Minggu, 26 Januari 2014

Nutrisi pada pasien dengan penyakit jantung dan pembuluh darah, Keperawatan/ Nutrition in patients with heart and vascular disease, Nursing


Nutrisi pada pasien dengan penyakit jantung dan pembuluh darah, Keperawatan
(Sumber/ source: Nurhayati, Tetik.2013.Nutrisi pada pasien dengan penyakit jantung dan pembuluh darah.Ponorogo.)
 (Rewritten by Dimas Erda Widyamarta: www.ithinkeducation.blogspot.com)
A.     Penyakit jantung koroner (PJK)
Penyakit jantung koroner adalah bentuk penyakit kardiovaskuler yang paling sering terjadi PJK merusak aliran darah jantung, menyebabkan hilangnya oksigen dan nitrugenuntuk jarignan miokardial.

1.      Penyebab PJK: Atherosklerosis

2.      Asupan nutrisi:
a.       Asupan nutrisi pada penderita gangguan sistem kardiovaskuler, termasuk PJK, pada umumnyaAsupan nutrisi pada penderita gangguan sistem kardiovaskuler, termasuk PJK, pada umumnya adalah diet rendah garam dan rendah kalori (RGRK), bagi yang obesitas. Contohnya adalah diet TLC (therapeutic lifestyle change).
b.      Komposisi nutrisi diet TLC
                                                        i.            Lemak tak jenuh*: kurang dari 7% kalori total
                                                      ii.            Lemak tak jenuh ganda: sampai 10% dari kalori total
                                                    iii.            Lemak tak jenuh tunggal: sampai 20% dari kalori total
                                                    iv.            Lemak total: 25-35% dari kalori total
                                                      v.            Karbohidrat**: 50-60% dari kalori total
                                                    vi.            Serat: 20-30 gram/ hari
                                                  vii.            Protein: sekitar 15% dari kalori total
                                                viii.            Kolesterol: kurang dari 200 mg/ hari
                                                    ix.            Kalori total (energi)***: seimbangkan asupan dan penggunaan enrgi untuk mempertahankan berat badan yang diinginkan atau mencegah penambahan berat badan.
Keterangan:
                                                                    i.            * asam lemak trans adalah lemak lain yang meningkatkan LDL (lemak jahat) sehingga harus dijaga dengan asupan yang rendah
                                                                  ii.            ** Karbohirat terutama harus bersal dari makanan yang kaya karbohidrat kompleks, termasuk padi-padian, terutama padi-padian utuh, buah dan sayuran.
                                                                iii.            ***Penggunaan energi harian harus mencakup setidaknya aktivitas fisik sedang (menyumbang sekitar 200 kkal per hari)

B.     Hipertensi
Hipertensi (tekanan darah tinggi) adalah tekanan darah yang menetap pada angka 140/90 mmHg atau lebih tinggi.
1.      Terapi nutrisi untuk penderita hipertensi berfokus pada:
a.       Pengurangan asupan antrium
b.      Penurunan berat badan
c.       Mengurangi asupan alkohol
d.      Meningkatkan aktivitas fisik
Salah satu contohnya dengan menerapkan rencana makan Dietary Approaches to Stop Hypertension (DASH) yang digunakan untuk terapi hipertensi, disusun berdasarkan diet 2000 kalori/ ha.
a.       Produk padi-padian, sajian per hari: 7 sampai 8 hari. Porsi sajian: 1 lembar roti, 28 gram sereal kering, ½ cup beras, pasta atau sereal yang dimasak. Contohnya: rotidari padi-padian utuh, mufflin Inggris, roti pita, bagel, sereal, drits, patmeal, biskuit, pretzel dan berondong jagung yang tidak asin. Peran dalam rencana DASH: sumber utama energi dan serat.
b.      Sayuran. Sajian perhari: 4 sampai 5 hari. Porsi sajian: 1 cup sayuran berdaun yang mentah, ½ cup sayuran yang dimasak, 177 ml jus sayuran. Contoh: tomat, kentang, wortel, polong hijau, squesh, brokoli, collard, kale, bayam, kacang-kacangan hijau, kacang lima, kentang manis. Peran dalam renana DASH: sumber utama energi.
c.       Buah-buahan. Sajian perhari: 4 sampai 5 hari. Porsi sajian: 177 ml jus buah, 1 buah berukuran sedang, ¼ cup buah kering, ½ cup buah segar, beku atau kalengan, 237 ml susu, 1 cup yogurt, 43 gram keju. Contohnya: apricot, psiang, dates, anggur, jeruk, jus jeruk, melon, peach, nanas, prune, stroberi, kismis, tangerine. Peran dalam DASH: sumber yang penting untuk kalium magnesium dan serat.
d.      Produk olahan susu rendah lemak atau bebas lemak. Sajian perhari: 2 sampai 3 hari. Porsi sajian: 237 ml susu, 1 cup yogurt, 43 gram keju. Contoh: susu bebas lemak atau rendah lemak (1%) buttermil yang bebas lemak atau rendah lemak, yogurt beku atau biasa yang bebas lemak atau rendah lemak, keju bebas lemak atau rendah lemak. Peran dalam DASH: sumber utama kalsium dan protein.
e.       Daging, unggas dan ikan. Sajian perhari: 2 atau kurang. Porsi sajian: 85 mg daging unggas atau  ikan yan dimasak. Contoh: ungas (buang kulitnya), ikan yang dimasak. Peran dalam DASH: Sumber utama protein dan magnesium
f.       Kacang, biji-bijian, dan kacang kering. Sajian perhari 4 sampai 5 per minggu. Porsi sajian: 1/3 cup atau 43 gram kacang, 2 sendok maka atau 14 gram biji-bijian. ½ cup kacang kering yang dimasak. Contoh: almond, campuran kacang, kacang tanah, walnut, biji  bunga matahari, kacang ginjal, lentil, kacang polong. Peran dalam DASH: sumber kaya akan protein, magnesium, kalium dan serat.
g.       Manis. Sajian perhari 5 per minggu. Porsi sajian: 1 sendok makan gula, 1 sendok makan jeli atau selai, 14 gram jeli kacang, 237 ml lemonade. Contoh: gula, jeli, selai, gelatin yang diberi rasa buah, jeli kacang, permen keras, punch buah, sorbet, sirup maple, es yang diberi perasa. Peran dalam DASH: pemanis harus rendah lemak
h.      Lemak dan minyak. Sajian per hari: 2 sampai 3 minggu. Porsi sajian: 1 sendok teh margarin lembut, 1 sendok makan mayones rendah lemak, 2 sendok makan bambu salad ringan, 1 sendok teh minyak sayur. Contoh: margarine lembut, mayones rendah lemak, bumbu sald yang ringan, minyak sayur (seperti zaitun, jagung, canola atau safflower). Peran dalam DASH: mengandung 27% kalori sebagai lemak, termasuk lemak adalam makanan atau yag ditambahkan ke makanan.

