Kamis, 10 Oktober 2013

Rokok, pabrik bahan kimia beracun, di dalam Cerita, Napza/ Smoking, toxic chemical plants, in the story, drugs


Rokok, pabrik bahan kimia beracun, di dalam Cerita, Napza

(Sumber: B. A., Barmin. 2006. Awas Bahaya NAPZA Narkoba, Psikotoprika dan Zat Adiktif. Jakarta: Swakarya.)

Ternyata cukup banyak masalah negative yang mempengaruhi kehidupan remaja. Narkotika dan psikotropika dapat menghancurkan masa depan. Minuman keras dapat merusak moral. Belum lagi pengaruh dari zat adiktif yang lainnya. “miras termasuk zat adiktif yang cukup membahayakan. Zat adiktif lainnya apa yang juga membahayakan, kak?” “termasuk zat adiktif lainnya addalah nikotin, cafein, alcohol, dan  solvent atau lem. Yang cukup membahayakan adalah alcohol dalam miras dan nikotin dalam rokok. Menurut data Badan Kesehatan Dunia PBB (WHO) lebih dari 3000000 orang meninggal tiap tahun akibat menderita sakit berkaitan dengan rokok. Kita perlu meningkatkan kesadaran dan pemahaman terhadap bahaya rokok. Padahal hakikatnya, rokok merupakan pabrik bahan kimia beracun. Ketika sebatang rokok dibakar, akan mengeluarkan tidak kurang dari 4000 macam bahan kimia. Contohnya nikotin, gas karbon monoksida, benzupyrin, hydrogen, sianida, akrolein, asetilen, benzaldehid, metilklorida, ortokresol, resorsinol dan lainnya. Bahan kimia beracun tersebut bersifat toksis terhadap system kardiovaskuler. Empat puluh jenis diantaranya bersifat karsiogenik yang dapat menyebabkan penyakit kanker. Mengenai masalah rokok sebagai penyebab kanker dapat dijelaskan secara sederhana. Dalam tubuh perokok, terjadi perubahan bentuk, susunan dan perangai sel. Terjadi dysplasia, ada sel yang tumbuh tidak normal, membesar, dan bertambah banyak. Itu semua merupakan awal terjadinya kanker. Berdasarkan penelitian, toksis rokok ternyata justru lebih banyak terdapat dalam asap samping yang dihisap perokok pasif (passive smokers) daripada asap utama yang dihisap perokok. Orang yang tidak merokok tetapi ikut terkena dan terpaksa menghirup asap rokok adalah perokok pasif. Contohnya adalah orang yang berdekatan dengan orang yang sedang merokok termasuk anak atau bayi yang digendong orang yang sedang merokok.” “lalu bahan apa saja yang lebih banyak terdapat dalam asap samping tadi, kak?” “saya ambil contoh tiga macam saja. kandungan karbon monoksida dalam asap samping lima kali lebih banyak daripada dalam asap utama, bezopyrin tiga kali lipat dan ammonia 50 kali lipat. Hasil penelitian Dr. H. Hess men unjukkan bahwa konsentrasi karnon monoksida dalam darah seorang yang tidak merokok dalam ruangan penuh asap rokok dapat menyamai darah seorang yang telah menghisap rokok 5-10 batang rokok dengan membuktikan bahwa seorang anak yang salah satu orang tuanya perokok memiliki resiko 60% lebih besar menderita radang paru-paru dan bronchitis. Resiko seperti itu 120% lebih besar bagi anak yang kedua orang tuanya perokok. Dari hasil riset Dr. D. Trichopoulus di Yunani dan Dr. T. Hirayama di Jepang didapatkan kesimpulan. Peluang untuk menderita kanker paru-paru seorang istri yang suaminya perokok jauh lebih besar daripada istri yang suaminya bukan perokok. Berdasarkan kenyatan itu maka dikeluarkanlah resolusi ang intinya menyerukan perokok di larang merokok di sekitar mereka yang tidak merokok. Berdasarkan kebiasannya, perokok ditempat umum dapat dibedakan menjadi: pertama, kelompok sama-sama perokok, pada umumnya mereka masih menghargai orang lain dan menempatkan diri ditempat smoking area, mereka menikmati kebiasaan bergerombol, mereka sebetulnya