Selasa, 14 Januari 2014

Antisipasi Musim Hujan/ Anticipation Rainy Season


Antisipasi Musim Hujan

(Sumber: Andrean, Kevin. “Go Away, Mr Raindrops!”. Dalam Jawa Pos, 19 Desember 2013.)
(Rewritten by Dimas Erda Widyamarta: www.ithinkeducation.blogspot.com)

Hyoo ngaku, pasti pada langsung pasang status galau kan kalau udah musim hujan kayak gini? Ada yang bilang sih musim hujan itu waktunya mellow mode on eaak. Padahal, yang lebih penting kan seharusnya justru persiapan kita menghadapi musim in, Coy. So, udah persiapan apa aja nih buat ketemuan sama si Mr Raindrop? 71 persen responDet mengakdo somethingi sebelum berhujan-hujan ria. Cekidot!
A.     Wajib Bawa Kantong Plastik
Salah seorang responDet yang melakukan persiapan untuk menghadapi musim hujan adalah Fadila dari SMPN 3 Surabaya. Cewek yang akrab dipanggil Fadila itu selalu punya persiapan khusus kalau musi hujan datang. “Yang jelas, kalau musim hujan gini, hal yang paling aku butuhkan saat bepergian adalah tas kresek. Soalnya, benda ini yang bisa menyelamatkan barang berharga biar nggak basah,” jar siswi yang duduk di kelas IX itu. Fadila juga pernah dibikin kalang kabut nih sama hujan. Bahkan, doi pernah jatuh terpeleset lantaran terburu-buru karena kehujanan. “Pas itu aku lagi ada di TP sama temanku. Waktu mau pulang, kok tiba-tiba malah hujan. Aku terburu-buru, terus kepeleset gitu deh,” jelas Fadila. Sejak kejadian tersebut, Fadila selalu berjaga-jaga membawa kantong plastik dan jas hujan di motornya agar saat hujan turun, nggak bingung lagi.

B.     Jas Hujan Plus Air Hangat
Brrr.... hawa yan dingin ditambah derasnya hujan membuat musim ini menjadi musim yang rawan bikin orang sakit. Hal tersebut bikin  Raka dari SMKN 1 Surabaya punya persiapan menyambut datangnya musim hujan. Jas hujan sih pasti, tapi cowok yang akrab dipanggil Raka itu juga mengkhawatirkan kondisi tubuhnya loh. Biasanya Raka membiasakan untuk mandi air hangat setelah tiba di luar rumah. “Kalau habis kena hujan gitu, kan badan mengigil. Nah, kalau udah gitu, enak dikasih yang hangat-hangat kan?” ujarnya. Untuk menjaga kondisi badannya, sebisanya Raka menghindari kehujanan. “Aku selalu sedia jas hujan di motor. Tapi, kalau lagi nggak bawa gitu, ya aku pilih berteduh supaya nggak kehujanan,” ucap Raka. Yomaan, nggak Cuma Raka kok yang berpendapat demikian. Sebanyak 49 persen responDet lainnya juga setuju bahwa kita memang butuh yang hangat-hangat dan mengusahakan biar nggak kehujanan saat di jalan.

C.     Dopping Vitamin Biar Nggak Gampang Sakit
Sebenarnya, hujan nggak melulu bikin repot kok. Buktinya, hujan juga bisa mendatangkan keseruan pas lagi sama teman-teman. Misalnya, cerita Eka dari SMP YP 17 Surabaya nih. Doi menyimpan pengalaman seru bersama teman-teman saat musim hujan. Yaps, apa lagi kalau bukan nekat hujan-hujanan. Tapi, bukan berarti setiap hujan Eka bakal memilih hujan-hujanan terus, Bro. Dia juga melakukan persiapan untuk menghadapi musim hujan ini. “Sebenarnya sih, nggak terlalu banyak persiapan khusus gitu. Biasanya, Cuma bawa jas hujan dan disuruh orangtua buat sering-sering mengonsumsi vitamin. Vitamin itu yang paling penting biar nggak gampang sakit,” kata Eka.

Respon Deteksi
1.      Profil Respondet:
A.     Jenis kelamin: laki-laki (50%) dan perempuan (50%)
B.     Pendidikan: SMP (50%) dan SMA (50%)
C.     Usia: 11-13 tahun (10,9%), 17-19 tahun (8,3%), 14-16 tahun (80,8%)
D.     responDet: total responDet 431 terdiri atas pelajar SMP dan SMA di Surabaya
E.      Metode Polling: cluster random sampling, closed question. Toleransi kesalahan: 4,5% instrumen polling:open closed question.

Paling sering apakah yang bikin kamu punya persiapan khusus sebelum musim hujan
1.      Musim hujan rawan sakit (49,8%)
2.      Nggak merepotkan orang lain: pinjam payung, jas hujan dan lainnya (20,7%)
3.      Nggak ganggu aktivitas urgent (mendesak) (16,6%)
4.      Agar lebih safety (keselamatan) (11,2%)