanpa Tanda Jasa (Sartono); Do=C; 4/4 Maesoto
Terpujilah wahai engkau, Ibu Bapak guru
Namamu akan selalu hidup dalam sanubariku
Semua baktimu akan kuukir di dalam hatiku
S’bagai prasasti trima kasihku Tuk pengabdianmu
Engkau sebagai pelita dalam kegelapan
Engkau laksana embun penyejuk dalam kehausan
Engkau patriot pahlawan bangsa tanpa tanda jasa

41)   Selamat Datang Pahlawan Muda (Ismail Marzuki); Do=As; 2/4 Marcia
Selamat datang, pahlawan muda! Lama nan kami rindukan dikau
Bertahun-tahun bercerai mata kini kita dapat berjumpa pula
Dengarkan sorak sorai gembira mengiringi derap langkah perwira
Hilangkan rindu dendam Ibumu selmat datang di Jakarta Raya

42)   Jumpa Untuk Berpisah (Minggus Tahitoe); Do=D; 4/4 Moderato
Walau pun terlalu indah bila dilukiskan
Dengan kata untuk kujadikan sebuah syair
Tetapi terlalu pahit untuk dikenang
Kenanganku yang pernah kualami bersamamu
Jangan kauharapkan ku akan mencari gantimu
Kini ku pergi emncari diriku sendiri oooooh
Mengapa waktu itu kita harus berjumpa
Oh, mengapa kini kita harus berpisah lagi

43)   Mars Pelajar (NN); Do=Bes; 4/4 Marcia
Pemuda pelajar giatlah belajar, kejarlah cita-citamu
Tak kenal rintangan tetap t’rus maju, berjuang sekuat tenaga
Ingalha selalu akan k’wajibanmu, tetap insyaf dan sadar
Junjunglah derajat Bangsa dan Negara, ingatlah panggilan masa

44)   Pesan Ibu (R. Dirman Saskomoadi); Do=Bes; 4/4 Adante
S’lamat anakku berjuang, ayah bunda tinggalkan!
Wajahmu tetap terbayang dalam kandung ingatan
Tunaikan tugas k’wajiban panggilan Bu pertiwi
Ayah bunda menyerahkan kau di tangan Ilahi
II) Dikala engkau mendrita, duka cita nestapa
Arahkanlah pandang mata pada Tuhan Yang Esa
Buka seg’nap isi hati di hadirat Tuhanmu
Pasti kau mendapat damai, iman kuat dan teguh
III) Di kala engkau gembira, sukaria berpesta
Jaga, jauhkan dirimu dari goda dunia
Ingatlah wahai anakku peluk pesan ibumu
Dari jauh ayah bunda t’rus berdoa untukmu

45)   Surabaya (Rahman A.); Do=C; 4/4 Moderato
Surabaya Surabaya, oh Surabaya
Kota kenang kenangan kota kenangan tak kan kulupakan
Di sanalah, di sanalah di Surabaya
Pertama tuk pertama kami berjumpa
Ku teringat masa yang telah lalu
B’ribu insane b’ribu hati bersatu padu
Surabaya di tahun empat lima kami berjuang kami berjuang bertaruh nyawa

46)   Sumbangsihku (Ismail Mz.); Do=F; 4/4 Moderato
Teimalah rayuanku, sumbangan kalbu, detik suarah hatiku
Terimalah pujaanku, suntungan kalbu, hasrat sanubariku
Pahlawanku bukan, pujanggapun bukan hanya musafir kelana
Cacad tubuh beta, hampir tak berdaya, tapi tetap setia
Moga moga sumbangsihku menambah sari harum taman Pertiwi

47)   Suburlah Tanah Airku (Subroto K. Atmojo) Do=Es; 4/4 Cantabile
Suburlah subur tanah airku tanah pusaka kelahiranku
Sawah ladangmu hijau selalu sungai lautmu laus membiru
Oh, indah alangkah indah berseri bermandi cahaya sang surya pagi
Bumi persada luas meraya tempat bersujud patuh setia
Pertiwi curahkan beta Indonesia subur bahagia
II) Hijau nyiurmu melambai-lambai ditiup angin sepajang pantai
Kuning padimu masak mengurai dipeluk alam sejuk dan damai
Oh, ibu pertiwi kandungan sukma pengisi jiwa haus dahaga
Tumpah darah tempat ku terpuja selama hidup tetap kubela
Abadi subur sentosa Indonesia makmur sejahtera

48)   Mars angkatan Muda (Binsar Sitompul); Do=Es; 4/4 Gagah dan tegap
Kita pemuda bangsa indoensia
Kita di baris depan berjuang bekerja
Sumpah abadi jadikan suluh yang sakti
M’nju nusa bangsa makmur abadi
Ayo, pemuda! Galang persatuan
Kinilah saatnya cita kita menang!

49)   Restumu Kunantikan (Lagu: S. Tito, Syair: Jul Ch.) do=D, 4/4 Andate
Doa dan restumu kini ku kanti
Kan penuh rasa kasih nan murni
Doa dan cinntamu cahaya hidup
Ku pelita biduk ketepian
Terkatung gelisah gelombang menderai belai kasihmu tak kunjung ku rasakan
Doa dan restumu harapan abadi di siang malam rindku nanti

50)   Selamat Tinggal Ibunda (Ismail Mz); Do=G; 4/4 Andante Moderato
Selamat tinggal Ibunda serta kampung halaman
Esok hari ku brangkat ke medan perjuangna
 Selamat tinggal, Ibunda serta handai dan taulan
Doakan beta selamat serta teguh iman
Wahai Ibunda bestari, jangan bersedih
Insyafilah korbanmu, tanda bersuci bakti
Selamat tinggal, ibunda beta mohon berjalan

Doakan beta selamat sampai jumpa pula