Sabtu, 07 Juni 2014

Diagnosa Keperawatan tentang Hipovolemia(Kekurangan Volume Cairan/ FVD)/ Nursing Diagnosis of Hypovolemia (Lack of Fluid Volume / FVD)


Diagnosa Keperawatan tentang Hipovolemia(Kekurangan Volume Cairan/ FVD)
(Sumber/ Source: Potter, Patricia.A.2005. Buku ajar fundamental keperawatan : konsep, proses, dan praktik. Jakarta : EGC.)
(Rewritten by/ Diketik kembali oleh: Dimas Erda Widyamarta.2014. please follow blog/ silahkan ikuti blog: www.ithinkeducation.blogspot.com or www.ithinkeducation.wordpress.com)
A.    Pengkajian
1.      Biodata pasien
Nama                           : Ny. Chion Lek Soe
Jenis Kelamin              : Perempuan
Umur                           : 36 tahun
Agama                         : Kong Hu Cu
Bangsa                                    : Indonesia

2.      Penanggung jawab
Nama                           : Tn Liek Kok Soe
Jenis kelamin               : 40 tahun
Hubungan pasien        : suami
Agama                         : Kong Hu Cu
Suku bangsa                : Indonesia
Pekerjaan                     : Pengacara
Alamat                                    : Gang Logi, No 12, Kabupaten Ponorogo

            POLA KEBUTUHAN DASAR
a.       Aktivitas/ istirahat:
Gejala        : kelelahan, kelemahan umum
b.      Sirkulasi:
Tanda        : hipotensi, termasuk perubahan postural, nadi lemah atau lembut, takikardia, vena leher datar, penurunan CVP
c.       Makanan/ cairan
Gejala        : anoreksia, mual/ muntah, haus
Tanda        : penurunan berat badan sering melebihi 2%-8% dari berat badan total. Distensi abdomen. Membrane mukosa kering, lidah kotor, penurunan air mata dan alvias, kulit kering dengan turgor buruk atau pucat, kembabb, dingin (syok)
d.      Neurosensori
Gejala        : kesemutan ekstremitas, vertigo, sinkope
Tanda        : perubahan perilaku, apatis, gelisah, kacau mental
e.       Pernapasan
Tanda        : takipnea, pernapasan cepat atau dangkal
f.       Keamanan
Tanda        : suhu biasanya sub normal, meskipun demam mungkin terjadi.
g.      Pemeriksaan diagnostic
1)      Natrium serum: mungkin tinggi, rendah atau normal
2)      Natrium urine: biasanya menurun (kurang dari 10mEq/L bila kehilangan karena penyebab eksternal; biasanya lebih besar dari 20 mEq/L. bila penyebab adalah renal atau adrenal)
3)      JDL     : Hb/Ht dan SDM biasaya meningkat (hemokonsentrasi); penurunan menunjukkan hemoragi
4)      Berat jenis urine          : meningkat
5)      Glukosa serum            : normal atau meningkat
6)      BUN dan CR              : Peningkatan, BUN diluar proporsi terhadap Cr

B.     Diagnosa Keperawatan
1.      Ganggua perfusi jaringan berhubungan dengan kurangnya caira dalam tubuh.
2.      Nutrisi kurang dari kebutuhan berhubungan dengan pengeluaran caran berlebihan sebagai akibat sekunder dari diare, muntah-muntah.
3.      Actual/ risiko gangguan (kerusaka integritas kulit) daerah anal berhubungan dengan frekuensi BAB