Rabu, 09 April 2014

Seks pada Kehamilan/ Sex in Pregnancy

Seks pada Kehamilan
(Sumber/ Source: Prenagen Buku Hamil.)
(Rewritten by/ Diketik kembali oleh: Dimas Erda Widyamarta, silahkan mengikuti di dalam blog/ please follow in the blog: www.ithinkeducation.blogspot.com.2014)

3 tips berhubungan seks selama kehamilan
1)      Berhubungan seks dengan posisi all-fours mungkin terasa lebih nyaman bagi Anda yang sedang hamil tua. Posisi ini tidak menekan perut dan payudara Anda.
2)      Di usia kehamilan pertengahan, berhubungan seks dengan cara menyamping berhadapan mungkin cocok untuk Anda.
3)      Posisi di atas pasangan Anda dengan kaki mengapitnya memungkinkan Anda mengontrol kedalaman dan sudut penetrasi sesuai dengan yang Anda inginkan. Posisi ini juga meniadakan tekanan terhadap perut Anda.

Mitos Seputar Seks dan Kehamilan
1)      Hubungna seks saat hamil akan membahayakan bayi.
Kekhawatiran ini tidak beralasan. Pada kehamilan normal alat kelamin tidak akan mengganggu janin yang terlindung oleh dinding otot rahim dan cairan ketuban. Tambahan lagi, di sekitar mulut rahim terdapat lendir penyumbat sehingga menghalami masuknya air mani dan kuman penyakit.

2)      Orgasme bisa membuat bayi keluar secara paksa (lahir premature)
Orgasme memang menimbulkan kontraksi uterus yang pada sebagian wanita menimbulkan rasa sakit di perut bawah sehingga disangka akan melahirkan. Namun tidak usah khawatir karena penelitian menemukan bahwa sepanjang kehamilan normal, orgasme tidak akan menyebabkan bayi lahir sebelum waktunya.

3)      Jangan berhubungan seks saat hamil jika pernah mengalami keguguran
Tidak ada bukti yang menyebutkan berhubungan seks saat hamil muda bisa menyebabkan keguguran. Keguguran pada kehamilan mudah biasanya disebabkan kelainan genetic yang tidak ada hubungannya dengan aktivitas seksual. Namun mereka yang pernah mengalami keguguran memang sebaiknya berhati-hati, dan jika ditemukan perdarahan pada kehamilan muda sebaiknya menghindari hubungan seks dahulu sampai perdarahan berhenti.