Sabtu, 04 Januari 2014

HIV /AIDS (Human Immunodeficiency Virus/ AIDS) bagian 3, secara Dialog, di dalam Kesehatan


HIV /AIDS (Human Immunodeficiency Virus/ AIDS) bagian 3, secara Dialog, di dalam Kesehatan

(Source/ Sumber: Sumber: data  surveilans, Pusat kesehatan masyarakat, Kecamatan Mlarak, Kabupaten Ponorogo)
(Rewritten: Widyamarta, Dimas Erda.2013. www.ithinkeducation.blogspot.com )

·         Damarwulan                            : Kakak, bisa tidak membantu aku menyusun presentasi tentang HIV/ AIDS, dalam pertanyaan, agar  di tanya tidak loading lama?
Dimas Erda Widyamarta          : bisa.

·         Damarwulan                            : Apa itu HIV?
Dimas Erda Widyamarta          :Human Immunodeficiency Virus (HIV) adalah virus yang menyerang sistem kekebalan tubuh manusia dan kemudian menimbulkan AIDS. Terdapat di dalam cairan tubuh seseorang yang telah terinfeksi terutama di dalam: darah, air mani/ sperma, cairan vagina, Air Susu Ibu (ASI)
·         Damarwulan                            :Bagaimana Gambaran Negatif tentang HIV/ AIDS?
Dimas Erda Widyamarta          : Dengan cara:
  1. Penyakit atau virus yang mematikan
  2. Penyakit yang tidak ada obatnya
  3. Penyakit memalukan
  4. Penyakit mudah menular
  5. Penyakit ganas
  6. Penyakit menakutkan
  7. Penyakit berbahaya

·         Damarwulan                            :Bagaimana dengan cara kerja virus ini?
Dimas Erda Widyamarta          :HIV menular ke sel CD4 (Sel Imun). Sel darah putih ini bertugas giatkan sistem kekebalan tubh saat kuman masuk. HIV ‘bajak’ sel CD4, menjadikannya sebagai ‘pabrik’ virus baru. Dalam proses, sel CD4 jadi rusak. Dengan semakin banyak sel CD4 rusak, sistem kekebalan tubuh hilang, hilang juga kemampuan melawan infeksi.

·         Damarwulan                            :Bagaimana Cara Virus ini bekerja?
Dimas Erda Widyamarta          : cara virus ini bekerja dengan:
                    i.            Sex
                  ii.            Ibu ke anak
                iii.            Darah, seperti donor darah
                iv.            Jarum suntik/ tusuk, misal: tatto, tindik, tusuk jarum

·         Damarwulan                            :Apa itu MS?
Dimas Erda Widyamarta          :IMS= Infeksi Menular Seksual. IMS merupaakn pintu gerbang masuknya HIV

·         Damarwulan                            :Apakah ada gejala bila seseorang yang tertular HIV?
Dimas Erda Widyamarta          :TIDAK! gejala baru muncul beberapa tahun setelah seseorang tertular HIV (3-10 tahun) seesorang yang telah terinfeksi HIV tampak sehat disebut pengidap HIV dan orang yang terinfeksi HIV dan sudah memperlihatkan gejala AIDS disebut penderita AIDS

·         Damarwulan                            :Orang yang terinfeksi oleh HIV
Dimas Erda Widyamarta          :Orang yang terinfeksi HIV dapat terlihat sehat. Orang yang tidak tahu bahwa dirinya sudah terinfeksi HIV, sehingga dapat menyebarkan virus ini kepada orang lain. Tes HIV adalah cara untuk mengetahui apakah seseorang sudah terinfeksi HIV

·         Damarwulan                            :Apakah AIDS itu?
Dimas Erda Widyamarta          : AIDS atau Acquired Immuno Deficiency Syndrom adalah sekumpulan gejala atau sindroma penyakit yang timbul akibat menurunnya kekebalan tubuh manusia disebabkan virus Human Immunodeficiency Virus (HIV).  AIDS terjadi setelah  virus HIV masuk ke dalam tubuh seseorang dan menghancurkan sistem kekebalan tubuhnya. Ketika sistem kekebalan tubuh seseorang sudah rusak, maka tubuh akan mudah terserang penyakit penyerta (oportunistik)

·         Damarwulan                            :Apa tanda gejala bila sudah terkena AIDS?
Dimas Erda Widyamarta          : gejalanya sebagai berikut.
                    i.            Demam, berulang-ulang dalam waktu yang laam
                  ii.            Penurunan berat badan secara derastis
                iii.            Pembengkakan kelenjar limphe di ketiak atau pangkal paha
                iv.            Bercak putih di rongga mulut
                  v.            Benjolan di kulit (benjolan/ rata biasanya tidak tersa sakit dn berwarna keunguan)
                vi.            Bentuk kering dan sesak nafas terus menerus
              vii.            Diare berkepanjangan
            viii.            Hilang nafsu makan
                ix.            Proses selanjutnya akan bermunculan infeksi, seperti infeksi jamur, TBC, dan sebagainya

·         Damarwulan                            :Ketika apa saja HIV tidak menular?
Dimas Erda Widyamarta          : ketika...
                    i.            Berjabat tangan, berpelukan, berciuman
                  ii.            Terpapar batuk atau bersin
                iii.            Gigitan nyamuk atau serangga lain
                iv.            Berbagi makanan atau menggunakan alat bersama pengidap HIV
                  v.            Berenang bersama pengidap HIV
                vi.            Tinggal serumah dengan pengidap HIV

·         Damarwulan                :Mengapa hubungan sosial tidak dapat tertular HIV?
Dimas Erda Widyamarta    :HIV cepat mati di luar tubuh. Untuk menularkan perlu kontak langsung antara cairan vagina, sperma atau darah seseorang dengan pasangannya.

