Selasa, 17 September 2013

Mengetahui tentang Bipolar Disorder, bagian 3, dalam Kesehatan/ Knowing about Bipolar Disorder, part 3, in Health

Mengetahui tentang Bipolar Disorder, bagian 3, dalam Kesehatan

(sumber/ source:_.2012. Episode Manik. Surabaya: Jawa Pos Edisi 8 Maret 2012.)

Tahukah Anda? Bipolar Disorder bisa dialami anak yang secar klinis tampak depresi. 90% didiagonosis secara tepat oleh psikiater. Dua pertiga dari pasien tersebut laki-laki. Separo pasien yang didiagnosis Bipolar Disorder mengallami jelainan mental jenis lain. (sumber: new York State Psychiatric Institute di Columbia University Medical Center.)

Dalam satu siklus Bipolar Disorder terjadi episode manic lima bulan kemudian berubah menjadi episode depresi mayor. Demikian berlangsung terus menerus. Minimal seminggu (bisa kurang bila dirawat) pasien mengalami mood elasi, ekspansif, atau irritable. Pasien mengalami secara menetap tiga atau lebih gejala berikut (empat atau lebih bila hanya mengalami irritable mood). Grandiositas (percaya diri) kebutuhan tidur berkurang, cepatdan banyaknya pembicaraan, lompatan gagasan, perhatian mudah teralih, peningkatan energy dan hiperaktivitas psikomotor, aktivitas bertujuan (social, seksual, pekerjaan, dan sekolah) meningkat, melakukan tindakan sembrono (mengebut, boros, dan berinvestasi tanpa perhitungan matang. Gejala yang derajatnya berat dikaitkan dengan penderitaan, gambaran psikotik, dan hospitalisasi untuk melindungi pasien serta orang lain. ada juga gangguan fungsi social dnan pekeerjaan. Minimal dua minggu pasien mengalami lebih dari empat tanda berikut: mood depresif atau kehilangan minat/ rasa senangm berat badan atau nafsu makan meningkat atau justru turun, sulit atau banyak tidur, agitasi atau retardasi psikomotor, tenaga terasa berkurang, harga diri turun, ide tentang rasa bersalah, ragu-ragu, dan kosentrasi turun, pesimistis, pikiran berulang tentang kematian, bunuh diri (dengan atau tanpa rencana), atau tindakan bunuh diri. Gejala tersebut mengakibatkan penderitaan serta menggangu fungsi personal, social, dan pekerjaan.