Rabu, 09 April 2014

Berapa banyak gizi yang diperlukan bagi ibu hamil?/ How many nutrients that are necessary for pregnant women?

Berapa banyak gizi yang diperlukan bagi ibu hamil?
(Sumber/ Source: Prenagen Buku Hamil.)
(Rewritten by/ Diketik kembali oleh: Dimas Erda Widyamarta, silahkan mengikuti di dalam blog/ please follow in the blog: www.ithinkeducation.blogspot.com.2014)

Nama Bahan
Berat
Ukuran Rumah Tangga
Kalori
Beras
300 gr
4 gelas nasi
934
daging
75 gr
3 potong sedang
142,5
Tempe
75 gr
3 potong kecil
120
sayuran
300 gr
3 gelas
150
Buah
200 gr
2 potong
107
susu
400 ml
2 gelas
300
gula
10 gr
1 sendok makan
90
minyak
25 ml
5 sendok makan
450
selingan
2 kali



Nilai Gizi
Kalori: 2500 Protein: 85 lemak: 82 karbohidrat: 414

Secara umum, banyaknya makanan yang diperlukan pada kehamilan bisa dilihat dalam table di atas ini. Table tersebut berlaku pada kehamilan normal tanpa gangguan. Jika kehamilan terganggu (misalnya akibat mual muntah berlebihan) tentu dibutuhkan penyesuaian.

Contoh:
1)      Pada trimester pertama, pada umur kehamilan 1-3 bulan dapat terjadi penurunan berat badan ibu akibat pusing, mual dan muntah. Guna menghindarinya sebaiknya makanlah makanan dalam porsi kecil namun sering, contoh: susu, sari buah, roti kering.
2)      Pada trimester kedua, nafsu makan ibu mulai membaik sehingga porsi makanan mulai kembali seperti sebelum hamil berupa tiga porsi makanan utama sehari ditambah 1 porsi makanan selingan. Hidangan lauk pauk hewani seperti telur, ikan, daging dan teri sangat baik serta mampu mengurangi risiko kurang darah.
3)      Pada trimester ketiga, banyaknya makanan pada periode ini sebaiknya disesuaikan dengan keadaan badan ibu. Jika ibu hamil memiliki berat badan berlebih, sebaiknya makanan pokok (tepung-tepungan, misalnya nasi, roti, sirup, kue-kue) dikurangi dan sayuran serta buah-buahan segar diperbanyak. Selain membantu menjaga berat badan, sayur dan buah juga membantu mencegah sembelit (susah buang air besar).

4)      Jika ibu hamil mengalami udem (bengkak-bengkak pada kaki), sebaiknya kurangi konsumsi makanan yang asin dan batasi penggunaan garam saat memasak makanan.