·         Damarwulan                :Bagaimana cara mencegah HIV?
Dimas Erda Widyamarta          :Rumus: A B C C D E E
                    i.            A: Abstinent (tidak berhubungan seks)
                  ii.            B: Be faithful (setia pada satu pasangan)
                iii.            C: Condom use (gunakan kondom dengan benar saat berhubungan seks beresiko)
                iv.            C: Ciroumoision
                  v.            D: Drug no
                vi.            E: Equipment (penanganan hati-hati pada alat-alat=UP)
              vii.            E: Education

·         Damarwulan                            : apakah sudah ada obat untuk HIV?

Dimas Erda Widyamarta          :Obat ARV (Anti Retro Viral) dapat mengendalikan pertumbuhan jumlah virus HIV dan meningkatkan daya tahan tubuh untuk memperpanjang usia hidup ODHA. Obat ARV  tidak dapat menyembuhkan ODHA karena tidak bisa menghilangkan HIV dalam tubuh. ODHA harus minum obat ARV secara rutin pada jam tertentu, setiap hari dan seumur hidup.

·         Damarwulan                            : Bagaiman hubungan HIV di Indonesia?
Dimas Erda Widyamarta          : Pola epidemi HIV di Indonesia sangat bervariasi, sangat heterogen. Walaupun sangat bervariasi, ada kesamaan bahwa pendorong utama penularan HIV adalah kaum laki-laki. Kalau saja kita bisa menjangkau sebagian ebsar laki-laki yang rawan dan mengubah perilakunya, maka kita bsia mencegah jalannya epidemi

·         Damarwulan                            : Bagaimana hubungan HIV di provinsi di Indonesia?
Dimas Erda Widyamarta          : Jawa Timur merupakan penyumbang ketiga terbesar HIV/ AIDS di Indonesia, setelah Provinsi DKI Jakarta dan Papua. Jawa Timur merupakan dari enam provinsi prioritas penanggunalan HIV/ AIDS bersama DKI Jakarta, Papua, Jawa Barat, Riau, Bali, karena angka keskitan HIV tinggi. Perlu partisipasi dan dukungan semua pihak, baik pemerintah, swasta dn masyarakat (terutama Lembaga Sosial Masyarakat) dalam upaya penanggulangan HIV/ AIDS, termasuk IMS. Data HIV/ AIDS di Jawa Timur per Februari 2008 dilaporkan sebagai berikut:
                                i.            3188 orang HIV (+) dari 15549 klien yang klinik VCT di 13 Rumah Sakit
                              ii.            583 orang HIV  (+) sumber: 16 klinik VCT pkm
                            iii.            2190 kasus AIDS (meninggal 527 kasus; CFR:24%)
                            iv.            Estimasi ODHA:20810 orang

·         Damarwulan                            : Bagaimana penyebaran virus di Jawa Timur?
Dimas Erda Widyamarta          : Hetero/ Homoseksual (WTS dan Pelanggan, Waria) Narkoba suntik/ IDU (Intarvena Drug User); Penyakit Pasif dan Aktif, misalnya Tenaga Kerja Indonesia ke luar provinsi dan luar negeri serta tenaga asing.Resiko pekerjaan, resiko penularan di Pelayanan Kesehatan yang kurang memperhatikan Kewaspadaan Universal (Medis dan Paramedis di Rumah Sakit, Puskesmas, Lab.) Penularan dari Ibu ke Anak. Satu kasus AIDS yang ditemukan dapat berarti ada sekitar 1000-10000  kasus lain di masyarakat. ODHA (orang dengan HIV/ AIDS ) sering tidak tahu bahwa dirinya HIV positif dan menular tanpa menyadarinya, selama 3 sampai 10 tahun. Begitu kasus mulai bermunculan, pencegahan akan sangat sulit dn biaya pengobatan sangat besar. Siapapun bisa tertular HIV, jika: perilakunya beresiko. Penampilan luar bukan jaminan bebas HIV. Orang yang HIV positif sedang terlihat sehat dan merasa sangat sehat. Jika belum melakukan tes HIV, orang yang HIV positif tidak tahu bahwa dirinya sudah tertular HIV dan dapat menularkannya HIV kepada orang lain. Tes HIV adalah satu-satunya cara untuk mendpatkan kepastian tertular HIV atau tidak.

·         Damarwulan                            : Mengerikan juga... bagaimana pencegahan HIV AIDS?
Dimas Erda Widyamarta          : Membangun jaringan upaya penanggungan HIV/ AIDS, Penyuluhan dan pemberdayaan pada masyarakat umum, resiko, lembaga; Peningkatan pelaksanaan survellan di pelayanan kesehatan; Penanggulangan PMS terpadu di lokalisasi; Menghilangkan stigma dan diskriminasi terhadap ODHA; Peningatan pelaksanaan UP di sarana kesehatan dan non kesehatan; Skrining darah donor; Memfasilitasi upaya penularan jenazah ODHA; Kesehatan reproduksi dan pencegahan penularan dari ibu ke anak.

·         Damarwulan                            : Terima kasih. Semoga dapat membantu saya untuk mengetahui pentingnya kesehatan.
Dimas Erda Widyamarta          : Tidak apalah, semoga kita dapat hidup lebih sehat.