memahami bahwa akibat mperilaku mereka disamakan dengan tindakan bunuh diri bersama (mass suicide); kedua, kelompok heterogen (perokok bersama bukan perokok, anak kecil, orang jompo, penderita asma yang tidak tahan asap rokok, dan sebagainya) mereka berani merokok ditempat seperti itu tergolong orang yang kurang berperasaan, tidak mempunyai tata krama dan tercela, secara tersamar mereka tega melakukan homicide. Selain itu Efek yang ditimbulkan akibat merokok dalam jangka panjang yakni: 1) Mulut, bibir ,tenggorokan, menyebabkan resiko kanker dan radang tenggorokan; 2) system pernafasan, bronitis, infeksi dan kanker paru-paru; 3) system sirkulasi darah, penyakit jantung, serangan jantung, tekanan darah tinggi, penyempitan pembuhluh darah (sirkulasi yang buruk pada kaki karena luka, sakit dan bisa diamputasi); 4) tulang, menyebabkan osteoporosis; 5) system kekebalan tubuh, mengurangi kekebalan tubuh, menyebabkan infeksi; 6) kehamilan dan bayi: berat bayi lebih ringan dari umumnya, berisiko akan keguguran, menyebabkan bayi lahir premature, resiko akan penyakit jantung bawaan, menyebabkan resiko kelainan mental dan fisik, nikotin masuk melalui air susu ibu ke bayi; 7) system reproduksi pria dan wanita: mengurangi jumlah sperma dan pergerakannya, mengruangi kemampuan sex, kerusakan indung telur, siklus menstruasi terganggu dan merubah tingkat kesuburan hormone, kanker kandung kemih, penis, dan anus, mempercepat menopause, menyebabkan kanker payudara; 8) system perdaran darah, menyebabkan resiko kanker; 9) ginjal; 10) pancreas; 11) lambung dan pencernaan: lapisan lambung menjadi tipis, pendarahan pada lambung, nafas menjadi lamat, menyebabkan kanker; 12) otak, menyebabkan resiko stroke, wanita yang menggunakan pil kontrasepsi lebih berisiko kena stroke.” “mengapa kebiasaan merokok diibaratkan sebagai tindakan bunuh diri, kak?” “karena bgitu berbahayanya, karena banyak jenis penyakit ditimbulkan. Asap rokok juga diketahui sebagai salah satu sumber radioaktif di smping uranium alam, thorium alam, dan potasium40 yang merupakan sumber radioaktif di kulit bumi. Dr. Thomas H. Winters dari Pusat Kesehatn Karyawan di North Quincy, Massachusetts memastikan bahwa asap rokok mengandung unsure radioaktif yang banyak. Partikel asap rokok dapat berada dalam paru-paru selama 3-6 minggu. Keadaan inilah yang menyebabkan terjadinya radiasi. Dr. Joseph R Di Franza dari Pusat Kesehatan Universitas Massachusetts di Ftchburg juga mengatakan hal yang sama. Dikatakan bahwa perokok setiap harinya menghabiskan satu bungkus rokok, setiap tahun bagian paru-parunya akan terkena radiasi yang dosisnya sama dengan radiasi yang ditimbulkan oleh 300 kali penyinaran dengan sinar X di bagian tubuhnya. E.  A. Martell, pakar kimia radioaktif dari US National Center for Atmospheric Research yakin bahwa sebagian besar kanker paru-paru berasal dari cabang salurang pernapasan yang dipenuhi oleh debu radioaktif tersebut. Setiap bahan kima yang terkandung asap rokok dapat mengakibatkan timbulnya penyakit yang berberda. Contohnya adalah tar yang terdapat dalam rokok, telah diketahui sebagai penyebab penyakit kanker paru-paru.” “apakah tar itu juga jenis racun yang terdapat dalam rokok, kak?” “tar adalah kumpulan ratusan bahkan ribuan bahan dari asap rokok yang tersisa setelah nikotin dan airnya disaring. Ahli kesehatan telah mengetahui bahwa kalau tar merupakan penyebab kanker. Untuk membuktikan itu tidak sulit. Cukup dengan menaruh tar di punggung tikus maka binatang cobaan itu akan segera terserang kanker. Selain itu