Jumat, 15 November 2013

Nilai Laboratorium: Serum, Plasma, dan Kimia Darah Lengkap, di dalam Keperawatan/ Laboratory values​​: Serum, Plasma, and Complete Blood Chemistry, at the Nursing

Nilai Laboratorium: Serium, Plasma, dan Kimia Darah Lengkap, di dalam Keperawatan

(Sumber: Kozier. 2013. Fundamental Keperawatan Konsep, Proses, dan Praktek. Penerbit Buku Kedokteran)

Uji
Nilai
(Unit Konvensional)
Unit SI
Kemungkinan Etiologi
Tinggi
Rendah
Amilase
60-120 U/I
30-220 U/I
Pankreatitis akut, kolesistitis akut, ketoasidosis diabetik, kehamilan ektopik, penyakit kelenjar ludah (misal: gondongan)
Sirosis hati, hepatitis, destruksi pankreas, ekstensif, toksemia kehamilan, fibrosis kistik lanjut
Bilirubin

Total

Indirek
(tidak terkonugasi)

Direk (terkonjungsi)


0,3-1,0 mg/dl

0,2-0,8 mg/dl


0,1-0,3 mg/dl


5,1-17µmol/l

3,4-12,0 µmol/l


1,7-5,1 µmol/l
Anemia (hemotik  atau pernisiosa), gangguan fungsi hati, mononukleosis
Anemia defisiensi zat besi
Gas darah*

pH arteri


pH vena

PCO2 arteri




PO2 arteri



HCO3 arteri


Base excess (BE)



7,35-7,45


7,31-7,41

35-45 mmHg




80-100 mmHg



22-26 mEq/l


0-±2mEq/l


7,35-7,45


7,31-7,41

4,6-5,9 kPa




12,6-13,3 kPa



22-26 mmol/ l


-2 -+2mmol/l


Alkaosis (metabolik dan respiratori)


Alkalosis metabolik atau asidosis repiratori terkompensasi

Pemberian oksigen konsentrasi tinggi

Alkalosis metabolik

Alkalosis metabolik


Asidosis (metabolik dan respiratori)


Asidosis metabolik atau alkalosis respiratori  terkompensasi

Anemia, penyakit paru kronik


Asidosis metabolik


Asidosis metabolik
Kalsium

















Troponin T jantung

Troponin I jantung


Terionisasi: 4,65-5,28 mEq/l
Total: 8,4-10,2 mg/dl














<0,2 ng/ml

<0,03 ng/ml
1,16-1,32 mmol/l

















-

-


Kalsium total: Hiperparatiroidisme
Kanker
Hipertiroidisme
Imobilitas lama
Penyakit Paget



Kalsium terionisasi:
Hipoparatiroidisme
Asupan vitamin D yang berlebih




Edera miokardium

Infark miokardium

Kalsium total:
Penurunan albumin
Hipoparatiroidisme
Alkalosis
Pankreatitis akut
Defisiensi vitamin D

Kalsium terionisasi:
Pankreas akut
Asidosis diabetik
Hiperventilasi
Defisiensi vitamin D

-

-
Klorida
98-106 mEq/l
98-106 mmol/l
Sindrom Cushing, dehidrasi, hipernatremia, asidosis metabolik, alkalosis, respiratori, disfungsi ginjal
Hidrasi berlebih, penyakit Addison, luka bakar (berat), diare, penggunaan diuretik, alkalosis metabolik, asidosis respiratori kronik, muntah, pengisapan gastrik
Kolesterol
<200 mg/dl
5,20 mmol/I
Hiperkolesterolemia, sirosis billier, hipertensi, hipotiroidisme, infark miokardium, kehamilan, hiperlipidemia, diabetes melitus tidak terkontrol
Anemia (pernisiosa hemolitikum), penyakit hati, hipertiroidisme, malnutrisi, kelaparan, malabsorpsi
Kreatin fosfokinase (CPK) atau kreatin kinase (CK)

Pria

Wanita

Isoenzim CPK

CPK-BB (CPK1)



CPK-MB (CPK2)




CPK-MM (CPK3)






55-170 U/I

30-135



0%



0%-4%




96%-100%





CPK total: penyakit atau cidera yang memengaruhi otot jantung, otot skeletal, dan otak

