Sabtu, 07 Juni 2014

Pemasangan Kateter/ Installation Catheter


Pemasangan Kateter
(Sumber/ Source: Thamrin, Achmad.2009.Untuk Informasi Standar Operasi Prosedur Perawat dan Kebindanan.Malang: Rumah Sakit Dr Saiful Anwar.)
(Rewritten by/ Diketik kembali oleh: Dimas Erda Widyamarta.2014. please follow blog/ silahkan ikuti blog: www.ithinkeducation.blogspot.com or www.ithinkeducation.wordpress.com)
A)    Pengertian
Suatu kegiatan yang dilaksanakan untuk menilai kemampuan mahasiswa dalam melaksanakan pemasangan kateter pada pasien.

B)    Tujuan
Pemasangan kateter adalah untuk mengetahui kemampuan mahasiswa keperawatan dan kebidanan yang akan melaksanakan praktek klinik di RSSA dalam melaksanakan pemasangan kateter pada pasien yang memerlukan pemasangan kateter.

C)    Prosedur
Persiapan alat:
1)      Kateter steril dan urobag
2)      Kapas savlon
3)      Pelumas/ jelly
4)      Perlak dan alasnya
5)      Bengkok
6)      Pinset anatomis/ sarung tangan steril
7)      Spuit berisi aquabidest untuk pengunci
8)      Sketsel/ penutup ruangan
9)      Duk steril bila perlu
Persiapan pasien dan lingkungan
1)      Berikan penjelasan tentang tindakan yang akan dilaksanakan pada pasien.
2)      Pasang sampiran
Pelaksanaan:
1)      Memberitahu penderita dan atur posisi dorsal recumbent
2)      Memasang sketsel/ menutup ruangan
3)      Pasang pengalas di bawah bokong dan letakkan bengkok di antara kedua tungkai.
4)      Penderita perempuan:
a)      Mencuci tangan
b)      Membuka labia minora dengan telunjuk kiri yang sebelumnya dibungkus dengan kapas savlon.
c)      Vulva dibersihkan dengan kapas savlon minimal 3 kali (dari atas ke bawah) dengan pinset anatomis.
d)     Dengan memakai sarung tangan/ pinset kateter  diberi pelican pada ujungnya.
e)      Perawat membuka labia minora dengan tangan kiri.
f)       Memasukkan kateter ke dalam uretra perlahan-lahan dan mengajurkan penderita untuk menarikkan nafas panjang.
g)      Urine yang keluar ditampung dalam bengkok
h)      Bila kateter dipasang permanen, kateter dikunci memakai aquadest dikunci memakai aquadest steril untuk mengisi/ mengunci balon.
i)        Menyambung kateter dengan urobag.
j)        Penderita dirapikan dan alat-alat dibereskan.
k)      Mencuci tangan.