juga terbkti bahwa kanker paru-parulah yang paling sering dijumpai di antara penyakit yang disebabkan oleh rokok. Seorang perokok mempunyai kemungkinan antara 4-14 kali lipat lebih sering terserang kanker paru-paru dibandingkan dengan bukan perokok. Tar juga menyebabkan penyakit kanker laring, kanker rongga mulut, kanker esophagus, kanker kandung kemih dan saluran kemih, kanker gnjal dan kanker lambung. Contoh yang lainnya adalah gas karbon monoksida dan nikotin, kedua bahan kimia beracun tersebut diketahui sebagai penyebab timbulnya penyakit jantung. Hal itu dapat terjadi karena karbon monoksida mengambil alih tempat oksigen di dalam darah dan mempersulit pelepasan oksigen. Karbon monoksida menurunkan kapasitas latihan jasmani dan meningkatkan viskositas darah sehingga mempermudah terjadinya penggumpalan darah.” “sayang mereka banyak membantah dengan alasan hanya menghisap rokok yang berfilter.” “apakah filter dapat mengurangi kadar racun yang dihisap perokok? Tidak. Lebih bagi perokok pasif. Pengadaan filter rokok hanya merupakan basa-basi untuk meninabobokan perokok agar tetap mau membuka koceknya untuk membeli rokok. Demikian juga peringatan bahaya rokok di layar kaca (televisi) ditayangkan secepat kilat agar tidak terbaca. Itu merupakan basa-basi untuk melegakan pemerintah, agar rakyat tetap menjadi perokok dan rentan terhadap bahaya penyakit. Apakah kamu pernah melihat orang membaca peringatan tentang bahaya rokok di kemasan rokok dengan serius? Kamu tahu alasan perokok yang lainnya?” “alasan seperti itu memang hanya dicari saja, karena orang itu memang sudah kencanduan rokok. Seperti halnya orang berkata ‘daripada tidak ada rokok lebih baik tidak ada sarapan’ tetapi apa jadinya kalau mereka tidak sarapan? Apakah mereka diam saja? tidak bukan?” “apakah ada cara untuk menghentikan kebiasaan orang yang sudah kencanduan rokok, kak?” “untuk berhenti merokok, pertama harus ada kesadaran dari yang bersangkutan. Akhir ini, berkat adanya informasi tentang bahaya rokok yang semakin luas, diketahui sekitar 6 sampai 7 dari sepuluh perokok ingin berhenti merokok. Namun menghentikan kebiasaan merokok memang merupakan pekerjaan berat, tidak dapat dilakukan dengan tiba-tiba dan memerlukan proses yang panjang. Hal itu disebabkan oleh terjadinya ketergantungan atau adiksi nikotin. Orang yang sudah bertahun, kadar nikotin dalam darah cukup tinggi. Apabila kebiasaan merokok dihentikan, kadar nikotin dalam darah akan turun secara otomatis. Jika penurunan kadar nikotin mencapai 66% atau lebih akan menimbulkan sakit kepala, lesu, kurang konsentrasi, insomnia atau sulit tidur, dan gangguan pencernaan.”  “bahkan tampaknya mereka malah semakin bangga karena akan tampak ‘macho’.” “kalau dihubungkan dengan masalah ‘macho’ atau kejantanan terjadi justru sebaliknya dari pendapat yang kamu katakakan tadi. Merokok menyebabkan pembuluh darah mengerut dan mengganggu kemampuan ereksi. Penelitian yang dilakukan di fakulitas Kedokteran Universtas Boston menyatakan, sekitar 1.011 subyek yang mengalami problem ereksi, 78% di antaranya adalah perokok, dari hasil penelitian lain disebutkan, kekurangan aliran darah ke penis sebanding dengan jumlah rokok yang dihisap oleh pria bahkan kalau seorang perokok dapat mengalami ereksi, terbukti sperma kurang berkualitas. Kalau dikaitkan dengan masalah kebugaran tubuh, ada nasihat dari Hrold Kohl, Phd, Direktur Penelitian Bayulord Sport Medicine Institue di Texas, ‘apabila anda seorang perokok, satu hal paling pentingu ntuk menjaga kebugaran adalah dengan berhenti