2.      Ciri khas diet pasien dengan gangguan sistem kardiovaskuler
Diet memegang peranan yang penting dalam pencegahan dan pengobatan terhadap penyakit kardiovaskuler. Para penderita penyakit kardiovaskuler sering mengalami obesitas dan kadar lemak darah yang tinggi. Kandungan energi dalam makanan harus dibatasi untuk mengurangi berat badan. Kenaiakan kadar lemak dalam darah dikoreksi dengan pengurangna jumlah total lemak yang dimakan dan modifikasi lemak tersebut.

3.      Modifikasi diet dilakukan berdasarkan tiga prinsip
a.       Nilai kalori dalam diet dikurangi bila pasien mengalami obesitas
b.      Jika pasien memperlihatkan gejala edema umumnya digunakan preparat deuretik untuk mengurangi volume cairan ekstraseluler.
c.       Jumlah total lemak pada makanan dan lemak jenuh harus dikurangi jika kadar lipid serung meningkat.

C.     Diet rendah garam
Diet ini dapat digunakan untuk mengatasi hipertensi primer khususnya hipertensi ringan. Sebagian besar preparat diuretik akan mendorong eksresi kalium

1.      Modifikasi diet rendah garam yang dapat dilakukan pada diet normal antara lain:
a.       Digunakan dalam jumlah minimal apda waktu memasak (tidak lebih dari setengah sendok teh atau 2 gram dalam sehari)
b.      Tidak perlu menyediakan penyedap yang mengandung natrium seperti bumbu masak, saus tomat, kecap dan lainnya di atas meja
c.       Membatasi konsumsi susu sapi tidak lebih dari 500 ml/ hari. Akan lebih baik jika susu sapi digantikan dengan susu nabati (susu kedelai) yang kandungan natrium sangat sedikit
d.      Makanan berikut harus dihindari
                                                        i.            Makanan asin: ham, lidah asap, ikan asin, telur asin, keju, dendeng abon, kornet, sardencis, dst.
                                                      ii.            Sayuran dan buah yang diasinkan: sayuran asin, sawi asin, asinan sayuran dan buah acar, dan sebagainya
                                                    iii.            Berbagai bahan penyedap dan aditif: garam dapur, bumbu masak, vetsin, soda kue, kecap, saus tomat, tauco, petis, terasi dan lainnya.
                                                    iv.            Makanan camilan: roti, kue, biskuit dan lainnya yang diolah dengan soda kue dan garam dapur.
                                                      v.            Makanan nabati yang diasinkan: pindakas (mentega kacang), kacang asin, margarine biasa dan lainnya.
Untuk mengatasi rasa hambar pada diet randah garam, dianjurkan penggunaan bumbu yang tidak mengandung natrium seperti gula, cuka, bawang merah, bawang putih, jahe, kunyit, laos, salam dan lainnya. Selain itu juga mengunakan rendah garam natrium.
2.      Pembatasan natrium
Natrium adalah unsur alami yang ada pada semuah bahan panganan. Sumber natrium antara lain:
a.       Daging, ikan, susu dan telur mengandung lebih banyak natrium daripada buah, sayuran dan sereal
b.      Natrium merupakan contituent dalam natrium klorida yang baisa digunakan memasak. Natrium juga menjadi komponen beberapa bahan penyedap dan aditif seperti MSG dan soda kue. Hal ini juga terdapat pada bahan pengawet seperti Natrium benzoat dan natrium suffit.
c.       Kandungan natrium akan meningkatkan dengan dilakukannya pengawetan seperti penambahan garam dan dalam pembuatan ikan asin, ebi, lidah asap dan keju, begitu pula buah dan sayur yang dihasilkan serta berbagai jenis saus.
