Rabu, 15 Januari 2014

Bau Alkohol yang Berlebih/ Excess alcohol odor

Bau Alkohol yang Berlebih

(Sumber/ source:Noname. “Saat Napas Terlau ‘Beracun’”. Dalam Jawa Pos. Tanggal 6 Januari 2014.)
(Rewritten by Dimas Erda Widyamarta: www.ithinkeducation.blogspot.com)

Levi B. Carter, warga Iowa City, Iowa, Amerika Serikat, sukses membuat polisi pusing. Betapa tidak, saat menjalani tes, kandungan alkohol dalam tubuhnya ternyata begitu tinggi. Saking tingginya, alat pengukur sampai menyerah dan hanya menulis “sangat tinggi”.
            Carter dilaporkan ke polisi oleh seorang perempuan yang semobilnya dengannya pada Jumat waktu setempat (3 Januari 2014). Perempuan itu bilang, saat menyetir, Carter sering ngawur. Kadang keluar dari jalan, sesekali menabrak rambu-rambu lalu lintas.
            Saat polisi sampai di rumah Carter, dia sedang ngomel sendirian. Iowa City Press Citizen juga menulis, Carter tak mampu berdiri tanpa berpegangan. Napasnya pun amit-amit jabang bayikk sangat bau!
            Carter juga tak lolos tes mata dan berbagai bentuk uji lainnya. Saat polisi mengetes dengan breathalyzer, tes uji kadar alkohol lewat napas, hasilnya menajubkan. Angka terakhir yang ditunjuk alat tersebut adalah 0,467. Selanjutnya, tester hanya berkedip-kedip menunjukkan tulisan “sangat tinggi”.
            Kepada polisi, Carter mengaku hanya minum dua bir. Entah, dua botol atau dua tangki. Entah, apa pula yang dicampurkannya. Bisa jadi campuran cukrik (arak tradisional)  atau bensin dan obat nyamuk.
            WQAD News 8 mengatakan, tester biasanya mentok di ukuran kadar 0,30 dan 0,40. Angka itu sangat tinggi. Sangat mengancam nyawa. Orang bisa tak sadar, tiba-tiba pingsan dan susah bangun lagi. Mungkin juga koma. Di atas 0,46, sebagian orang langsung tewas.

            Carter beruntung tak langsung mati. Bisa jadi, malaikat maut jijik melihat napas yang begitu “beracun: itu...