merokok.” “apakah ada cara agar perokok menghentikan kebiasaannya, kak?” “secara  psikososial, perokok harus mempunyai motivasi kuat untuk berhenti merokok. Tanpa adanya motivasi kuat, segala usaha tidak akan hasil. Dalam mengalihkan kebiasan itu, perokok dapat mengisi waktu luang dengan kegiatan lain. kalau sudah ada motivasi, selanjutnya ada dua metode yang diterapkan, yakni: pertama, aversive techniques (teknik merokok cepat) penerapan metode ini dilakukan dengan cara perokok harus menghisap sejumlah rokok secara cepat. Setiap enam deitik, asap rokok di tahan di mulut. Cara ini dilakukan berulang. Dalam menjalani metode ini, perokok akan merasa pusing dan mual. Metode ini harus terus dilakukan sampai bersangkutan tidak tahan. Dengan menjalani metode ini maka perokok akan menghentikan kebiasaannya; kedua, pendekatan farmologis, penerapan metode ini mengganti menghisap rokok menjadi menghisap permen rasa mint. Walaupun peluang sembuh kecil namun setidaknya dapat mengurangi atau menghilangkan adiksi nikotin selain permen rasa min, dapat juga dilakukan dengna obat kumur yang mengandung larutan encer nitrat perak dan sari adas. Penggunaan obat tersebut bertujuan untuk menimbulkan keengganan terhadap rasa atau bau tembakau.” “bagaimana awalnya sampai tembakau dibudidayakan orang, kak?” “ada beberapa cerita tentnag hal itu. Catatan tertua tentang tembakau dalam bahasa latin disebut Nicotiana Tabacum itu ditemukan pada suku Indian Maya lebih dari 2000 tahun yang lalu. Tanaman tembakau diperkirakan berasal dari Benua Amerika, suku Indian, penduduk asli, menggunakan tembakau untuk keperluan upacara ritual atau sesaji di tempat tertentu. Contoh, orang Indian mempnyai kebiasaan melempar tembakau ke dauan atau sungai untuk menangkal kekuatan gaib dalam air. Orang Indian mempunyai kebiasaan primitive mengadakan eprsembahan asap rokok kepada roh nenek moyang. Kebiasaan itu dimluai dengan upacara pengambilan pipa, kemudian disusul pengisian pia dengan tembakau, dan diteruskan dengan acara penyulutan. Selanjutnya setiap peserta upacara diberi kesempatan untuk menghisap asap tembakau sebanyak dua kali. Di Nusantara, telah ditemukan bukti bahwa orang Papua sudah mengenal tembakau sejak lama. Di sana dijumpai kebiasaan merokok bersama yang unik. Sebatang pipa tembakau dihisap secra bergantian oleh sekelompok orang. Lelaki yang datang dalam upacara itu diberi kesempatan menghisap rokok dua kali secara beranting. Sementarawanita bertugas membantu memasukkan tembakau ke dalam pipa.” “bagaimana cerita tnaaman itu sampai menyebar ke berbagai Negara?” “penyebaran tanaman tembakau dimulai dari kedatangan Columbus di benua amerika. Ekspedisip pelayaran yang dipimpin oleh Columbus mendarat di San Salvador tahun 1492. Ketika mendarat di sana, Columbus banyak melihat perilaku aneh orang Indian. Satu kebiasaan aneh itu adalah  ‘makan asap’ dari gulungan daun tembakau yang dibakar. Waktu itu orang Indian juga sudah mengenal tembakau dalam bentuk rokok. Kejadian itu, lalu banyak orang eropa untuk meniru kebiasaan primitive orang Indian tersebut. Penyebaran di Eropa pun makin luas. benua colonial itu lalu mengusahakan tembakau secara besar-besaran di daerah jajahannya, akhirnya tanaman tembakau menyebar luas di tanah jajahannya. Di Negara maju, kebiasaan merokok di kalangan kaum pria mulai menyebar luas pasda masa Perang dunia pertama antara tahun 1914-1918. Kebiasaan itu mencapai puncak pada pertengahan tahun 1970-an, sedangkan kebiasan merokok di kalangan wanita baru mulai sejak masa perang dunia kedua, 1939-1945.”  