Rabu, 09 April 2014

Pregnancy examination/ Pemeriksaan Kehamilan

Pemeriksaan Kehamilan

(Sumber/ Source: Prenagen Buku Hamil.)
(Rewritten by/ Diketik kembali oleh: Dimas Erda Widyamarta, silahkan mengikuti di dalam blog/ please follow in the blog: www.ithinkeducation.blogspot.com.2014)
     I).            Tes Urin. Tes urin merupakan tes yang paling standar untuk mengetahui apakah Anda hamil atau tidak. Untuk ibu hamil, tes urin dilakukan untuk mengetahui adanya kemungkinan diabetes, gangguan ginjal atau preeclampsia yang ditandai dengan adanya protein dalam urin dan meningkatnya tekanan darah.
  II).            Tes Torch. Tes torch adalah tes untuk mengetahui apakah janin terkena infeksi 5 jenis mikroorganisme seperti rubella (campak Jerman), virus stiomegalo, taksoplasma, dan herpes simpleks.
III).            Tes HIV/ AIDS, tes HIV diperlukan untuk mengetahui adanya infeksi virus HIV pada ibu hamil. Biasnaya tes ini hanya dilakukan apabila ibu hamil yang memintanya.

IV).            Tes AFP, tes ini dilakukan pada saat janin berusia 15-18 minggu. Tes ini berfungsi untuk mengetahui adanya kelainan kromosom, ketidaknormalan otak janin dan system saraf tulang yang dapat menyebabkan down syndrome.