Rabu, 09 April 2014

Hamil pada saat menyusui/ Pregnant during breastfeeding

Hamil pada saat menyusui
(Sumber/ Source: Prenagen Buku Hamil.)
(Rewritten by/ Diketik kembali oleh: Dimas Erda Widyamarta, silahkan mengikuti di dalam blog/ please follow in the blog: www.ithinkeducation.blogspot.com.2014)
Hamil pada saat menyusui tidak memiliki dampak yang nyata, karena janin memerlukan nutrisi dari makanan dan anak yang lahir memerlukan asupan nutrisi dari ASI ibu. Jika diurutkan dari prioritas pemberian nutrisi, maka prioritas utama adalah janin yang berada dalam kandungan, anak yang baru lahir, lalu ibu yang mengandung. Maka kebutuhan nutrisi ibu hamil dan menyusui akan meningkat, karena harus memenuhi nutrisi untuk tiga individu.
Pada dasarnya ibu hamil yang sedang menyusui hormone progesteronnya akan meningkat, sehingga menyebabkan produksi ASI akan berkurang. Secara alami, pada saat hamil biasanya ASI memiliki rasa yang tidak enak, sehingga sang kakak akan otomatis berhenti mengkonsumsi ASI. Namun jika sang kakak tetap ingin mengkonsumsi ASI, maka sebaiknya sang ibu menambah memperhatikan asupan nutrisi dengan makan yang bergizi dan minum susu.

Jika menyusui pada saat hamil menimbulkan rasa mulas pada perut, kontraksi yang kuat, dan perdarahan maka sebaiknya menyusui dihentikan. Untuk memenuhi asupan nutrisi sang kakak sebaiknya diberi makanan tambahan karena ASI yang dikonsumsi sedikit.