Penyebaran luas di tanah jajahan…. Apakah termasuk di Indonesia, kak?” “tanaman tembakau diperkirakan masuk ke Indonesia sekitar tahun 1602, pendapat itu didasarkan pada buku karangan Rafles ‘The History of Java’ dan naskah berbahasa Jawa ‘Babad Ing Sangkala’. Raffles mengatakan bahwa yang memperkenalkan tanaman tembakau di Jawa adalah orang belanda. Namun ada pendapat yang mengatakan bahwa yang memperkenalkan tanaman tembakau di jawa adlaah orang Portugis. Yang jelas, tanaman tembakau mula-mula dibudidayakan sebagai ekspor untuk melayani permintaan orang Eropa yang kencaduan tembakau. Pemerintah colonial memicu tanaman tembakau dengan berbagai cara, di Indonesia, Belanda menerapkan tanam paksa yang sangat menyengsarakan pribumi. Kemudian kelompok masyarakat tertentu juga ikutan merokok yang apda akhirnya semakin meluas di kalangan masyarakat biasa.” “bagaimana dengan kebiasaan merokok di Negara berkembang?” “kebiasaan merokok kaum pria  di Negara berkembang mulai meluas pada pertengahan 1970-an. Sedangkan peningkatan jumlah perokok wanita baru mulaisekitar tahun 1980-an. Akhir ini WHO mecatat, sekitar 75% pria Indonesia dan 5% wanita Indonesia adalah perokok. Jadi tiga di antara empat pria Indonesia adalah perokok. Berdasarkan penelitian, sekitar 52,03% perokok sudah mulai merokok sejak usia di bawah 11 tahun. Anak kecil belum dapat mencari uang sudah pandai menghamburkan uang untuk kebiasaan merugi. Menurut data di Ditjen Perkebunan, produksi rokok Indonesia meningkat 6,6% per tahun dalam dasawarsa 1980-an. Produksi rokok Indonesia mencapai puncaknya pada tahun 2002, yakni mencapai 232,46 miliar batang. Selanjutnya, perhatikan data produksi rokok dan penerimaan cukai tahun 2000-2004 di bawah ini: tahun 2000, produksi rokok (miliar batang): 232,46, cukai (rp triliun): 12,46; tahun 2001, produksi rokok (miliar batang): 199,70, cukai (rp triliun): 17,60; tahun 2002, produksi rokok (miliar batang): 177,00, cukai (rp triliun): 22,30; tahun 2003, produksi rokok (miliar batang): 198,38, cukai (rp triliun): 27,03; tahun 2004, produksi rokok (miliar batang): 202,32, cukai (rp triliun): 28,49.” “Mengapa produksi rokok dibiarkan terus menignkat, tidak dihentikan saja, kak?” “demi masuknya uang cukai ke kas negara, pemerintah tak sungguh-sungguh menerapkan larangan merokok yang nyata merugikan masyarakat. Peringatan disampaikan sekedar sebagai basa basi yang justru menimbulkan kebiasaan melanggar aturan. Negaral laian peduli terhadap kesehatan rakyatnya yang telah membuat aturan tegas. Negara Bahrain, telah membuat undang-undang melarang keras pembangunan pabrik rokok di negeri itu. Negeri Hongkong mengeluarkan peraturan melarang penjualan rokok kepada warganya yang berusia di bawah 18 tahun. Negeri Jerman mengeluarkan aturan melarang merokok di tempat kerja dan tempat umum, perusahaan yang tidak menyediakan ruang khusus bagi perokok akan kena denda atau hukuman penjara. Negara Malaysia melarang anak remaja di bawah usia 18 tahun untuk merokok, jika tertangkap tangan akan di denda atau diberi sanksi hukuman. Sekarang apa yang harus kalian lakukan dengan adanya kenyataan seperti itu?” “kita harus menghindari rokok dengan kesadaran sendiri, kak,” aku menjawabnya dengan anggukan mantap dengan pengetehuan tentang Napza yang telah kuterima, semakin mantap tekadku untuk memerangi narkotika, psikotropika, miras, dan rokok. Aku selalu memeohon kepada Tuhan Yang Maha Kuasa semoga semakin banyak generasi muda bangsa yang menyadari bahaya Napza dan berusaha keras menjauhinya.