d.      Roti dan kue yang dikembangkan dengan soda kue atau natrium bikarnonat akan menambah konsumsi natrium.
3.      Penurunan berat badan
Penuruna berat badan adalah tindakan penting pada penyakit kardiovaskuler. Berat badan yang berlebih menyebabkan beban kerja jantung akan bertambah, timbunan lemak dalam otot dapat mengganggu efisiensi gerak jantung. Penumbunan lemak dalam jumlah besar di sekeliling organ abdomen dapat mengganggu respirasi karena menghalangi gerak diafragma.
4.      Diet rendah kolesterol lemak terbatas
Pada atherosclerosis akan terlihat kadar kolesterol darah yang tinggi. Sejumlah penelitian telah memperlihatkan bahwa kadar kolesterol darah yang tinggi merupakan salah satu di antara sejumlah faktor yang berkaitan dengan peningkatan insidensi penyakit jantung koroner. Keadaan ini juga berhubungan dengan konsumsi lemak jenuh dalam propersi yang tinggi seperti:
a.       Lemak jenuh dalam berbagai produk susu, telur dan daging.
b.      Lemak tak jenuh yang terdapat di dalam minyak nabati, seperti minyak jagung dan minyak kedelai, relative lebih sedikit.
Pada beberapa keadaan juga diperlukan pengurangna konsumsi kolesterol. Kolesterol ditemukan hanya pada lemak hewani, seperti merah telur, otak, jeroan, hati, produk susu seperti keju, mentega, krim dan lainnya. Kolesterol juga disintesis dalam tubuh untuk pembentukan berbagai hormon serta getah empedu dan ditemukan di dalam selubung myelin saraf serta otak.
Konsumsi kolesterol setiap hari dapat dikendalikan dengan cara
a.       Membatasi makan kuning telur hanya sampai dua butir selama seminggu
b.      Mengganti kebiasaan minuman susu full cream dengan susu skim atau susu kedelai
c.       Menggantikan penggunaan lemak hewani untuk  menggoreng, dengan lemak nabati seperti minyak jagung dan minyak kedelai. Makanan sebaiknya direbus atau ditumis ennngan sedikit minyak. Pemakaian santan yang kental harus dihindari.
d.      Menghindari jenis makanan yang kaya akan kolesterol.
5.      Berikut diet rendah kolesterol dan lemak terbatas (RKLT)
a.       Penggunaan susu skim atau susu kedelai untuk menggantikan susu fullcream atau susu penuh (whole milk)
b.      Mentega, margarine, dan minyak goreng lazim dipakai harus dihindari. Sebaiknya diganti dengan minyak jagung atau kedelai untuk menumis atau memasak
c.       Sedapat mungkin memilih daging yang kurus seperti daging ayam kampung dan daging sapi yang kurus dan gajih yang terlihat harus dibuang (kulit ayam, burut, kepala ayam jangan dimakan)
d.      Ikan dapat dimakan sebgai pengganti daging bila Anda menyukainya. Ikan yang dagingnya putih memiliki kandungan lemak yang rendah sedangkan minyak yang terdapat dalam jaringan ikan yang gemuk atau berdaging gelap sebagian besar berupa lemak tak jenuh.
e.       Kuning atau merah telur, khususnya telur ayam negeri (broiler) mempunyai kandungan kolesterol dan lemak jenuh yang tinggi. Sebaiknya memilih telur ayam kampung dan jumlah merah telur dimakan tidak melampaui 2 butir setiap minggu. Putih telur dapat dimakan bebas.
f.       Keju harus dihindari
Sebagian makanan yang harus dihidari dlam diet rendah kolesterol sudah disebutkan diatas, disamping itu makanan berikut harus dihindari:
a.       Otak dan jeroan seperti hati, ginjal, usus babat.
b.      Lapis legit, kue kering, gorangan yang mengandung telur dan atau lemak jenuh. Demikian pula makanan manis seperti selai, sirup, jam, permen, cokelat, kpi, es krim, es teler.
c.       Makanan yang dimasak dengan santan kental seperti gudeg, gulai, kare