Friday, July 10, 2020

Membersihkan alat-alat Kesehatan, di dalam praktek keperawatan

Membersihkan alat-alat Kesehatan, di dalam praktek keperawatan
(Sumber/ source: Andarmoyo, Sulistiyo.2006.Kebutuhan Dasar Manusia Personal and Environment Health.Ponorogo.)
(Rewritten by/ Diketik kembali oleh: Dimas Erda Widyamarta.2014. silahkan mengikuti di dalam blog/ please follow in the blog: www.ithinkeducation.blogspot.com or/ atau www.ithinkeducation.wordpress.com)
Membersihkan alat menurut bahannya.
A)    Membersihkan alat berpolitur, misalnya: meja, kursi, lemari dan lainnya
Persediaan:
1)      Obat khusus untuk bahan berpolitur, misalnya, O’cedar, pledge, dan lainnya.
2)      Beberapa lap lembut/ kuas (bila perlu)
3)      Ember berisi larutan Lysol ½%
Cara kerja:
1)      Sudut dibersihkan dengan sikat atau kuas kering
2)      Debu disapu dengan lap lembap, lalu dilap dengan lap kering
3)      Tuangkan obat tersebut pada lap atau langsung disemprotkan kepermukaan alat, lalu digosok sampai rata menurut arah serat kayu supaya mudah meresap.
4)      Kemudian digosok sampai mengkilap dengan lap kering
5)      Setelah selesai alat tersebut ditempatkan pada tempat semula dan dirapihkan
Perhatian:
1)      Jangan membersihkan dengna memakai air sabun karena merusak politer dan menimbulkan noda-noda
2)      Memakai bahan pembersih jangan terlalu banyak dan tempatnya jangan dibiarkan terbuka setelah dipergunakan

B)    Membersihkan alat bercat, misalnya: tempat tidur, jendela dan pintu, dan lainnya
Persediaan:
1)      Ember berisi air bersih
2)      Ember berisi larutan sabun hangat
3)      Vim atau abu gosok untuk menghilangkan noda-noda
4)      Beberapa helai lap tua yang bersih
Cara kerja:
1)      Alat digosok dengan lap yang telah dibasahi dengan larutan sabun
2)      Bila ada noda, lap tersebut diberi Vim atau abu gosok dan digosok pada bagian tersebut.
3)      Lalu dibilas atau dibersihkan dengan lap air bersih beberapa kali sampai bersih betul dan baru dikeringkan dengan lap kering
4)      Setelah selesai semua alat dibersihkan dan dikembalikan ketempatnya.

C)    Membersihkan alat yang berisi fomika, misalnya meja, lemari pasien
Persediaan:
1)      Ember berisi air bersih
2)      Ember berisi larutan sabun hangat
3)      Vim atau abu gosok untuk menghilangkan noda-noda
4)      Beberapa helai lap tua yang bersih
Cara kerja:
1)      Alat digosok dengan lap yang telah dibasahi dengan larutan sabun
2)      Bila ada noda, lap tersebut diberi Vim atau abu gosok dan digosok pada bagian tersebut.
3)      Lalu dibilas atau dibersihkan dengan lap air bersih beberapa kali sampai bersih betul dan baru dikeringkan dengan lap kering
4)      Setelah selesai semua alat dibersihkan dan dikembalikan ketempatnya.

D)    Membersihkan alat dari logam
Persediaan:
1)      Ember berisi air bersih
2)      Lap-lap atau lap tua yang lembut dan bersih
3)      Sikat
4)      Untuk kuningan: brasso/ air jeruk, garam
5)      Untuk nickel/ zilmeta: sabun, kapur halus dan spirtus bakar
Cara kerja:
Pada kuningan:
Braso atau asam dan garam dituangkan secukupnya pada lap, lalu digosokkan pada alat, setelah bersih digosok dengan lap kering sampai berkilat
Pada nikel:
1)      Alat digosok dengan lap lembab yang diberi sabun
2)      Dibersihkan dengan lap air bersih sampai betul-betul bersih
3)      Digosok dengan kapur halus dan spirtus bakar, lalu dikeringkan dengna lap kering
4)      Setelah selesai semuanya alat dibereskan kembali
Perhatian: pada alat kuningan jangan dibilas dengan air setelah digosok dengan braso.

E)     Membersihkan alat-alat kaca, misalnya jendela, lemari obat, dan lainnya
Persediaan;
1)      Ember berisi larutan sabun hangat
2)      Ember berisi air bersih
3)      Lap tua yang bersih
4)      Alat pengering kaca khusus atau beberapa Koran tua
5)      Pisau cukur
Cara kerja:
1)      Kaca digosok dengan lap larutan sabun dari sudut ke tengah dengan cara memutar
2)      Bila ada bekas cat atau lainnya yang tidak hilang dengan sabun, maka dikikis dengan pisau cukur, digosok lagi dengan sabun
3)      Lalu dibersihkan dengan lap air bersih
4)      Dikeringkan dengan Koran tua atau dengan alat khusus untuk mengeringkan kaca
5)      Setelah selesai alat dibereskan kembali
Perhatian:
1)      Bekerja hati-hati jangan sampai pecah
2)      Bila air sudah kotor segera diganti

F)     Membersihkan alat porselin, misalnya tempat cuci tangna atau washtafel
Persediaan:
1)      Ember berisi air bersih
2)      Ember berisi larutan sabun hangat
3)      Vim atau abu gosok untuk menghilangkan noda-noda
4)      Beberapa helai lap tua yang bersih
Cara kerja:
1)      Alat digosok dengan lap yang telah dibasahi dengan larutan sabun
2)      Bila ada noda, lap tersebut diberi Vim atau abu gosok dan digosok pada bagian tersebut.
3)      Lalu dibilas atau dibersihkan dengan lap air bersih beberapa kali sampai bersih betul dan baru dikeringkan dengan lap kering
4)      Setelah selesai semua alat dibersihkan dan dikembalikan ketempatnya.

No comments:

Post a Comment