Thursday, June 25, 2020

Menelusir Air Terjun Niagara, Perbatasan Amerika Serikat dan Kanada


Menelusir Air Terjun Niagara, Perbatasan Amerika Serikat dan Kanada
Sumber: Riana, Deny.2008.Jelajah Sains Populer Keliling Dunia.Surabaya: CV Al Maktabah.

Niagara adalah nama kelompok dari tiga air terjun besar di Sungai Niagara yang terletak persis di perbatasan Amerika Serikat dengan Kanada. Persisnya di antara Negara Bagian New York, Amerika Serikat dan Provinsi Ontario, Kanada.
Menurut catatan sejarah, komunitas pertama yang tinggal di kawasan air terjun Niagara adalah nenek moyang suku Indian Seneca, yaitu pada sekitar 2000 tahun yang lampau.
Di sekitar abad ke 16, bangsa Perancis membangun beberapa benteng di muara Sungai Niagara, di antaranya yang kini dikenal dengan Old Fort Niagara di wilayah Youngstown.
Tahun berikutnya merupakan tahun-tahun yang bergejolak bagi wilayah Niagara. Banyak peperangan yang terjadi antara penduduk asli Suku Indian dengan pedagang bangsa Perancis dan Inggris. Termasuk perang paling berdarah yang dikenal dengan “The Battle of Lundy’s  Lane” pada 25 Juli 1814. Akhirnya, sampailah pada era baru masa kedamaian wilayah Niagara.
Sejak tahun 1892, Negara Falls berubah menjadi sebuah kota yang tepat berdiri di garis batas internasional yang memisahkan antara wilayah New York, Amerika Serikat dengan Provinsi Ontario Kanada. Antara kedua bagian kota itu dihubungakn oleh sebuah jembatan yang bernama Rainbow Bridge (Jembatan Pelangi) melintasi sungai Niagara.
Air terjun Niagara adalah sebuah maha karya dari Sang Pencipta Alam. Menurut ilmu geologi, bentang alam air terjun Niagara terbentuk apda akhir zaman es. Ketika timbunan lembaran es raksasa mencair pada 50.000 tahun yang lalu, daratan benua yang sebelumnya tertutup dan terbebani es lalu bermunculan dari bawahnya, mengalami  pengangkatan dan membentuk lereng dan pegunungan yang curam dan terjal.
Mencairnya es lalu membentuk danau yang sangat luas yang kini dikenal dengan nama danau Eire serta daratan rendah yang berada di sekitarnya.
Danau Eire yang sangat luas ini semakin lama semakin penuh airnya hingga pada sekitar 12000 tahun yang lalu akhirnya meluap dan mengalirlah limpahan airnya melalui celah daratan yang kini disebut sungai Niagara. Aliran sungai terbseut inilah yang kemudian membentuk air terjun Niagara. Air terjun Niagara pada mulanya terbentuk di lokasi sekitar 11 km di arah hilir dari lokasinya yang sekarang, kira-kira di wilayah yang sekarang bernama Lewiston, dekat ke muara sungai danau Ontario, Kanada.
Sebagai akibat dari proses erosi pada bidang luncuran air terjun yang terus berlangsung bahkan hingga saat ini, lokasi air terjun Niagara kini kira-kira berada di pertengahan antara danau Eire dan danau Ontario.
Para pengunjung bias melihat keajaiban alam ini dari tepian yang dibatasi pagar setinggi dada. Pengunjung juga bias melihat air terjun lebih dekat dengan menggunakan teropong.
Bila kurang puas, pengunjung bias mendekati air terjun di bawah sana, dengan sebuah kapal angkut. Untuk menaiki kapal ini, harus membayar tiket, lalu untuk memasuki jembatan raksasa ang sampai ke sebuah menara berisi dua lift. Dari sini, wisatawan akan dibawa turun sedalam 55 meter. Lalu seorang penjaga memberi jas hujan dan mempersilahkan menuju kapal. Perjalanan selama beberapa menit itu terasa berjam jam karena kappa senantiasa bergoyang, di hantam ombak Niagara.
Presiden Franklin D. Rosevelt melukiskan perjalanan itu dengan kata kata “Sampai Anda melihat Niagara Falls dari anjungan kapal Maid of the Mist. Anda tidak akan tahu betapa hebatnya kekuatan alam.  Tatkala kapal semakin mendekati air terjun, seluruh penumpang basah kuyup di dera embun yang jatuh seperti hujan gerimis. Embun yang menerpa wajah Anda, deru mesin diesel kapal, dan hantaman ombak membuat kitatidak akan melupakan pengalaman ini”.

No comments:

Post a Comment