Selasa, 06 Mei 2014

Ampethamine dan Turunan Amphetamine, di dalam Farmakologi/ Ampethamine and Amphetamine Derivatives, in Pharmacology


Ampethamine dan Turunan Amphetamine, di dalam Farmakologi
(Sumber/ source: Anonim.Buku Ajar Penggunaan Obat Dalam Keperawatan Prodi S1 Keperawatan.Surabaya:Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Artha Bodhi Iswara.)
 (Rewritten by/ Diketik kembali oleh: Dimas Erda Widyamarta.2014. silahkan mengikuti di dalam blog/ please follow in the blog: www.ithinkeducation.blogspot.com or/ atau www.ithinkeducation.wordpress.com

A.    Halusinogenik/ Psychedelica

Obat yang memberikan halusinasi, penglihatan warna-warni, perasaan melayang-layang, pikiran dan impian khayal.
LSD    = D-lysergic acid diethylamide
DMT   =dimethyl tryptamine
STP     =dimethoxy methylphenylethyamine
Mescalin sering untuk ritual keagamaan
Psilocybin digunakan juga untuk upacara keagamaan
Meningkatkan kewaspadaan sensoris, gambaran sebenarnya ketakutan, mual, cacatnya koordinasi.
Marihuana, extract daun Cannabis indica
            Sering untuk rokok memberikan perasaan senang-euphoria
            Mimpi dengan diikuti perasaan ide yang melayang-layang
AMPHETAMINE= psikostimulansia- obat doping
Dosis: 5 mg sehari 2x
Nama jalanan: “SPEED”; “WHIZ”; “UPPERS”
Bahan sympathomimetik yangdominan pada CNS stimulant, terutama pada pusat pernafasan dan vasomotorik. Psikostimulansia kegiatannya menstimulir aktivitas mental dan fisik
            Mempertinggi inisiatif dan kelincahan
            Memperbesar prestasi dan kepercayaan diri (PD)
            Rasa kantuk dan kelelahan dihilangkan sementara
            Menimbulkan euphoria (rasa nyaman- nikmat)
Sewaktu-waktu dapat menyebabkan memburuknya suasana jiwa, bahkan timbul depresi.
Amphetamine dipakai sebagai Anorexan* pelangsing tubuh
Amphetamine dipakai obat dopingbanyak dimanfaatkan oleh: pekerja, pengemudi, olahragawan, obesitas, pelajar dan mahasiswa.
Efek samping: mulut kering, sakit kepala, gelisah, tak bisa tidur. Dosis tinggi: rasa lelah, depresi, halusinasi, peningkatan tekanan darah.

B.     Turunan Amphetamine
Methamphetamine (ice)= shabu-shabu (SS)
MDA= 3,4 methylenedioxyamphetamine
DOM= 3,4 dimethoxymethylemaphetamine=STP (Serenity, Tranquility, Peace)
MDEA= Eve
MDM= Ekstasi- Methylene Dioxy Meth Amphetamine
Obat tersebut merusak SSP terutama pada neuron serotonergik, dopaminergik yang mengakibatkan gejala psikotik: Halusinasi→ anxiety→ panik→ hypertensi→ denyut jantung tak beraturan→ cerebral haemorhage→ kejang otot→ perut→ distrosi warna→ jarak→ awas*KLL
Aktivitas meningkat tak terkendali tnapa capaian+ lapar
Hiperpryreksia-convulsi- CVA-Acuterenal Failure
Ini semua menyebabkan kefatalan

C.     Jenis obat serta nama jalanan (prokem)- street name
1)      Pil koplo adalah penamainya atua peminumnya menunjukkan perilaku atau gejala seperti orang bodoh atau bego, bahasa jawa: plogan-plongo/ lholhak-lholhok/ ngah-ngoh/ tatapan kosong. Kandungannya obat sedative atau disebut tranquilizer sama dengan penenang bekerja memengaruhi saraf pusat atau otak atau jiwa atau psike atau psikotropika *UUF.
Tranquilizes mayor= antipsikotik
Tranquilizer minor- tranqulizer
2)      Pil Nitra atau Mogadon adalah obat nitrazepam sebagai obat tidur yang disalah gunakan sebagai aksi kejahatan, seperti perampasan dan pemerkosaan
3)      Anti histamin adalah obat alergi yang mempunyai efek samping ngantuk seperti tidur. Ngantung yang drawsi (drowsiness), seperti orang mabuk- ngantuk tidak enak; pemakai selalu over dosis yakni selalu meningkatkan dosis setiap kali pakai, pagi dua kali minum lalu siang tiga kali minum.
4)      largactil (paten) sama dengna Chlorpromazine HCL (Generik) sama dengan tranquillizer, anxiety, yang digunakan memperkuat daya kerja analgetika, penyalahgunaannya berupa over dosis misalnya teller
5)      pil LL atau double L, kandungannya Trihexyphenidyl HCL sebagai pelemas otot. Garis untuk Parkinson efektif melawan tremor dan gerak kaku prevensi efek ekstra pyramidal. Penyalahgunaannya, misalnya memberikan euphoria (rasa gembira yang lebih dari biasa).