Rabu, 09 April 2014

Minggu 1-40, pada Kehamilan/ Sunday 1-40, in Pregnancy

Minggu 1-40, pada Kehamilan
(Sumber/ Source:         Catatan Bunda. Sari Husada. SGM.)
(Rewritten by/ Diketik kembali oleh: Dimas Erda Widyamarta, silahkan mengikuti di dalam blog/ please follow in the blog: www.ithinkeducation.blogspot.com.2014)
Untuk mempersiapkan kehamilan yang sehat ibu perlu melakukan beberapa hal, antara lain adalah pemeriksaan diri ke petugas kesehatan dan jangan lupa makan makanan yang bergizi.
I)                   Periksa hamil secepatnya dan sesering mungkin sesuai anjuran petugas. Agar ibu, suami dan keluarga dapat mengetahui jika ada masalah yang timbul pada kehamilan.
II)                Timbang berat badan setiap kali periksa hamil. Beratb adan bertambah sesuai dengan pertumbuhan bayi dalam kandungan.

Status Gizi Pra Kehamilan
Rata-rata kenaikan Berat di Trimester 2 dan 3
(kg/ minggu)
Total penambahan berat badan selama kehamilan (kg)
IMT<18,5 (kurus)
0,5
12,5-18
IMT 18,5-24,9 (normal)
0,4
11,5-16
IMT 25-29,9 (Overweight)
0,3
7-11.5
IMT >30 (Obesitas)
0,2
5-9
Pada trimester 1 peningkatan berat badan berkisar antara 0,5-2 kg

III)             Ibu hamil memerlukan kebutuhan nutrisi untuk:
1)      Pemenuhan nutrisi janin untuk perkembangan optimal
a)      Pembentukan tabung syaraf yang optimal
b)      Perkembangan otak optimal
2)      Pemenuhan nutrisi ibu untuk menjalani masa kehamilan dengan sehat
a)      Mengurangi rasa mual (terutama di trimester awal kehamilan)
b)      Mencegah terjadinya anemia defisiensi (kekurangan) zat besi
IV)             Bagaimana kebutuhan nutrisi bunda? Untuk pertumbuhan dan perkembangan bayi selama dalam kandungan, ibu hamil harus mengkonsumsi makanan bergizi yan:
1)      Seimbang dan bervariasi
2)      Menyediakan semua nutrisi esensial dengan jumlah yang cukup untuk mendukung perkembangan janin yang optimal
Kebutuhan nutrisi ibu hamil berbeda dengan wanita yang tidak hamil, ibu hamil harus memenuhi nutrisi untuk dirinya sendiri dan juga untuk pertumbuhan janin.

V)                6 dari10 ibu hamil kekurangan gizi mikro dan protein, mungkinkah bunda salah satu diantaranya?
Susu adalah salah satu solusi mudah untuk bisa memenuhi kebutuhan nutrisi ibu hamil. Asupan nutrisi lengkap dan seimbang adalah investasi untuk masa depan bayi yang akan lahir. Konsultasikan dengan dokter atau bidan agar bunda mendapatkan semua nutrisi yang dibutuhkan selama kehamilan.

VI)             9 bulan perkembangan janin
1)      Trimester pertama
a)      0-4 minggu: pembuluh saraf mulai terbentuk, system pencernaan dan organ indera mulai terbentuk
b)      4-8 minggu (panjang janin 2,5 cm): sudah menyerupai manusia, jantung mulai berdetak, jari-jari mulai tampak, tulang mulai menggantikan tulang muda.
c)      8-12 minggu (panjang 5-7 cm): system peredaran dan saluran kencing mulai bekerja, organ reproduksi mulai berkembang

2)      Trimester kedua
a)      12-16 minggu: reflex menghisap dan menelan mulai berkembang, bentuk kepala mulai terlihat, pucuk gigi mulai tumbuh.
b)      16-20 minggu: kegiatan janin dapat dirasakan, rambut dan alis mulai tampak, lapisan pelindung verniks menutupi janin.
c)      20-24 minggu (panjang 30 cm dan berat 0,4-0,6 kg): sidik jari tangan dan kaki mulai tampak, mata membuka.

3)      Trimester ketiga
a)      24-28 minggu: janin mulai mengisap jempol, cegukan dan menangis, mulai dapat merasakan manis atau asam, memberi respon terhadap rasa sakit, cahaya dan suara.
b)      28-38 minggu (panjang 36 cm dan berat 1-1,8 kg): otak tumbuh pesat, kebutuhan kalsium, zat besi, protein semakin penting, organ tubuh telah terbentuk dengan baik namun paru-paru belum cukup matang.
c)      36 minggu (panjang 50 cm dan berat 2,5 kg): paru-paru sudah matang (85%-95%, bayi akan terasa kurang aktif karena keterbatasan ruang.

VII)          Bagaimana makan yang baik selama hamil?
1)      Makan makanan yang bergizi sesuai dengan anjuran petugas kesehatan
2)      Makan 1 piring lebih banyak dari sebelum hamil.
3)      Untuk menambah tenaga, makan makanan selingan, pagi dan sore hari seperti kolak, bubur kacang hijau, kue dan lain-lain.
4)      Tidak ada pantangan makanan bagi ibu selama hamil.
5)      Jangan merokok, memakai narkoba, minum jamu atau minum minuman keras. Minum obat sesuai petunjuk dokter atau bidan.
6)      Hindari asap rokok
7)      Merokok, minuman keras, narkoba, jamu, dan obat-obatan bisa mengganggu pertumbuhan bayi dalam.

VIII)       Tanda-tanda bahaya pada ibu hamil (segera bawa ke petugas kesehatan setempat):
1)      Pendarahan
2)      Bengkak di kaki, tangan dan wajah atau sakit kepala kadangkala disertai kejang.
3)      Demam tinggi
4)      Keluar air ketuban sebelum waktunya
5)      Bayi dalam kandungna gerakannya berkurang atau tidak bergerak
6)      Ibu muntah terus dan tidak mau makan.

IX)             Apa saja persiapan keluarga menghadapi persalinan?
1)      Sejak awal, ibu hamil dan suami menentukan persalinan ini ditolong oleh bidan atau dokter. Rencanakan bersalin di Polindes, Puskesmas, Rumah Bersalin, Rumah Sakit, Rumah Bidan atau di rumah.
2)      Ibu dan suami menanyakan ke bidan atau dokter kapan perkiraan tanggal persalinan.
3)      Jika bersalin di rumah, suami atau keluarga perlu menyiapkan:
a)      Ruangan yang terang, tempat tidur dengan alas kain yang bersih.
b)      Air bersi dan sabun untuk cuci tangan
c)      Kain, handuk dan pakaian bayi yang bersih dan kering

d)     Kain dan pakaian ganti yang bersih dan kering bagi ibu setelah melahirkan.