CPK-BB: Kanker paru dan payudara, cedera otak

CPK-MB: Infark, miokardium akut, iskemia jantung, gagal ginjal kronik

CPK-MM: Injeksi IM, pembedahan terbaru, cedera remuk, hipotiroidisme











-



-




-
Kreatin
0,5-1,5 mg/dl
45-106 µmol/l
Gangguan fungsi ginjal, dehidrasi, kanker, gagal jantung, syok
Penurunan massa otot (misalnya miastenia grafis, distrofi otot) kelemahan
Glukosa, puasa

Serum

Darah lengkap


70-110 mg/dl

60-105 mg/dl


3,9-6,11 mmol/l

3,3-5,81 mmol/l
Diabetes melitus, sindrom cushing, pankreatitis akut, penyakit hati berat
Overdosis  insulin, penyakit Addison, penyakit hati, hipotiroidisme, tumor pankreas, hipofungsi hipofisis, pasca gastrektomi
Dehidrogenase laktat (LDH)
100-190 U/I pada 37C (bervariasi, bergantung pada metode yang digunakan)
100-190U/I
Anemia hemolitik, penyakit hati, infark, miokardium, anemia pernisiosa, penyakit paru, gangguan otot skeletal, tumor testikular
-
Magnesium
1,3-2,1 mEq/l
0,65-1,05 mmol/l
Penyakit Addison, dehidrasi, ketoasidosis, diabetik, penggunaan berlebih antasid yang mengandung magnesium, hipotiroidisme, gangguan ginjal
Hemodiialisis, transfusi darah, alkoholisme kronik, penyakit ginjal kronik, hipoparatiroidisme, hipertiroidisme, luka bakar berat, malabsorpsi
Osmolalitas
285-295 mOsm/kg
285-295 mOsm/kg
Hipernatremia,dehidrasi, hiperglikemia, penyakit ginjal kronik, diabetes insipidus
Hiponatremia, kelebihan olume cairan, sindrom ketidaksesuaian sekresi hormon antidiuretik (SIADH)
Saturasi oksigen (arteri)
95%-98%
0,95-0,98 tersaturasi
Polisitemia
Anemia, dekompensasi jantung, gangguan pernapasan
Fosforus, anorganik
3,0-4,5 mg/dl
0,97-1,45 mmol/l
Hipokalsemia, hipoparatiroidisme, penyakit ginjal, penyakit skeletal, penyakit hati, metastasis tulang
Alkoholisme kronik, diabetes melitus, hiperkalsemia, hiperparatiroidisme, defisiensi vitamin D, malnutrisi
Kalsium
3,5-5,0 mEq/l
3,5-5,0 mmol/l
Asidosis, ketoasidosis diabetik, hipoaldosteronisme, kerusakan reuk jaringan masif, gagal ginjal, penggunaan diuretik hemat kalsium
Alkalosis, sindrom cushing, diare (berat), terapi diuretik, fistula gastrointestinal, obstruksi pilorik, kelaparan, muntah, alkoholisme, luka bakar
Protein

Total

Albumin

Globulin


6,4-8,3 g/dl

3,5-5,0 g/dl

2,3-3,4 g/dl


64-83 g/l

35-50 g/l

23-34 g/l


Dehidrasi, hemokonsentrasi, penyakit hati


Malabsorbsi, kelaparan, hipotiroidisme, penyakit Crohn, penyakit hati
Natrium
136-145 mEq/l
136-145 mmol/l
Sindrom cushing, dehidrasi, diabetes insipidus, infus natrium berlebihan, asupan cairan yang tidak memadai, gangguan fungsi ginjal
Luka bakar berat, penyakit Addison ketoasidosis diabetik, terapi diuretik, kehlangan berlebihan dari saluran gastrointestinal, intoksikasi air
Nitrogen urea (BUN)
7-18 mg/dl
2,5-6,4 mmol/l
Peningkatan katabolisme protein (demam, stres) atau asupan protein yang berlebih, penyakit ginjal, obstruksi saluran kemih, luka bakar
Malnutrisi, oerhidrasi, kerusakan hati berat, kehamilan awal
Asam urat

Pria

Wanita


3,5-8,0 mg/dl

2,8-6,8 mg/dl




-

-
Alkoholisme, gout, diet pengurangna berat badan tinggi protein, leukimia, kanker metastatik, gagal jantung, gagal ginjal
Pemberian obat urikosurik, anemia defisiensi asam folat

Keterangan:*karena gas darah arteri dipengaruhi oleh ketinggian, nilai PO2 menurun seiring peningkatan ketinggian. Nilai PO2 rendah normal untuk ketinggian 1 mil.