Minggu, 16 Februari 2014

Salam Pramuka,Di dalam Pramuka/ Greetings Scouts, Boy Scouts In the

Salam Pramuka,Di dalam Pramuka
(Sumber: Noname.Buku Saku Pramuka.UD. Budi.)
(Rewritten by Dimas Erda Widyamarta: www.ithinkeducation.blogspot.com)
            Salam (penghormatan) diberikan kepada semua pramuka. Yang lebih dahulu tahu haruslah memberi salam dan yang diberi salam harus membalasnya. Salam dalam Gerakan Pramuka, bukannya diberikan kepada yang berpangkat, tetapi sesama Pramuka sebab itu juga sebagai mengingat janji Pramuka.
            Salam (penghormatan) adalah suatu perwujudan dari penghargaan seseorang terhadap orang lain atas dasar susila yang sesuai dengan kepribadian bangsa Indonesia.
            Salam untuk melahirkan disiplin, tata tertib yang mewujudkan suatu ikatan jiwa yang kuat ke dalam maupun ke luar, yang hanya dapat dicapai antara lain dengan adanya saling menyampaikan penghormatan yang dilakukan dengan tertib, sempurna penuh keikhlasan.
            Cara seorang anggota Pramuka memberikan salam dengan memakai topi atau tidak sama saja, sesudah ia mengambil sikap sempurna sebagai berikut:
1.      Dengan gerakan cepat tangan kanan diangkat ke arah pelipis kanan, siku-siku 15 serong ke depan, kelima jari lurus dan rapat satu sama lain, tapak tangan serong ke bawah dan ke kiri, ujung jari tengah dan telunjuk mengenai pelipis.
2.      Pergelangan tangan lurus bhu seperti saat sikap sempurna, pandangan muka tetap tertuju kepada yang diberikan hormat.
3.      Jika selesai menghormat, maka lengan kanan dikembalikan secara cepat ke sikap sempurna lagi.
Pada waktu penggalang membawa tongkatnya, maka penghormatan dilakuakn dengan tongkat tetap di tangan kanan, tetapi dilekatkan tegak lurus ke atas dengan pangkal tongkat melekat pada sepatu dekat ujung jari kelingking kaki kanan. Kemudian lengan kiri diangkat merata ke depa ndan dengan punggung tangan ke arah atas dan ujung ibu jari kiri menempel pada tongkat. Gerakan ini dilaksanakan dengan cepat, demikian pula pada waktu tegap.
Cara penghormatan lain, terutama pada penghormatan waktu mengucapkan Tri Satya atau mendengarkan, ialah dengan memindahkan tongkat dari kanan (jadi slang lewat depan badan) dan tangan kanan mengadakan penghormatan seperti pada waktu tidak memakai tongkat. Penghormatan ini dapat dilaksanakan pada waktu mengadakan penghormatan kepada bendera dan pada waktu iringan jenazah lewat.
Salam sebagai tanda hormat diberikan kepada:
1.      Bendera kebangsaan dalam upacara
2.      Kepala negara/ wakil kepala negara/ panglima tertinggi.
3.      Lagu kebangsaan dalam upacara

4.      Jenazah