Rabu, 09 April 2014

Minggu 41, pada saat kelahiran/ Sunday 41, at the time of birth

Minggu 41, pada saat kelahiran
(Sumber/ Source:         Catatan Bunda. Sari Husada. SGM.)
(Rewritten by/ Diketik kembali oleh: Dimas Erda Widyamarta, silahkan mengikuti di dalam blog/ please follow in the blog: www.ithinkeducation.blogspot.com.2014)

A)    Apa saja tanda-tanda persalinan?
1)      Mulas yang teratur timbul semakin sering dan semakin lama.
2)      Keluar lendir bercampur darah dari jalan lahir
3)      Keluar cairan ketuban dari jalan lahir akibat pecahnya selaput ketuban
Suami atau keluarga segera menghubungi bidan atau dokter jika ada salah satu tanda di atas.

B)    Apa saja yang dilakukan ibu berslain?
1)      Proses persalinan berlangsung 12 jam sejak terasa mulas. Jadi ibu masih bisa makan, minum, buang air kecil dan jalan-jalan.
2)      Jika mulas-mulas bertamha, tarik napas panjang melalui hidung dan keluarkan lewat mulut.
3)      Jika ibu merasa ingin buang air besar berarti bayi akan lahir. Segera beritahu bidan atau dokter.
4)      Ikuti anjuran bidan atau dokter kapan ibu harus mengejan waktu bayi akan lahir.

C)    Apa saja tanda bahaya pada ibu bersalin?
1)      Bayi tidak lahir dalam 12 jam sejak terasa mulas.
2)      Perdarahan lewat jalan lahir
3)      Tali pusar atau tangan bayi keluar dari jalan lahir
4)      Ibu tidak kuat mengejan atau mengalami kejang
5)      Air ketuban keruh dan berbau
6)      Setelah bayi lahir, ari-ari tidak keluar
7)      Ibu gelisah atau mengalami kesakitan yang hebat, suami harus segera membawa ibu hamil ke dokter atau bidan jika ada salah satu tanda di atas. Suami mendampingi ibu hamil.

D)    Apa saja tanda bayi lahir sehat?
1)      Bayi lahir segera menangis
2)      Seluruh tubuh bayi kemerahan
3)      Bayi bergerak aktif
4)      Bayu bisa menghisap putting susu dengan kuat
5)      Berat lahir 2500 gram atau lebih.

E)     Beri ASI, jangan beri makanan lain
1)      Segera teteki atau susui bayi dalam 30 menit setelah bersalin untuk merangsang ASI cepat keluar (tanyakan ke bidan atau dokter bagaimana caranya)
2)      Teteki atau susui bayi sesering mungkin dan setiap kali bayi menginginkan.
3)      ASI yang pertama keluar mengandung zat kekebalan tubuh, langsung diberikan kepada bayi jangan dibuang.

F)     Jaga bayi tetap hangat
1)      Tunda memandikan bayi sekurang-kurangnya 6 jam setelah lahir
2)      Bungkus bayi dengan kain kering. Ganti jika kain atau pakaian bayi basah.
3)      Bayi jangan ditidurkan ditempat dingin atau banyak angin.
4)      Jika berat lahir kurang dari 2500 gram, dekap bayi agar kulit bayi menempel ke dada ibu (Metode Kangguru)
5)      Tanyakan ke bidan atau dokter bagaimana caranya.

G)    Cegah infeksi pada bayi baru lahir
1)      Minta salep antibiotic untuk mata segera setelah lahir.
2)      Minta imunisasi Hepatitis B sebelum bayi berumur 7 hari
3)      Jaga agar tali pusat selalu bersih dan kering
4)      Jika kotor, bersihkan tali pusat dengan air matang

5)      Jangan bubuhkan ramuan atau bahan lain pada tali pusat