Jumat, 05 September 2014

Festival Dayung Ngiroboyo, di Kecamatan Donorojo/ Ngiroboyo Rowing Festival, in District Donorojo, Pacitan



Festival Dayung Ngiriboyo, di Kecamatan Donorojo, Pacitan
(Sumber/ source: Ristanto, Hengky.2014.Berusaha Ciptakan Wisata Baru Lewat Olahraga Air. Ponorogo: Koran Jawa Pos edisi Jumat 22 Agusus 2014.)
(Rewritten by/ Diketik kembali oleh: Dimas Erda Widyamarta.2014. please follow blog/ silahkan ikuti blog: www.ithinkeducation.blogspot.com or www.ithinkeducation.wordpress.com)
            Beragam cara dilakukan untuk mengembangkan wisata local di Kabupaten Pacitan. Salah satunya menyelenggarakan festival dayung. Perlombaan yang digelar untuk kali ketiga di Sungai Ngiriboyo, Desa Sendang, Kecamatan Donorojo itu perlahan namun pasti menyedot antuasiasme warga dari wisatawan.
            Sengatan sinar matahari tak membuat para warga yang sudah bejubel di muara Sungai Ngiriboyo, beranjak dari tempatnya. Dengan penuh sabar mereka menunggu peserta dayung beradu kecepatan melintasi Sungai Ngiriboyo.
            Mendapati apa yang mereka tunggu lewat, warga pun langsung bersorak. Memberikan semangat peserta Festival Dayung Ngiriboyo untuk mengayuh lebih cepat lagi. Dalam event yang digelar sejak 2012 itu, Tim Nuplak berhasil menjadi jawara setelah di final menyingkirkan tim UPT Dinas Kelautan Kecamatan Donorojo dan Tim Dusun Sambi yang merupakan tuan rumah sekaligus juara bertahan 2013 lalu.
            Camat Donorojo, Djoko Putro Utomo mengatakan, perlehatan festival olahraga tradisional yang diikuti 45 tim dari berbagai daerah itu sebagai wujud untuk mengenalkan pantai dan sungai Ngiroboyo sebagai kawasan wisata sekaligus sarana olahraga air. “Selain itu juga untuk mencari bibit atlet dayung nasional,” ujarnya kepada Jawa Pos, Radar Pacitan (21 Agustus).
            Pria yang juga Ketua Persatuan Olahraga Seluruh Indonesia (PODSI) Pacitan itu mengungkapkan, Sungai Ngiroboyo cocok untuk olahraga dayung karena kedalaman dan luas muara dayung karena kedalaman dan luas muara sungai sangat mendukung. Apalagi pengunjung juga di manjakan dengan keindahan pantai dengan ombaknya yang landai.
            Meski demikian, diakui Djoko, untuk akses menuju pantai dan Sungai Ngiroboyo saat ini memang masih cukup sulit. Selain turunan dan kelokan tajam, kondisi jalan juga belum semua baik atau masih jalan macam. “tapi, Pemkab Pacitan melalui bupati terus intens memperbaiki infrastruktur menuju ke pantai dn Sungai Ngiriboyo sejak beberapa tahun terakhir. Ini, sangat membantu untuk memproosikan wisata dan olahraga air yang biasa diselenggarakan tiap tahunnya,” jelasnya.
            Menurut Djoko, apabila akses sudah baik, dia berharap tingkat kunjungan wisatawan akan meningkatkan untuk menyaksikan Festival Dayung Ngiriboyo tersebut. Dengan semakin banyaknya peminat yang datang, kata dia, maka warga yang selama ini hanya menggantungkan hidupnya dari bertani dan mengolah nira menjadi gula kelapa, dapat mendapatkan keuntungan lain.
            Bahkan rencananya dalam waktu dekat, untuk terus mendongkrak tingkat kunjungan para warga akan menambahkan event budaya larung sesaji, “Semoga harapan ini bisa segera terwujud, karena bisa menambah keuntungan dari segi ekonomi masyarakat serta pendapatan daerah,” pungkasnya.