Minggu, 09 Maret 2014

Naik Pesawat, Awas!/ The plane ride, Beware!

Naik Pesawat, Watch Out!

(Sumber: Noname.2013.”So Jet Lag, Penerbangan Panjang dan Risiko Gangguan”. Dalam Jawa Pos, tanggal 28 November 2013.)
(Rewritten by/ Diketik kembali oleh: Dimas Erda Widyamarta, www.ithinkeducation.blogspot.com)

A).  Jet Lag. Kelelahan dan sulit tidur, terutama ketika terbang melintasi perbedaan zona waktu. Jam biologis tubuh terganggu karena jadwal penerbangan.
\
B).  Telinga tidak nyaman. Terjadi karena perbedaan tekanan

C).  Virus. Menurut Journal of Environmental Health Research, tingkat tertularnya penumpang pesawat 113 kali lebih besar jika dibanding saat didarat. Penyebabnya, penumpang pesawat berbagi udara yang sama dalam ruang terbatas (kabin pesawat).

D).  Alergi. Alergi terhadap makanan tertetnu juga harus diwaspadai. Tanyakan kepada pramugar kandungan makaanan yang disajikan.

E).   Deep Vein Thrombosis (DVT). Penggumpalan darah karena lama tidak menggerakkan badan. Berisiko menghambat aliran darah.

Oleh: Ruthie Pasaribu, Fashion consultant

“Saya pernah terbang 15 jam, 7 jam Jakarta-Dubai, 8 jam Dubai-Paris. Saat itu badan ada sisa flu. Sepanjang 15 jam di pesawat saya kena migran. Kuping kayak ditusuk, mungkin karena tekanan udara. Kemarin waktu ke Jepang, 9jam penerbangan nggak ada masalah karena kondisi badan sedang bugar. Beberapa hari sebelumnya aktif olahraga lari dan berenang. Harus banyak minum selama di pesawat. Selama di udara, sempatkan jalan-jalan sebentar.”